
Pengurus IKKS Pekanbaru berfoto bersama setelah acara di depan rumah ketua umum IKKS Pekanbaru Raja Rusdianto di Jl. Kutilang Pekanbaru. (F:HRZ/ANews)
PEKANBARU (ANews) - Guna terus meningkatkan hubungan silaturahmi antara sesama Pengurus Ikatan Keluarga Kuantan Sigingi (IKKS) Pekanbaru, IKKS Pekanbaru menyelenggarakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassalam tahun 2025, Sabtu (20/9/2025) di kediaman Ketua Umum IKKS Pekanbaru Drs R Rusdianto, di Jalan Kutilang Sakti Panam.
Ketua Dewan Penasehat IKKS Pekanbaru, Dr. Elfis Suanto menyambut baik diselenggarakannya acara ini. Forum silaturahmi seperti penyelenggaraan acara peringatan Maulid Nabi perlu terus di pertahankan dan ditingkatkan.
"Memang perlu kita cari momen-momen untuk bisa melaksanakan acara seperti ini agar komunikasi tetap terus terjaga di antara kita sesama pengurus, dan kita bisa lebih saling kenal mengenal lebih dekat lagi" ujar Elfis Suanto.

Sejak kepengurusan IKKS Pekanbaru dikukuh beberapa bulan lalu sudah banyak kegiatan yang diselenggarakan. Misalnya saja melaksanakan qurban pada Idul Adha. Ini bukti bahwa kekompakan sesama pengurus itu terjalin baik. Kendati kegiatannya dadakan tetapi sudah mampu qurban sebanyak 5 ekor sapi.
"Tahun depan kita berharap lebih banyak lagi setidaknya mencapai 10-15 ekor. Ini bisa kita lakukan asalkan kita selalu kompak dan komunikasi diantara kita sesama pengurus tetap terus terjaga," kata Elfis Suanto.

Dalam sebuah kepengurusan organisasi apapun bentuknya perbedaan itu tetaplah ada. Namun, segala perbedaan itu baik baik antara pengurus dengan anggota maupun sebaliknya, meski disikapi dengan bijaksana.
"Disilahkan kita perlu lebih lebih bijak dan dicarikan jalan keluarnya dari perbedaan yang ada tersebut. Intinya ya itu tadi komunikasi yang baik sesuai dengan alur dan patutnya sehingga IKKS bisa berjalan dengan baik kedepannya," pesan Elfis Suanto mengingatkan.

Lebih jauh dia mengatakan, pada Agustus lalu baru saja diselenggarakan helat pacu jalur. Atas dasar keinginan dan niat baik bersama baik dari pemerintah daerah maupun komponen lainnya, akhirnya sungai Kuantan yang telah belasan tahun tercemari dan airnya kotor bisa jernih kembali. Dan banyak pula masyarakat yang mandi ke sungai Kuantan setelah sungai jernih.
"Artinya kalau kita mau sunguh-sungguh bisa kita capai keinginan tersebut. Dan PETI tersebut bisa dihentikan. Namun disayangkan sekarang sungai kembali tercemar sehingga atas kondisi tersebut IKKS Pekanbaru telah melakukan banyak diskusi dan mengambil kesimpulan membuat petisi meminta kepada pemda dan aparat terkait untuk bersama sama kembali menertibkan PETI ini sesuai ketentuan yang berlaku, harapnya.

"Mudah mudahan Petisi IKKS ini bisa di dengar dan mari kita punya persepsi yang sama menjadikan sungai Kuantan ini lestari dan indah kembali " imbuh Elfis Suanto.
Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris Pembina sekaligus Sekretaris Dewan Penasihat IKKS Pekanbaru, Dr. Edyanus Herman Halim . Dirinya mendukung penuh Pemda Kuansing dalam memberantas PETI.
"IKKS ingin berpartisipasi membuat petisi penolakan terhadap aksi peti ini. Karena dampaknya terhadap keindahan dan kelestarian alam besar sekali," ujarnya.
.jpg)
Ceramah Maulid Nabi oleh Ustadz Edi Setiawan
" Memang menambang emas itu memberikan pemasukan bagi masyarakat. Tetapi katanya jika caranya yang salah maka hal tersebut tidak bisa dibenarkan juga," tambah Edyanus.
Sementara itu Ketua Umum IKKS Pekanbaru Drs R Rusdianto dikesemapatan acara Maulid Nabi ini menyampaikan dirinya berencana agar pertemua rutin sesama pengurus bisa terus terlaksana. Setidaknya bisa dilaksanakan satu kali dalam dua bulan.
.jpg)
Dimasa kepemimpinannya dia mengaharapkan agar kekompakan dan silaturahmi antara sesama pengurus IKKS terus terjaga. Salahsatu caranya adalah dengan mengadakan pertemua rutin dalam intervak waktu tertentu. Kemudian cara lainnya adalah tetap melaksanakan kegiatan qurban bersama dengan cara kita mulai menabung dari sekarang. "Ini juga salah satu cara kita bisa berbagi sesama warga Kuansing di Pekanbaru," terangnya.
Kedepan katanya lagi juga ada program IKKS yang bekerjasama dengan Tanoto Foundation dengan cara memberikan pelatihan bimtek terhadap sekolah SD baik negeri maupun swasta yang ada di Kuansig. "Kegiatannya sedang kita diskusikan dan matangkan semoga program ini nanti bisa membantu meningkatkan sumberdaya manusia tenaga pendidik kita di Kuansing terutama di jenjang SD," tukas Rusdianto. (DAS/HRZ)