
Sebuah truk batu bara yang bermuatan menggunung penyebab jalan rusak di Riau. (F:RBI/ANews)
TELUK KUANTAN (ANews) - Razia kendaraan Penumpang dan Barang (Penumbar) di Kuansing, Tim Terpadu Penegakan Hukum (Gakum) dari Dinas Perhubungan Provinsi Riau banyak menjaring kendaraan tidak memiliki surat uji KIR.
Razia penumbar yang dipimpin Dinas Perhubungan Provinsi Riau juga melibatkan UPT Samsat Pengolahan Pendapatan Provinsi Riau, Polda Riau, Jasa Raharja, dan Dishub Kuansing.
Razia digelar di jalan Sudirman depan Gedung Abdoel Rauf, Kota Teluk Kuantan, Selasa (7/10/2025) siang. Puluhan kendaraan angkutan barang dan penumpang ikut terjaring razia.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau melalui Kasi Pengawasan Pengendalian Lalu Lintas, Martian mengatakan razia kali ini fokus kepada mobil angkutan barang dan penumpang.
"Kita juga berkaloborasi dengan Dispenda Riau, Polda Riau, Jasa Raharja dan Dishub Kuansing. Sekalian melakukan sosialisasi balik plat ke BM bagi kendaraan yang beroperasi di Riau," kata Martian yang memimpin langsung razia Penumbar, Selasa siang.

Tim gabungan dari Dishub Riau, Dispenda UPT Samsat, Polda Riau, Jasa Raharja dan Dishub Kuansing. (F:RBI/ANews)
Dari razia yang dilakukan lanjut Dia paling banyak mobil terjaring tidak memiliki surat uji KIR. "Kendaraan yang terjaring rata-rata tidak memiliki KIR. Kita juga berharap kendaraan yang beroperasi di Riau pindah ke BM sehingga dapat membantu kita dalam perbaikan jalan di Riau," ujar Martian.
Karena menurutnya jalan di Riau sudah banyak yang hancur ulah truk ODOL. "Mobil yang terjaring kita beri sanksi sesuai peraturan UU 22 tahun 2009 tentang tilang. Tilang ini kita ambil langsung ke kementrian, nanti tilang ini diserahkan ke Pengadilan untuk di sidangkan," katanya.
Sementara Kepala UPT Samsat Pengolahan Pendapatan Provinsi Riau, Mailiriandi mengatakan, sebenarnya kedepan ini akan menjadi kegiatan rutin. Apalagi lanjut Dia, pak Gubri dalam hal ini telah memberatkan atensinya kepada penertiban kendaraan-kendaraan non BM. Karena seluruh kabupaten dan kota umumnya Pemprov tengah bergiat untuk meningkatkan penerimaan pendapatan salah satunya dengan mengadakan razia kendaraan non BM.
"Pak Gubri menghimbau kepada seluruh perusahaan yang beroperasi di Riau untuk berpartisipasi terhadap pembangunan jalan di Riau. Dan melakukan penertiban terhadap seluruh truk ODOL yang merusak jalan di Riau," pungkasnya. (RBI)