
Polisi temukan sebuah rakit yang digunakan untuk aktivitas tambang emas ilegal. (F:RBI/ANews)
TELUK KUANTAN (ANews) - Kondisi Sungai Kuantan saat ini makin parah. Selain airnya pekat, kondisi sepanjang aliran sungai kuantan mengalami kerusakan yang cukup parah.
Salah satu dampak pencemaran dan kerusakan lingkungan tersebut masih maraknya aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) disejumlah titik disepanjang aliran sungai kuantan.
Dari razia yang dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo bersama Brimob dan Polres Kuansing dibagian hulu sungai diwilayah Hulu Kuantan ditemukan puluhan alat yang digunakan untuk aktivitas penambangan emas secara ilegal.
Razia yang melibatkan ratusan personil ini menyisir bagian hulu Sungai Kuantan. Operasi di pusatkan di Desa Koto Kombu, Kecamatan Hulu Kuantan, Jumat (1/8/2025).
Dari razia tersebut tim menemukan sejumlah titik aktivitas PETI. Puluhan peralatan tambang ilegal seperti rakit PETI, mesin sedot, kompresor, dulang, dan jeriken bahan bakar berhasil disita dan langsung dimusnahkan di tempat.
"Kami tidak akan ragu menindak siapa pun yang terlibat dalam kegiatan PETI. Polri hadir untuk menegakkan hukum dan melindungi masa depan masyarakat serta kelestarian lingkungan,” tegas Brigjen Pol A. Jossy Kusumo. (RBI)