Plt Bupati Muklisin Ajak Lanjutkan Cita-cita Pendiri Kabupaten Kuansing

Selasa, 13 Oktober 2026

Plt Bupati Kuansing H Muklisin dan Plt Sekda Drs. Muradi berfoto bersama Ketua PB-IKKS , Suhu Wan, Sekretaris PB-IKKS, Arman Lingga Wisnu dan Sadrianto Maddari di HUT Kuansing ke 27 di Pendopo Limuno Teluk Kuantan, (12/10/2026). (F.Ist/ ANews )

TELUKKUANTAN ( ANews) Perayaan hari jadi Kabupaten Kuantan Singingi yang ke 27 dilaksanakan oleh - Plt Bupati Kuansing, H Muklisin bersama para tokoh dan pendiri Kabupaten Kuansing dengan acara upacara HUT ke 27 di pendopo Limuno Telukkuantan, Senin (12/10/2026).

Plt Bupati, H. Muklisin mengajak semua komponen masyarakat bahu membahu membangun daerah. Hal itu sesuai dengan cita-cita para pendiri Kabupaten Kuansing selama ini.

"Berikanlah kontribusi nyata sesuai dengan apa yang diperankan pada saat ini. Sekecil apapun sumbangsih yang diberikan akan berarti besar dalam pembangunan Kabupaten Kuantan Singingi," ujar Muklisin.

Muklisin memaparkan, Kabupaten
Kuansing belakangan ini berhasil mendapatkan pembangunan sekolah rakyat yang pada saat ini telah dimanfaatkan oleh anak-anak daerah. Di bidang pertanian, Kuansing telah mendapatkan bantuan pembangunan jaringan irigasi air tanah (JIAT) sebanyak 39 titik senilai Rp80 miliar dan optimalisasi lahan pada tujuh lokasi senilai Rp15 miliar.

Seperti diketahui, Kabupaten Kuantan Singingi, melalui Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2025 sudah menetapkan arah kebijakan pembangunan untuk 20 tahun ke depan, melalui rencana pembangunan jangka panjang daerah 2025-2045. dengan visi "Terwujudnya Kuantan Singingi yang sejahtera, beradat, maju, dan berkelanjutan (Kuansing Hebat) tahun 2045".

Mewujudkan visi dan misi RPJPD 2025-2045 tersebut di atas yang dibagi atas beberapa rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), maka telah ditetapkan visi dan misi pemerintah daerah Kabupaten Kuantan Singingi 2025-2029.

"Namun, kami menyadari, belum semua kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi. Belum semua jalan dapat diperbaiki. Belum seluruh pelayanan berjalan sesuai harapan. Masih ada masyarakat yang menunggu pekerjaan, perhatian, bantuan, dan penyelesaian dari pemerintah," beber Muklisin.

Usai upacara HUT Kuansing di lapangan Limuno, acara dilanjutkan dengan menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Kuansing di ruang rapat DPRD.

Tema yang diusung adalah, “Harmoni untuk Kuansing Hebat”, peringatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pemerintah provinsi, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kuansing, H. Juprizal, beliau menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Plt. Gubernur Riau, Plt. Bupati Kuansing, Forkopimda, para pendiri Kuansing serta seluruh undangan yang hadir.

Ia menegaskan bahwa capaian pembangunan daerah merupakan hasil perjuangan bersama seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat. Ditengah keterbatasan fiskal, pembangunan harus direncanakan secara cermat, berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, serta mengutamakan pemerataan.

DPRD, lanjutnya, berkomitmen mengawal pembangunan melalui fungsi pengawasan agar setiap kebijakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Tadi kita sudah mendengar dari pak Plt Bupati Kuansing bahwa peringatan Hari Jadi ke-27 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum evaluasi terhadap capaian pembangunan sekaligus penghormatan kepada para tokoh dan pendiri daerah. Pak bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas akses pendidikan, memperkuat layanan kesehatan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Ini tentu tidak terlepas dari sinergi antara DPRD dan Pemkab Kuansing," kata Juprizal.

Plt. Gubernur Riau yang diwakili Kepala Satpol PP Provinsi Riau, drg. Sri Sadono Mulyanto, M.Han menyampaikan bahwa keterbatasan keuangan daerah menuntut pemerintah untuk menyusun prioritas pembangunan secara tepat karena tidak seluruh kebutuhan dapat dibiayai melalui APBD.

Ia turut menyoroti rencana penataan kawasan Tepian Narosa dengan nilai anggaran sekitar Rp122 miliar yang perlu dikawal bersama, termasuk pemenuhan persyaratan pelaksanaannya. Selain itu, optimalisasi pendapatan daerah, termasuk penerimaan dari sektor pajak kendaraan bermotor, dinilai penting untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah.

Pemerintah Provinsi Riau, lanjutnya, akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kuansing untuk mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Peringatan Hari Jadi ke-27 Kuansing pun menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan. Melalui semangat “Harmoni untuk Kuansing Hebat”, seluruh elemen diharapkan dapat menyatukan langkah, menjaga kebersamaan, dan melanjutkan perjuangan menuju Kuansing yang semakin maju dan sejahtera.

HUT Kuansing ke 27 ini dihadiri dari berbagai pihak. Perkumpulan Besar Ikatan Keluarga Kuantan Singingi ( PB-IKKS ), IKKS Pekanbaru, turut hadir untuk menyemarakkan perayaan kali ini. Ketua PB IKKS, Wan Muhammad Hasyim ( Suhu Wan), Ketua IKKS Pekanbaru Raja Rusdianto dan beberapa pengurus seperti, Arman Lingga Wisnu, Ilyas Yacob, Syafriyoes, Joyosman, Elwan Jumandri, Sadrianto Maddari, Irwan Muryanto, Hendra Zainir serta sejumlah pengurus lainnya.

Ketua PB - IKKS, Wan Muhammad Hasyim menyampaikan rasa terima kasih kepada Plt Bupati Kuansing yang telah mengundang PB IKKS untuk hadir dalam perayaan HUT Kuansing yang ke 27 ini dan berkesempatan diajak diskusi di rumah dinasnya terkait rencana PB- IKKS mengadakan program Pelatihan kewirausahaan untuk generasi muda. Bupati juga menyatakan mendukung rencana tersebut.

" Alhamdulillah kita berterima kasih kepada Bupati Kuansing yang telah mengundang PB IKKS pada HUT Kali ini, serta mengucapkan Selamat Hari Jadi ke 27 Kabupaten Kuantan Singingi Bersatu dalam kebersamaan, bergerak dalam pembangunan, berjuang demi kesejahteraan. Kuansing yang maju bukan sekadar impian, tetapi tanggung jawab yang harus diwujudkan bersama. Semoga Kuansing semakin maju, sejahtera, bermartabat, dan menjadi kebanggaan generasi masa depan." tutup Suhu Wan.( */Rls)