EMP Bentu Ajak Mahasiswa Pelalawan dan Kampar Kenal Lebih Dekat Dunia Hulu Migas dan Kepemimpinan

Senin, 21 Juli 2025

EMP Bentu Limited menggelar edukasi tentang industri hulu migas dan kepemimpinan kepada mahasiswa asal Kabupaten Pelalawan dan Kampar di Pekanbaru, Sabtu-Ahad (19-20/7/2025). (F:HNS/ANews)

PEKANBARU (ANews) - Suasana penuh semangat dan antusiasme terlihat saat puluhan mahasiswa asal Kabupaten Pelalawan dan Kampar berkumpul dalam kegiatan edukasi hulu migas dan pelatihan kepemimpinan dasar yang digelar EMP Bentu Limited di Hotel Pangeran Pekanbaru, Sabtu dan Ahad (19–20/7/2025).

Selama dua hari, para peserta diajak mengenal lebih dekat dunia industri hulu migas, yakni sektor yang dikenal kompleks, penuh risiko, tapi juga punya kontribusi besar bagi pembangunan. Tak hanya soal teknis dan industri, mahasiswa juga dibekali keterampilan soft skill dan semangat kepemimpinan, agar siap menghadapi tantangan dunia nyata.

Di hari pertama, rangkaian materi dibuka oleh Area Manager EMP Bentu Limited, Yoyok S. Purwanto. Ia menjelaskan bagaimana proses produksi migas dijalankan di lapangan, dan bagaimana EMP berupaya memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar wilayah kerja.

Lalu, Muhammad Rochaddy dari SKK Migas Sumbagut melanjutkan dengan gambaran umum tentang industri hulu migas, termasuk berbagai efek berganda (multiplier effect) yang ditimbulkan, mulai dari lapangan kerja hingga peningkatan ekonomi lokal.

Materi semakin menarik ketika Amru Mahalli, GPA Advisor dari Energi Mega Persada, tampil membawakan topik tentang pentingnya soft skill. Menurutnya, kemampuan seperti komunikasi efektif, kerja tim, kepemimpinan, hingga kecerdasan emosional adalah kunci untuk bersaing di tengah ketatnya dunia kerja.

“Setiap tahun, ada sekitar 1,4 juta lulusan perguruan tinggi, tapi lowongan kerja hanya tersedia untuk sebagian kecil. Nah, soft skill adalah pembeda yang harus kalian bangun dari sekarang,” ujar Amru.

Hari kedua, fokus bergeser ke aspek kepemimpinan dan peran mahasiswa dalam membangun daerah. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pelalawan, Supratman, SE, mengajak peserta untuk tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi terlibat langsung sebagai pelaku perubahan.

“Kepemimpinan itu soal sikap. Kalian adalah agen perubahan: punya ide, semangat, dan keberanian. Jangan ragu untuk memulai dari sekarang,” pesannya.

Pesan serupa juga disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pelalawan, Dodi Asma Saputra. Ia mendorong mahasiswa untuk berkontribusi lewat cara mereka masing-masing, baik di kampus, di komunitas, maupun di daerah asal.

Salah satu peserta, Novela, mahasiswi semester 6 Jurusan Administrasi Bisnis Universitas Riau, mengaku mendapat banyak wawasan baru dari kegiatan ini.

“Acaranya seru dan bermanfaat banget. Saya jadi lebih paham dunia migas, dan makin termotivasi untuk mengembangkan soft skill yang bisa dipakai nanti di dunia kerja,” ujarnya.

Menutup kegiatan, Yoyok S. Purwanto menyampaikan apresiasinya atas semangat mahasiswa yang terlibat.

“Kami bangga bisa berbagi pengalaman dan pengetahuan. Semoga kegiatan ini bisa memperluas wawasan, menumbuhkan semangat, dan jadi bekal untuk adik-adik mahasiswa dalam menatap masa depan,” tutupnya. (HNS)