<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://amanahnews.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://amanahnews.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Langsung Ditahan, KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Kuantan Singingi Tersangka Suap Jabatan</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69767/langsung-ditahan-kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-kuantan-singingi-tersangka-suap-jabatan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA, (ANews) &#45; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Riau, “SA”sebagai tersangka kasus dugaan suap jabatan di lingkungan Pemkab Kuansing, pada Rabu (1/7/2026).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain SA, KPK juga menetapkan status tersangka terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Kuansing “ZKN” dan “ARD” selaku Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant (MIC).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiganya terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Kabupaten Kuansing, sejak Senin (29/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“KPK menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan, dan menetapkan 3 orang sebagai tersangka yaitu, SA selaku Bupati Kuansing; ZKN selaku Sekda; dan ARD selaku Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant (MIC),” kata Plh Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein kepada para wartawan di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu petang (1/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Taufik mengatakan, kasus ini bermula dari laporan pengaduan masyarakat terkait adanya dugaan suap jabatan di lingkungan Pemkab Kuansing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia mengatakan kronologisnya, bermula pada April 2025 dimana saat itu Pemkab Kuansing membuka lelang jabatan untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam proses pengisian jabatan Sekda Kuansing itu, ungkap Taufik, SA meminta 1 unit mobil SUV Toyota Land Cruiser 300 GR&#45;S kepada anak buahnya yang menjadi calon sekretaris daerah (Sekda).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tercatat ada dua calon Sekda dalam lelang jabatan pada April 2025 tersebut yaitu, Fahdiansyah selaku Asisten I Pemkab Kuansing yang juga menjabat sebagai Plt.Sekda saat itu, dan Zulkarnaen yang merupakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) pada saat itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“SA (Suhardiman) selaku Bupati Kuansing periode 2025&#45;2030 ‘meminta syarat’ mobil SUV Toyota Land Cruiser 300 GR&#45;S kepada para pihak atau calon yang mengikuti proses seleksi jabatan Sekda Kuansing,” jelas Plh Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Taufik mengatakan, dalam perjalanannya, hanya Zulkarnaen yang menyanggupi permintaan tersebut sehingga ia terpilih menjadi Sekda Kuansing Periode 2025.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Langsung ditahan KPK&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif sejak SA, ZKN dan ARD menyerahkan diri ke KPK pada Selasa (30/6) malam, dan status ketiganya tersangka maka KPK pun kini menahan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika dihadapkan kepada para wartawan sebelum ditahan, Bupati Kuansing tersebut tampak mengenakan rompi tahanan KPK bersama Sekda Kuansing dan satu pihak swasta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Makasih mohon dukungannya doa ya, kita asas praduga tak bersalah ya sama&#45;sama kita berdoa ya,” kata Suhardiman kepada para wartawan yang mengerubunginya di kantor KPK.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiganya kemudian tampak dibawa tim KPK ke mobil tahanan untuk ditempatkan di Rumah Tahanan (Rutan) cabang Gedung Merah Putih. &lt;strong&gt;(ZET)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/98177471859-img_9896.jpeg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 20:42:23 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69767/langsung-ditahan-kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-kuantan-singingi-tersangka-suap-jabatan</guid></item><item><title>“Menghilang” Sehari Pasca OTT KPK, Bupati dan Sekda Kuansing Kini Sudah di “Gedung Merah Putih” Jalani Pemeriksaan Intensif</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69766/“menghilang”-sehari-pasca-ott-kpk-bupati-dan-sekda-kuansing-kini-sudah-di-“gedung-merah-putih”-jalani-pemeriksaan-intensif</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA (ANews) &#45; Keberadaan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, Suhardiman Amby dan Sekda Pemkab Kuansing Zulkarnain yang sempat diberitakan simpang siur dan menghilang, sejak Senin (29/6/2026), kini sudah terjawab.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua pejabat Kabupaten Kuansing tersebut pada saat ini dilaporkan sudah berada di Gedung “Merah Putih” Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Suhardiman Amby dan Zulkarnain disebut datang secara sukarela dan menyerahkan diri ke KPK pada Selasa malam (30/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal itu dibenarkan juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada pers di Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Benar, Bupati dan Sekda Kuansing menyerahkan diri,&quot; kata Budi melalui pesan WhatsApp, seperti dilansir dari laman Kompas.com, Rabu pagi (1/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Budi menyebut, dalam prosesnya Bupati dan Sekda Kuansing dibawa dari Bandara Soekarno Hatta ke gedung KPK dan tiba pada pukul 21.17 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua pejabat di &quot;Kota Jalur&quot; itu disebutkan langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK. Bupati dan Sekda Kuansing, diperiksa KPK terkait dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Benar (jual beli jabatan),&quot; akui Budi. Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kuansing, Riau, Senin (29/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil dari operasi senyap itu, KPK menciduk 10 orang terduga pelaku suap jual beli jabatan. Jubir KPK, Budi Prasetyo menyebut, sepuluh orang tersebut diamankan di wilayah Kuansing dan Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan informasi yang dihimpun &lt;i&gt;&lt;strong&gt;AmanahNews&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; dari berbagai platform pemberitaan dan media sosial Rabu pagi ini, disebutkan bahwa kedua pejabat Pemkab Kuansing itu tidak tampak memasuki gedung KPK melalui pintu utama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebab, Suhardiman dan Zulkarnain dilaporkan masuk melalui pintu belakang, sehingga luput dari pantauan awak media yang sejak sore menunggu perkembangan kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Kabupaten Kuansing tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Per malam ini, Bupati dan Sekda Kuansing menyerahkan diri. Tiba di gedung Merah Putih sekitar pukul 21.17 WIB,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Budi mengatakan, keduanya langsung menjalani pemeriksaan. “Saat ini, keduanya langsung menjalani pemeriksaan intensif di KPK,” tambah Budi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Terlihat di bandara&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber eksklusif awak media menyebutkan, sebelumnya melihat Suhardiman baru saja tiba di Terminal III Bandara Soekarno&#45;Hatta pada Selasa malam. Bupati Kuansing ini tampak mengenakan kemeja denim berwarna biru dipadukan dengan rompi hitam, topi hitam, masker, celana jeans dan sandal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di samping Suhardiman terlihat seorang pria bermasker yang diduga Sekdakab Kuansing, Zulkarnaen. Keduanya juga tampak didampingi salah seorang kawan dekatnya serta seorang pengacara asal Kuansing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat itu, Suhardiman dan rombongan tidak terlihat berada dalam pengawalan petugas KPK maupun aparat kepolisian. Mereka berjalan layaknya penumpang biasa tanpa pengamanan khusus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, KPK mengungkap telah menangkap 10 orang dalam OTT tersebut. Dari jumlah itu, sembilan orang diamankan di Kuansing dan satu orang di Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lima orang kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif, terdiri dari tiga pihak swasta, satu aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kuansing, dan satu anggota keluarga penyelenggara negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan catatan &lt;i&gt;&lt;strong&gt;Redaksi AmanahNews&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;, sebelum menjadi Bupati Kuansing Suhardiman tercatat pernah sebagai Wakil Bupati Kuansing priode tahun 2021 &#45; 2026. Namun pada priode pertama jabatannya sebagai Wakil Bupati, di tengah jalan Suhardiman justru naik jadi bupati menggantikan Bupati Kuansing Andi Putra yang dicokok KPK karena kasus suap perizinan kebun kelapa sawit. (&lt;strong&gt;kps/ZET)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/7976598200-img_9897.jpeg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 09:29:37 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69766/“menghilang”-sehari-pasca-ott-kpk-bupati-dan-sekda-kuansing-kini-sudah-di-“gedung-merah-putih”-jalani-pemeriksaan-intensif</guid></item><item><title>KPK “Geruduk” Kuantan Singingi 10 Orang Dilaporkan Terkena OTT</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69765/kpk-“geruduk”-kuantan-singingi-10-orang-dilaporkan-terkena-ott</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) &#45; Lembaga anti rasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK kembali “menggeruduk” Provinsi Riau. Kali ini yang jadi sasaran adalah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dimana KPK dilaporkan “mencokok” 10 orang dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT), Senin (29/6/2026).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta, Selasa (30/6/2026), Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebutkan, dari 10 orang yang di OTT KPK sebanyak sembilan orang ditangkap di bumi ‘pacu jalur’ itu sedangkan satu orang lagi dicokok di Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dalam peristiwa tangkap tangan tersebut tim penyelidik telah mengamankan sebanyak sepuluh orang. Sembilan orang di antaranya diamankan di wilayah Kuantan Singingi, sedangkan satu orang lainnya diamankan di wilayah Jakarta,” kata Budi dalam jumpa pers di kantor KPK di Jakarta, sebagaimana dilansir dari laman CNN Indonesia, Selasa (30/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Budi mengatakan, dari 10 orang itu lima orang di antaranya kini dalam proses pemeriksaan secara intensif. Mereka terdiri dari 3 orang dari pihak swasta, satu orang aparatur sipil negara (ASN) di Kuantan Singingi dan satu orang lainnya adalah keluarga dari ASN setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Budi, penyidik juga telah menyita sejumlah barang bukti berupa barang elektronik yang merupakan bukti transaksi keuangan. Selain itu, tim penyidik juga telah menyita satu unit kendaraan roda empat yang diduga dimanfaatkan menjadi media suap para pelaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejauh ini KPK belum membeberkan secara rinci terkait kasus apa OTT di Kuantan Singingi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun Budi sekilas menyebutkan, operasi tangkap tangan itu terkait dengan kasus suap jual beli jabatan di Kabupaten Kuantan Singingi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pada kesempatan ini kami juga ingin menyampaikan, KPK mengimbau kepada Bupati dan Sekda Kabupaten Kuantan Singingi agar kooperatif dan menyerahkan diri ke KPK karena keterangan dari bupati dan juga sekda sangat dibutuhkan dalam proses hukum yang sedang berjalan di KPK saat ini,” tegas Budi Prasetyo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Simpang siur&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Informasi terkait dengan adanya OTT KPK di Kuantan Singingi sejak Senin siang (29/6/2026) sebetulnya sudah menyebar di kalangan para wartawan daerah ini termasuk di berbagai platform media sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hanya saja informasi itu masih tidak jelas bahkan sempat simpang siur dengan beragam versi. Ada yang menyebut Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby diperiksa tim penyidik KPK di Mapolres Kuansing. Sementara ada pula yang mengatakan Wakil Bupati Kuansing bersama sekda diperiksa KPK di rumah dinas sekda setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun semua informasi itu tidak ada satu pun yang terkonfirmasi. Selain bukti bahwa KPK memang sedang melakukan operasi di Kuantan Singingi di mana tim lembaga anti rasuah itu sudah menyegel pintu masuk ruang kerja Bupati Suhardiman, ruang kerja Wabup dan Sekda Kuansing termasuk ruang rapat juga sudah disegel KPK sejak Senin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wartawan &lt;i&gt;&lt;strong&gt;Amanah News &lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;yang coba menghubungi beberapa pejabat Pemkab Kuansing via telepon termasuk nomor telepon Bupati Suhardiman Amby sampai Selasa (30/6) malam tidak satu pun yang bisa dihubungi, semua telepon mereka bernada non aktif. (&lt;strong&gt;ZET&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/17598096949-img_9896.jpeg"/><pubDate>Tue, 30 Jun 2026 22:02:47 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69765/kpk-“geruduk”-kuantan-singingi-10-orang-dilaporkan-terkena-ott</guid></item><item><title>Dari Workshop SMSI Riau: AI Bukan Sekadar Tren Teknologi Tapi Membantu Pekerjaan Media</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69764/dari-workshop-smsi-riau-ai-bukan-sekadar-tren-teknologi-tapi-membantu-pekerjaan-media</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BATAM (ANews) &#45; Menghindari &lt;/strong&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Artificial Intelligence&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;strong&gt; atau AI di dunia jurnalistik saat ini rasanya seperti menghindari mesin tik di awal abad ke&#45;20 atau internet di era 2000&#45;an. AI bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan realitas baru yang mendefinisikan ulang cara kerja ruang redaksi (newsroom).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini terungkap dalam &lt;i&gt;Forum Group Discussion (FGD) dan Workshop&lt;/i&gt; bertajuk &lt;i&gt;Artificial Intelligence &lt;/i&gt;yang digelar Serikat Media Siber (SMSI) Riau yang berlangsung 17&#45;19 Juni 2026 di Batam, Kepulauan Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;FGD dan Workshop yang diikuti 31 pengurus dan anggota SMSI Riau ini menghadirkan menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi di bidang transformasi digital, media siber dan kecerdasan buatan. Mereka adalah Waletum SMSI Pusat dan juga CO Founder &amp;amp; CEO Props Ilona Juwita, Praktisi Media Digital Zabur Anjasfianto, serta sharing session terkait jurnalisme AI bersama Syam Irfandi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua SMSI Riau Luna Agustin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota SMSI Riau yang mengikuti kegiatan ini dan diharapkan bisa memberi manfaat ditengah terus berkembang nya kemajuan teknologi informasi saat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita harus menjadikan kegiatan selama tiga hari ini sebagai bagian untuk terus memperbaiki dan mendalami berbagai kemajuan teknologi yang terus berkembang,&quot; kata Luna saat membuka acara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Luna juga menyampaikan terimakasih kepada pihak&#45;pihak yang telah ikut memberikan kontribusi dalam kesuksesan, terutama Pemerintah Provinsi Riau dan juga pihak lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Terimakasih kami sampaikan kepada pihak&#45;pihak yang telah ikut mensukseskan kegiatan ini, semoga jalinan kerjasama yang terjadi bisa terus terjaga dengan baik,&quot; imbuhnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bukan untuk Dihindari&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara dalam materinya Praktisi Media Digital Zabur Anjasfianto, dalam sesi pertama FGD dan Workshop yang dipandu Fitriady Syam menjelaskan bahwa seiring dengan terus banyak dan berkembangnya berbagai aplikasi berbasis AI yang bisa dimanfaatkan siapa saja untuk membuat karya, maka bagi kalangan jurnalis, mau tidak mau hal itu harus juga di ikuti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tidak harus kita hindari, AI membantu pekerjaan media, bukan menggantikan pekerjaan media,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ditengah kemajuan teknologi ini media Siber tidak hanya bisa mengandalkan kualitas pemberitaan semata, memanfaatkan media sosial dari berbagai platform harus dilakukan, karena audien saat ini lebih banyak terfokus kepada media sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Media sosial adalah kanal terbesar yang pernah dimiliki industri media. Media yang bertahan bukan yang paling besar, melainkan yang paling cepat beradaptasi terhadap perubahan perilaku audiens,&quot;sebutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada sesi kedua dalam sharingcsession terkait jurnalisme AI bersama Syam Irfandi, dia menekankan bahwa pemanfaatan AI dalam pekerjaan jurnalistik, memang sangat memberi kemudahan dan kecepatan, hanya saja apa yang dibuat AI tidak bisa dijadikan karya jurnalistik atau langsung di upload ke media siber.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Harus ada koreksi juga yang dilakukan sebelum mengupload berita satu karya yang dibuat melalui AI. Dan yang perlu juga diingat, AI tidak bisa mendapatkan informasi langsung dari narasumber, dan itulah yang menjadi kelebihan kita sebagai seorang jurnalis, kita bisa melakukan wawancara langsung dengan narasumber, AI tidak,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara Wakil Ketua Umum SMSI Pusat dan juga CO Founder &amp;amp; CEO Props Ilona Juwita dalam pemaparannya menyampaikan bahwa dengan &quot;kekuatan&quot; besar yang dimiliki SMSI seharusnya bisa menjadikan organisasi ini kuat dalam menghadapi arus perubahan audiens yang lebih cenderung ke media sosial sebagai alat mencari informasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jika saja SMSI mampu membuat jaringan dengan memanfaatkan medsos ini, akan menjadi kekuatan yang bisa meningkatkan penghasilan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena diakuinya memanfaatkan keunggulan tulisan yang dimuat di website, saat ini itu saja tidak cukup, karya yang dibuat harus disebarluaskan melalui berbagai platform media sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Mau tidak mau, kita di media siber ini harus melakukan terobosan dengan aktif di seluruh platform media sosial, dan jika kita mampu membangun jaringan yang baik dengan seluruh anggota , maka kita akan menjadi kuat dan akan mampu terus bertahan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, dia berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah awal bagi SMSI untuk bisa memberi motivasi kepada anggotanya untuk bisa terus berkarya, dengan tentunya memanfaatkan berbagai kemajuan teknologi AI untuk peningkatan kesejahteraan bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Mulai dari SMSI Riau, untuk bisa melakukan penguatan jaringan dengan membangun medsos masing&#45;masing media siber. Sekali lagi, medsos yang ada harus dimanfaatkan dan dijadikan bagian untuk menghasilkan cuan,&quot; ujarnya. &lt;strong&gt;(***)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/59889279314-053b4587-fb7f-4539-bf2e-64606128b785.jpeg"/><pubDate>Thu, 18 Jun 2026 13:43:40 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69764/dari-workshop-smsi-riau-ai-bukan-sekadar-tren-teknologi-tapi-membantu-pekerjaan-media</guid></item><item><title>Nawakara Perkuat Kapabilitas Rescue dan Jejaring Global melalui Partisipasi dalam 2nd Mission of Light Challenge di China</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69763/nawakara-perkuat-kapabilitas-rescue-dan-jejaring-global-melalui-partisipasi-dalam-2nd-mission-of-light-challenge-di-china</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;HUNAN, CHINA( ANews) &amp;nbsp;&#45; PT Nawakara Perkasa Nusantara (Nawakara) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia serta memperluas jejaring internasional di bidang keselamatan, tanggap darurat, dan penyelamatan (rescue).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi delegasi Nawakara yang terdiri dari Dino Bimadwinanda Hindarto, President Director &amp;amp; CEO, M. Nuruli Khaliq, Consultation &amp;amp; Training Division Head, dan Panji Baskoro, Security Response Department Head sebagai observer dalam kegiatan 2nd Mission of Light Challenge yang diselenggarakan oleh Blue Sky Rescue (BSR) di Kota Changde, Provinsi Hunan, China, pada 23–24 Mei 2026.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/6a3275235f2fb.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Ajang internasional tersebut mempertemukan berbagai organisasi penyelamatan, relawan kemanusiaan, dan praktisi tanggap darurat dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan kompetensi dalam bidang pencarian dan penyelamatan. Pada pelaksanaan tahun ini, selain Indonesia yang diwakili oleh Nawakara, negara lain yang turut hadir sebagai observer antara lain Pakistan, Mauritius, Malaysia, dan Portugal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama kegiatan berlangsung, delegasi Nawakara mengikuti berbagai rangkaian agenda, mulai dari kompetisi dan simulasi rescue, forum diskusi profesional, pertukaran pengetahuan mengenai penanganan bencana, hingga kunjungan ke fasilitas dan pusat operasional Blue Sky Rescue.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/6a3275c2bdc39.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Blue Sky Rescue sendiri merupakan salah satu organisasi rescue nirlaba terbesar di China dengan lebih dari 250.000 relawan yang tersebar di berbagai wilayah. Organisasi ini dikenal aktif dalam operasi pencarian dan penyelamatan, bantuan kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta pengembangan standar profesional di bidang rescue. Selain memiliki jaringan yang kuat di China, Blue Sky Rescue juga memiliki perwakilan dan mitra di berbagai negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Partisipasi dalam kegiatan ini memberikan kesempatan bagi Nawakara untuk mempelajari berbagai praktik terbaik dan standar internasional dalam operasi penyelamatan, pengelolaan relawan, serta kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat dan kebencanaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah strategis untuk membangun hubungan dengan berbagai organisasi rescue dan kemanusiaan dari berbagai negara yang memiliki visi yang sama dalam meningkatkan kapasitas respons terhadap bencana dan keadaan darurat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Zhang Yong, Founder &amp;amp; Commander of Blue Sky Rescue, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran delegasi dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Menurutnya, kolaborasi internasional menjadi elemen penting dalam memperkuat kemampuan organisasi rescue dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan di masa depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami percaya bahwa tantangan kemanusiaan dan kebencanaan saat ini membutuhkan kolaborasi lintas negara yang semakin erat. Kehadiran para profesional dari berbagai organisasi, termasuk Nawakara dari Indonesia, menjadi kesempatan berharga untuk berbagi pengalaman, memperkuat persahabatan, serta membangun standar dan kemampuan rescue yang lebih baik bagi komunitas global,&quot; ujar Zhang Yong.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Dino Bimadwinanda Hindarto, President Director &amp;amp; CEO Nawakara, menegaskan bahwa keikutsertaan Nawakara dalam forum internasional ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus belajar, beradaptasi, dan mengadopsi praktik&#45;praktik terbaik dari komunitas rescue dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Keikutsertaan Nawakara dalam 2nd Mission of Light Challenge merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk memperluas wawasan, memperkuat jejaring internasional, serta mempelajari berbagai standar dan praktik terbaik di bidang rescue dan emergency response. Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan ini akan menjadi bekal penting bagi Nawakara dalam meningkatkan kompetensi personel dan menghadirkan layanan yang semakin profesional serta berstandar internasional,&quot; ujar Dino Bimadwinanda Hindarto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Nawakara tidak hanya memperoleh wawasan dan pengalaman baru, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan Blue Sky Rescue maupun organisasi penyelamatan lainnya di tingkat global. Ke depan, hasil dari kunjungan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kompetensi personel, penguatan kesiapsiagaan operasional, serta peningkatan kualitas layanan yang diberikan Nawakara kepada para klien dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Partisipasi aktif dalam forum internasional tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Nawakara untuk terus berkembang sebagai perusahaan penyedia solusi keamanan dan keselamatan yang profesional, adaptif, serta mampu mengadopsi standar dan praktik terbaik di tingkat global. (Rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/53735474915-img-20260617-wa0098.jpg"/><pubDate>Wed, 17 Jun 2026 17:31:30 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69763/nawakara-perkuat-kapabilitas-rescue-dan-jejaring-global-melalui-partisipasi-dalam-2nd-mission-of-light-challenge-di-china</guid></item><item><title>SMSI Riau Gelar Workshop Peluang Bisnis Era “New Media” di Batam</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69762/smsi-riau-gelar-workshop-peluang-bisnis-era-“new-media”-di-batam</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) &#45; Dunia media digital kini memasuki era baru, yakni era New Media atau media baru. Transformasi masif dari media online konvensional menuju era New Media ini menciptakan lanskap ekonomi baru di dunia media digital.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai organisasi perusahaan pers yang beranggotakan 100 orang lebih pemilik media online, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau ingin&amp;nbsp; beradaptasi dengan model bisnis media baru ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk itu SMSI Riau menggelar Workshop dengan mengundang pakar industi digital media dari Jakarta, dan juga praktisi media digital lokal yang sudah mendapatkan income dari podcast.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bagaimana posisi kita&amp;nbsp;media online yg masih konvensional ini, yg masih mengandalkan pendapatan dari iklan banner, advetorial dan galeri ini ditengah transformasi yang begitu masih ini, nanti akan kita bahas bersama para pakar yang sudah berpengalaman di bidangnya,&quot; ujar Ketua SMSI Riau, Luna Agustin, Rabu (17/6/26).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari Workshop ini pengurus SMSI Riau nantinya akan mendapatkan pengayaan ilmu untuk mendapatkan peluang&#45;peluang income bagi perusahaan, di era New Media ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Workshop ini sebut Luna merupakan salah satu program kerja SMSI Riau dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia media agar mampu beradaptasi dengan cepat di tengah disrupsi teknologi digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ditambah lagi&amp;nbsp; kehadiran AI telah mengubah banyak aspek dalam dunia jurnalistik. Karena itu, media harus mampu menempatkan diri, bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pihak yang memahami dan bisa mengelolanya secara profesional dan memenuhi kode etik jurnalistik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Panitia Workshop dan FGD, Dara Fitria, menyebutkan kegiatan ini akan menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi di bidang transformasi digital, media siber dan kecerdasan buatan. Mereka adalah Waketum SMSI Pusat dan juga CO Founder &amp;amp; CEO Props Ilona Juwita, Praktisi Media Digital Zabur Anjasfianto, serta sharingcsession terkait jurnalisme AI bersama Syam Irfandi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga narasumber tersebut akan membahas berbagai peluang dan tantangan media siber di era AI, mulai dari transformasi ruang redaksi, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam proses produksi berita, hingga strategi menjadikan media baru sebagai peluang bisnis yang berkelanjutan tanpa mengorbankan etika jurnalistik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran Syam Irfandi diharapkan dapat memberikan perspektif praktis mengenai pemanfaatan AI bagi perusahaan media, sekaligus membantu peserta memahami perkembangan teknologi terbaru yang kini mulai mengubah cara kerja industri pers di berbagai belahan dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Workshop ini, SMSI Riau berharap lahir insan media yang semakin adaptif, inovatif, namun tetap menjunjung tinggi prinsip&#45;prinsip jurnalisme yang profesional dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan. &lt;strong&gt;(***)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/64711739336-b7e44fb2-a4c8-46a4-a38b-5c13d47857bc.jpeg"/><pubDate>Wed, 17 Jun 2026 07:36:05 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69762/smsi-riau-gelar-workshop-peluang-bisnis-era-“new-media”-di-batam</guid></item><item><title>PWI Riau Taja Lagi Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026 dengan Tema Energi Berkelanjutan</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69761/pwi-riau-taja-lagi-anugerah-jurnalistik-ali-kelana-2026-dengan-tema-energi-berkelanjutan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) &#45; Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau kini mematangkan pelaksanaan Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026. Ajang penghargaan tahunan ini akan mempertandingkan dua kategori, yakni karya tulis jurnalistik dan karya foto jurnalistik.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar didampingi Koordinator Lomba Karya Tulis Jurnalistik (LKTJ) Hary B Koriun, Sabtu (13/6/2026), mengungkapkan tema besar yang diusung adalah “Pembangunan Energi Berkelanjutan”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tema tersebut mencakup berbagai isu, mulai dari inovasi teknologi energi, implementasi kebijakan, dampak lingkungan, hingga transisi ekonomi. Selain itu, peserta juga dapat mengangkat transisi energi ramah lingkungan yang selaras dengan budaya dan kearifan lokal masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“LKTJ Ali Kelana ini adalah satu upaya dan ikhtiar kami untuk terus mendorong wartawan anggota PWI Riau agar terus melahirkan karya jurnalistik yang bermutu di tengah distrubsi media dan ancaman kecerdasan buatan,&quot; kata Raja Isyam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Panitia menetapkan karya yang dilombakan harus sudah pernah dipublikasikan di media cetak maupun daring dalam periode Agustus 2025 hingga 15 Juli 2026. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 31 Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk kategori karya tulis, panitia menyiapkan hadiah utama Rp7,5 juta dan lima nominator masing&#45;masing Rp500 ribu. Sementara kategori foto jurnalistik menyediakan hadiah utama Rp5 juta serta lima nominator yang masing&#45;masing menerima Rp500 ribu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peserta wajib berstatus anggota PWI yang dibuktikan dengan kartu anggota aktif. Karya tulis harus berbentuk feature atau laporan mendalam dengan panjang minimal 1.500 kata. Seluruh karya harus merupakan hasil liputan asli, bukan produk kecerdasan buatan (AI) maupun plagiat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karya tulis dikirim dalam format Microsoft Word disertai bukti pemuatan dalam bentuk PDF. Untuk kategori foto, peserta wajib mengirimkan file JPG berkualitas tinggi beserta bukti publikasi dalam format PDF.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Batas akhir pengiriman karya ditetapkan pada 15 Juli 2026 pukul 23.59 WIB melalui surat elektronik resmi PWI Riau. Panitia menegaskan keputusan dewan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. &lt;strong&gt;(***)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/83403680509-43aa8ae0-4fc9-4790-95bc-0d4a441969ba.jpeg"/><pubDate>Tue, 16 Jun 2026 11:24:18 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69761/pwi-riau-taja-lagi-anugerah-jurnalistik-ali-kelana-2026-dengan-tema-energi-berkelanjutan</guid></item><item><title>Nawakara Dorong Penguatan Keamanan Platform Integrasi di Tengah Meningkatnya Risiko dari Pihak Ketiga</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69760/nawakara-dorong-penguatan-keamanan-platform-integrasi-di-tengah-meningkatnya-risiko-dari-pihak-ketiga</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA ( ANews) &#45; Di era transformasi digital yang semakin masif, integrasi antarsistem dan aplikasi menjadi kebutuhan penting bagi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses bisnis, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat. Namun, di balik berbagai manfaat tersebut, terdapat tantangan keamanan siber yang perlu mendapat perhatian, terutama yang berasal dari vendor maupun pihak ketiga (third&#45;party integration).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, banyak organisasi mengandalkan berbagai platform eksternal untuk mendukung aktivitas bisnisnya, mulai dari layanan cloud, sistem pembayaran, aplikasi kolaborasi, hingga platform manajemen data. Keterhubungan yang semakin luas tersebut menciptakan ekosistem digital yang kompleks, sehingga setiap celah keamanan pada salah satu pihak berpotensi memengaruhi keseluruhan sistem yang terintegrasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai perusahaan yang memiliki kapabilitas di bidang keamanan dan teknologi, PT Nawakara Perkasa Nusantara melihat bahwa keamanan platform integrasi perlu menjadi bagian penting dari strategi manajemen risiko digital perusahaan. Tidak hanya berfokus pada perlindungan sistem internal, organisasi juga perlu memastikan bahwa setiap integrasi dengan vendor dan mitra bisnis telah memenuhi standar keamanan yang memadai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Teguh Prabowo, Product Solution Division Head Nawakara, menjelaskan bahwa ancaman siber saat ini semakin berkembang dan sering kali memanfaatkan rantai pasok digital sebagai titik masuk serangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Seiring meningkatnya kebutuhan integrasi antarpelatform, perusahaan perlu memiliki visibilitas yang lebih baik terhadap risiko yang berasal dari pihak ketiga. Keamanan tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab tim internal, tetapi juga harus mencakup pengelolaan risiko pada seluruh ekosistem digital yang terhubung dengan organisasi,&quot; ujar Teguh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pendekatan keamanan yang efektif tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga mencakup tata kelola, proses evaluasi vendor, pengawasan akses, serta pemantauan berkelanjutan terhadap aktivitas integrasi yang sedang berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui layanan keamanan siber dan solusi teknologi yang dimiliki, Nawakara mendukung organisasi dalam membangun ketahanan digital yang lebih kuat melalui berbagai pendekatan, seperti security assessment, risk management, security monitoring, hingga konsultasi untuk memperkuat tata kelola keamanan informasi. Upaya tersebut bertujuan membantu perusahaan mengidentifikasi potensi risiko sejak dini sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tengah percepatan digitalisasi di berbagai sektor industri, penguatan keamanan platform integrasi menjadi langkah penting untuk menjaga keberlangsungan bisnis, melindungi data, serta membangun kepercayaan di antara seluruh pemangku kepentingan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan mengedepankan pendekatan preventif dan kolaboratif, Nawakara berkomitmen untuk terus mendukung organisasi dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, tangguh, dan berkelanjutan. (Rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/93811927195-img-20260610-wa0161.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 15:06:32 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69760/nawakara-dorong-penguatan-keamanan-platform-integrasi-di-tengah-meningkatnya-risiko-dari-pihak-ketiga</guid></item><item><title>HUT ke&#45;80 SPS Hadirkan Talkshow dan Silaturahmi Insan Pers di PCR Pekanbaru</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69759/hut-ke80-sps-hadirkan-talkshow-dan-silaturahmi-insan-pers-di-pcr-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;80 SPS dengan menggelar rangkaian kegiatan dan talkshow yang dipusatkan di Auditorium Politeknik Caltex Riau (PCR), Jalan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Senin (8/6/2026).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dihadiri Dewan Pertimbangan (Wantim), pengurus SPS Riau, pimpinan perusahaan pers, insan media, akademisi, mitra, serta sejumlah undangan dari berbagai instansi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua SPS Riau, H. Saidul Tombang, mengatakan peringatan delapan dekade SPS merupakan momentum penting untuk memperkuat peran perusahaan pers dalam menjaga kualitas informasi sekaligus mendukung pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/6a266181da8b2.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Menurut Saidul, usia 80 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. SPS telah menjadi bagian dari sejarah perkembangan pers nasional dan terus beradaptasi menghadapi berbagai perubahan zaman, mulai dari era media cetak hingga transformasi digital yang berkembang sangat cepat saat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami ingin peringatan HUT ke&#45;80 SPS ini dilaksanakan dengan penuh kebahagiaan, semangat kebersamaan, dan semeriah mungkin. Ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi bagian dari kegiatan rutin SPS yang bertujuan memperkuat solidaritas antarperusahaan pers serta meningkatkan kontribusi pers terhadap masyarakat dan pembangunan daerah,” kata Saidul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, tantangan industri media saat ini semakin kompleks. Pers tidak hanya dituntut menghasilkan informasi yang cepat, tetapi juga akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan di tengah derasnya arus informasi di media sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, lanjutnya, SPS memiliki tanggung jawab untuk terus mendorong profesionalisme perusahaan pers agar mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan teknologi dan pola konsumsi informasi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pers yang sehat akan melahirkan demokrasi yang sehat. Perusahaan pers yang kuat akan mampu menghasilkan karya jurnalistik berkualitas yang menjadi referensi masyarakat dalam mengambil keputusan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saidul juga menilai sinergi antara perusahaan pers, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat demi menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan produktif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pers tidak boleh dipandang sebagai pihak yang berseberangan dengan pemerintah, melainkan sebagai mitra strategis yang berfungsi memberikan masukan, kritik konstruktif, sekaligus mengawal jalannya pembangunan agar tetap berada pada koridor kepentingan publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pers adalah bagian dari solusi. Pers hadir untuk memberikan informasi, edukasi, kontrol sosial, dan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat. Karena itu hubungan yang harmonis dan profesional harus terus dijaga,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/6a2661a35da97.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Sekretaris SPS Riau, Fitrah Dayun, menjelaskan bahwa panitia telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan secara matang agar acara berlangsung lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta yang hadir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Fitrah, selain seremoni HUT SPS, kegiatan juga diisi dengan talkshow yang menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan untuk membahas perkembangan industri pers, tantangan transformasi digital, serta masa depan perusahaan media di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang diskusi dan pertukaran gagasan mengenai masa depan pers. Karena itu kami menghadirkan forum yang dapat mempertemukan pelaku media, akademisi, pemerintah, dan berbagai pihak terkait,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fitrah menambahkan, SPS Riau selama ini terus berupaya membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan iklim informasi yang sehat, terbuka, dan mendukung percepatan pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Perusahaan pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Di sisi lain, pemerintah membutuhkan media yang profesional sebagai mitra untuk menyosialisasikan program&#45;program yang dijalankan. Hubungan yang dibangun harus berdasarkan profesionalisme, independensi, dan saling menghormati fungsi masing&#45;masing,” kata Fitrah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa SPS mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dalam konteks tersebut, pers menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat demokrasi dan pengawasan publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Fitrah, tantangan terbesar media saat ini adalah menjaga keberlanjutan usaha di tengah disrupsi digital, perubahan perilaku pembaca, serta persaingan yang semakin ketat dengan berbagai platform informasi berbasis teknologi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap momentum HUT ke&#45;80 SPS menjadi penguat semangat seluruh perusahaan pers untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk jurnalistik, dan menjaga integritas profesi dalam melayani kepentingan publik,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai informasi, SPS atau Serikat Perusahaan Pers merupakan organisasi perusahaan pers tertua di Indonesia yang berdiri pada 8 Juni 1946. Organisasi ini menghimpun perusahaan media dari berbagai platform, baik media cetak, siber, maupun bentuk media lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama puluhan tahun, SPS berperan dalam mendorong pertumbuhan industri pers nasional, memperjuangkan kepentingan perusahaan pers, meningkatkan profesionalisme pengelolaan media, serta mendukung terwujudnya kebebasan pers yang bertanggung jawab sesuai dengan prinsip demokrasi dan kepentingan bangsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di usia yang ke&#45;80 tahun, SPS diharapkan terus menjadi wadah strategis bagi perusahaan pers Indonesia dalam menghadapi tantangan zaman, menjaga kualitas informasi publik, serta memperkuat peran pers sebagai salah satu pilar demokrasi dan pembangunan nasional. (*/rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/55474093482-img-20260608-wa0008.jpg"/><pubDate>Mon, 08 Jun 2026 13:38:21 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69759/hut-ke80-sps-hadirkan-talkshow-dan-silaturahmi-insan-pers-di-pcr-pekanbaru</guid></item><item><title>SPS Riau Rayakan HUT Ke&#45;80 di PCR, SPS Aceh Hadir dan Berkolaborasi</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69758/sps-riau-rayakan-hut-ke80-di-pcr-sps-aceh-hadir-dan-berkolaborasi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU ( ANews) &#45; Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau akan menggelar rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;80 SPS dengan mengadakan talkshow bertema “Lanskap Media Masa Kini dan Masa Depan” di Auditorium Lantai 3 Politeknik Caltex Riau (PCR), Senin besok, 8 Juni 2026.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi insan pers dan media untuk membahas tantangan sekaligus peluang industri media di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menariknya, peringatan HUT SPS kali ini juga menghadirkan kolaborasi lintas daerah dengan keterlibatan SPS Aceh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam flyer kegiatan yang beredar, sejumlah narasumber dijadwalkan hadir dalam talkshow tersebut. Di antaranya Mohammad Hasbi dari SPS Pusat, H. Saidul Tombang selaku Ketua SPS Riau, serta Barlian Erliadi dari SPS Aceh. Acara akan dipandu moderator Lailanisa Fadlilani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua SPS Riau H. Saidul Tombang menyebutkan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni ulang tahun organisasi pers, tetapi juga menjadi ruang diskusi strategis terkait masa depan media di Indonesia, khususnya di era digitalisasi informasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, industri media saat ini menghadapi tantangan besar mulai dari perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, persaingan dengan media sosial, hingga tuntutan adaptasi teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Karena itu, insan pers dituntut terus berinovasi tanpa meninggalkan prinsip jurnalistik yang berkualitas dan beretika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Momentum HUT ke&#45;80 SPS ini menjadi ajang memperkuat sinergi dan kolaborasi antar daerah, termasuk dengan SPS Aceh. Dunia media harus terus bertransformasi agar tetap relevan di tengah perubahan zaman,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran SPS Aceh dalam kegiatan tersebut juga dinilai menjadi simbol penguatan jejaring media di wilayah Sumatera. Kolaborasi lintas provinsi dianggap penting untuk memperkuat ekosistem pers yang sehat, profesional, dan mampu menghadapi tantangan industri media ke depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, narasumber dari SPS Pusat, Mohammad Hasbi, dijadwalkan membahas arah perkembangan media nasional serta strategi perusahaan pers dalam menjaga keberlanjutan bisnis media di tengah perubahan pola distribusi informasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Talkshow ini terbuka bagi mahasiswa, akademisi, insan pers, dan masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap perkembangan dunia media. Selain menjadi forum berbagi gagasan, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan perspektif baru mengenai masa depan pers Indonesia yang adaptif, inovatif, dan tetap menjunjung tinggi profesionalisme jurnalistik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara akan berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB di Auditorium Politeknik Caltex Riau. Dengan mengusung semangat kolaborasi dan transformasi, peringatan HUT ke&#45;80 SPS di Pekanbaru diharapkan menjadi titik penguatan peran media dalam mendukung pembangunan bangsa di era digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan ini, juga akan dilakukan penandatanganan MoU antara PCR dengan SPS Riau. Ini adalah MoU perdana yang dilakukan dan akan dijalankan pada periode kepengurusan 2025&#45;2029.( Rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/87888009074-img-20260606-wa0200.jpg"/><pubDate>Sat, 06 Jun 2026 16:17:11 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69758/sps-riau-rayakan-hut-ke80-di-pcr-sps-aceh-hadir-dan-berkolaborasi</guid></item><item><title>Iklusib Peduli Negeri : Kolaborasi Qurban Untuk Sesama</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69757/iklusib-peduli-negeri--kolaborasi-qurban-untuk-sesama</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;KUANTAN SINGINGI (ANews) &#45; Seperti tahun&#45;tahun sebelumnya, Hari Raya Idul Adha selalu dimanfaatkan oleh Ikatan Keluarga Siberakun (Iklusib) Internasional untuk berbagi keceriaan lebaran dengan berkurban ke kampung halaman, Kenegerian Siberakun Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada yang berbeda dengan qurban tahun ini, di mana untuk memaksimalkan manfaat qurban bagi warga di kampung halaman, kali ini Iklusib Internasional menggandeng pihak lain untuk berkolaborasi dalam berbagi kepedulian ke kampung halaman. Ikatan Alumni MAN Teluk Kuantan 2001 (Kini MAN 1 Kuansing) dipilih menjadi mitra Iklusib melaksanakan qurban.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/6a181c5693502.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Ketua Iklusib Internasional Asri didampingi Dewan Pembina Dr. Edi Yusrianto, M.Pd., Rabu (27/5/2026) menyerahkan secara simbolik kobau (kerbau) dari Iklusib dan Ikatan Alumni MAN Teluk Kuantan 2001 kepada Kepala Desa Ujung Tanjung Darpaus dan Ketua Panitia Qurban Suhaimi. Total ada 8 ikuak (ekor) ternak yang diqurbankan tahun ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Darpaus mengapresiasi kegiatan rutin qurban Iklusib di Kenegerian Siberakun. &quot;Apalagi kolaborasi dengan Alumni MAN semakin memperkuat kepedulian terhadap warga yang berhak menerima di kenegerian kami,&quot; ujar pria yang akrab disapa &quot;PakWali&quot; ini bersemangat.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/6a181c7fd157f.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia Suhaimi. &quot;InsyaAllah kami konsisten dan amanah menjalankan tugas untuk menyalurkan qurban para perantau Kenegerian Siberakun, apalagi ditambah dengan alumni MAN,&quot; ucap Suhaimi yang juga berprofesi sebagai kepala salah satu SMKN di Kuantan Singingi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu Ketua Dewan Penasehat Iklusib Dr Edi Yusrianto M.Pd, didampingi beberapa perantau asal Siberakun diantaranya dari Pekanbaru, Inhu, Inhil dan Malaysia berharap sinergi seluruh perantau dan pihak&#45;pihak yang diajak berkolaborasi akan terus berlanjut. &quot; Bahkan dan semakin meningkat di masa mendatang,&quot; demikian ungkap mantan Rektor salah satu Universitas swasta di Pekanbaru tersebut.&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/6a181ce5972c5.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Skema kolaborasi Iklusib dengan Alumni MAN tidak saja sekedar membagikan daging qurban ke masyarakat yang membutuhkan. Bahkan sekitar 30 KG daging &quot;kobau&quot; juga didistribusikan ke MAN 1 Kuansing.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mewakili Kepala MAN, Waka Kurikulum Depita Engriani, S.Ag. M.Pd sangat terharu menerima daging qurban dari para murid nya yang tersebar di beberapa kota di Indonesia. &apos;Semoga rezeki alumni semua berkah dan terus bisa berkontribusi untuk umma,&quot; ujar Depita yang juga Ketua HIMPAUDI Kuansing ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari pantauan lapangan terlihat antusias masyarakat Ujung Tanjung Kenegerian Siberakun membantu &quot;bapasiang&quot; daging, mengelompokkan pembagian, serta sebagian besar lainnya menunggu giliran mendapatkan daging qurban. Di wajah mereka terlihat kegembiraan. Semoga semakin banyak kepedulian kepada ummat, apalagi dibangun dalam kolaborasi dan berkesinambungan. Semoga. (Rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/4786657555-img-20260528-wa0025.jpg"/><pubDate>Thu, 28 May 2026 17:47:05 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69757/iklusib-peduli-negeri--kolaborasi-qurban-untuk-sesama</guid></item><item><title>Kinerja Nyata IKKS Pekanbaru Sembelih 6 Ekor Sapi</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69756/kinerja-nyata-ikks-pekanbaru-sembelih-6-ekor-sapi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU ( ANews) – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, IKKS Pekanbaru kembali menggelar kegiatan pemotongan hewan qurban sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat tali silaturahmi antar warga Kuantan Singingi yang berada di perantauan Kota Pekanbaru.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini juga merupakan bukti nyata dari program &#45; program yang dibentuk Pengurus IKKS Pekanbaru periode 2025 &#45; 2030 dibawah kepemimpinan H. Raja Rusdianto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada tahun ini IKKS Pekanbaru menyembelih 6 ekor sapi. Satu ekor sapi berasal dari qurban Bupati Kuantan Singingi Dr. H Suhardiman Amby demikian disampaikan ketua Panitia Qurban IKKS Pekanbaru 2026, Indra Sukma.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/6a17f26f526ec.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&quot; Alhamdulillah pada tahun ini IKKS Pekanbaru berhasil memotong hewan Qurban sebanyak 6 Ekor sapi. Ini semua berkat dukungan dari warga Kuansing yang berada di Pekanbaru, semoga di tahun depan lebih meningkat lagi,&quot; harap Indra Sukma.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan yang diselenggarakan pada hari kamis (28/5/2026) di wisma jalur Pekanbaru ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum H.Raja Rusdianto beserta lengkap dengan jajaran pengurus IKKS Pekanbaru, Ketua Dewan Pembina Dr.Elfis Suanto, Ketua Dewan Penasehat, Prof. Aras Mulyadi, Sekretaris dewan Penasehat, Dr. Edyanus Herman Halim, Ikatan Mondek&#45; Mondek&#45; Kuatan Singingi (IMMK), Ketua&#45;ketua Kecamatan, tokoh masyarakat, serta ratusan warga perantauan asal Kuansing lainya yang terlihat sangat akrab dan kompak dalam acara ini.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/6a17f40e628c9.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Prosesi penyembelihan hewan qurban dilaksanakan sesuai syariat Islam dan melibatkan panitia serta relawan dari keluarga besar IKKS Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua IKKS Pekanbaru, Raja Rusdianto, menyampaikan bahwa kegiatan qurban ini merupakan agenda rutin tahunan organisasi yang bertujuan memperkuat rasa kebersamaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/6a17f347342c5.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;“Momentum Idul Adha bukan hanya tentang ibadah qurban, tetapi juga bagaimana kita mempererat persaudaraan dan berbagi kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menjelaskan bahwa tahun ini IKKS Pekanbaru berhasil menghimpun hewan qurban dari para anggota dan donatur, termasuk dukungan dari tokoh masyarakat serta pemerintah daerah. Daging qurban kemudian dibagikan kepada masyarakat asal Kuansing Pekanbaru yang kurang mampu, kaum duafa, serta warga sekitar secara tertib dan merata.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/6a17f36eaf859.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Suasana kekeluargaan dan kekompakan tampak begitu terasa selama kegiatan berlangsung. Selain pemotongan hewan qurban, acara juga menjadi ajang silaturahmi antar anggota IKKS Pekanbaru dan masyarakat Kuansing yang merantau di kota Pekanbaru dan sekitarnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/6a17f453c0350.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Kegiatan sosial keagamaan seperti ini diharapkan dapat terus memperkuat solidaritas warga Kuansing di perantauan sekaligus menanamkan nilai&#45;nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/6a17f39112421.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Sementara itu Sekum IKKS Pekanbaru, Sadrianto Maddari kepada &lt;i&gt;AmanahNews.com&lt;/i&gt; menyampaikan &amp;nbsp;Terima kasih yang tak terhingga kepada Bupati Kuantan Singingi dan para donatur yang telah berpartisipasi dalam program IKKS Pekanbaru ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Trimakasih dan apresiasi kepada Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby dan para Donatur, pengurus dan tokoh masyarakat Kuansing yang berada di Pekanbaru yang telah bersama&#45;sama memberikan bukti nyata dan berpartisipasi dalam menjalankan kegiatan program&#45;program yang telah dibuat oleh pengurus IKKS Pekanbaru periode 2025&#45;2030 ini.&quot; tutur Sadrianto.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/6a17fe2d6d614.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan ini juga dilakukan acara makan siang bersama &amp;nbsp;Pengurus, Panitia dan pekerja di pelataran Wisma Jalur Pekanbaru. Semua ini dipersiapkan oleh Ikatan Mondek&#45; Mondek&#45; Kuansing pimpinan Rahmita Budiarti Ningsih SE, M.Hum.(DAS/HRZ)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/56307060804-img-20260528-wa0002.jpg"/><pubDate>Thu, 28 May 2026 22:51:13 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69756/kinerja-nyata-ikks-pekanbaru-sembelih-6-ekor-sapi</guid></item><item><title>Idul Adha 1447 H, PWI Riau Sembelih 7 Ekor Hewan Qurban</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69755/idul-adha-1447-h-pwi-riau-sembelih-7-ekor-hewan-qurban</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau dipastikan kembali melaksanakan tradisi ibadah qurban pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriyah tahun ini.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada sebanyak 7 hewan qurban yang disembelih masing&#45;masing 6 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Daging hewan qurban PWI bakal dibagikan kepada anggota dan masyarakat yang berhak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prosesi penyembelihan akan dilaksanakan pada hari kedua Idul Adha, tepatnya pada Kamis, 28 Mei 2026. Kegiatan ini akan dipusatkan di halaman belakang Kantor PWI Riau, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar, menyampaikan bahwa kegiatan qurban ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk rasa syukur dan upaya mempererat silaturahmi antarinsan pers di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ibadah qurban ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum bagi kita semua untuk berbagi dan meningkatkan kepedulian sosial, terutama di lingkungan keluarga besar PWI Riau,&quot; ujar Raja Isyam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Raja Isyam mengajak seluruh pengurus dan anggota PWI Riau untuk hadir dan ikut prosesi penyembelihan dan pembagian daging qurban&amp;nbsp; pada hari kedua Idul Adha.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Panitia Qurban, HM Ikhwan menjelaskan bahwa saat ini persiapan teknis di lapangan sudah hampir rampung. Pihaknya memastikan seluruh hewan qurban dalam kondisi sehat dan sesuai syariat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, tahun ini kita menyembelih 6 ekor sapi dan 1 kambing. Kami mengundang seluruh pengurus dan anggota untuk hadir bersama&#45;sama menyaksikan prosesi ini sebagai bentuk kebersamaan kita,&quot; tutur Ikhwan. &lt;strong&gt;(***/rls)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/85208606692-img_9679.jpeg"/><pubDate>Tue, 26 May 2026 19:36:01 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69755/idul-adha-1447-h-pwi-riau-sembelih-7-ekor-hewan-qurban</guid></item><item><title>Perkuat Tradisi Kemanusiaan Selama Dua Dekade, KDD Riau Kompleks Himpun 1.257 Kantong Darah Dalam Sehari</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69754/perkuat-tradisi-kemanusiaan-selama-dua-dekade-kdd-riau-kompleks-himpun-1257-kantong-darah-dalam-sehari</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PANGKALAN KERINCI (ANews) – Komitmen Keluarga Donor Darah (KDD) Riau Kompleks, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), dalam mendukung aksi kemanusiaan dan kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan donor darah ke&#45;75 yang berlangsung di RGE Community Center Riau Kompleks, Pangkalan Kerinci, Sabtu (23/5/2026).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang digelar sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WIB itu menjadi pelaksanaan pertama di RGECC setelah hampir dua dekade kegiatan donor darah rutin KDD diselenggarakan di Hotel Unigraha.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kegiatan kali ini, sebanyak 1.257 kantong darah berhasil dihimpun untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat di Riau dan sekitarnya. Perolehan tersebut terdiri atas 1.106 kantong darah yang dikumpulkan oleh Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Pekanbaru dan 151 kantong darah oleh PMI Kabupaten Pelalawan. Antusiasme para pendonor, baik dari kalangan karyawan, keluarga karyawan, maupun masyarakat umum, terlihat tinggi sepanjang pelaksanaan kegiatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Donor darah jadi gaya hidup&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Donor darah ke&#45;75 ini menjadi tonggak penting perjalanan KDD Riau Kompleks yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan serupa sejak dibentuk pada tahun 2005. Selama lebih dari 20 tahun, KDD terus mengajak masyarakat menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga pelaksanaan ke&#45;75, total 35.515 kantong darah, setara 12.430.200 cc darah, telah berhasil dihimpun. Ini mencerminkan kontribusi nyata dalam mendukung ketersediaan darah bagi pelayanan kesehatan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mill Operations Support Director PT RAPP, Suhdi Yaqub, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, setiap kantong darah yang didonorkan memiliki arti besar bagi masyarakat yang membutuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bantuan kecil dari apa yang kita berikan hari ini sangat berharga bagi banyak orang. Harapan saya, momentum donor darah ini dapat terus menjadi penyemangat untuk memperkuat harmonisasi, kepedulian, dan semangat berbagi di tengah masyarakat,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua KDD Riau Kompleks, Nurul Azmi, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan donor darah ke&#45;75 tidak terlepas dari dukungan manajemen perusahaan, relawan, para pendonor, serta kolaborasi yang baik dengan PMI Pekanbaru dan PMI Pelalawan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang memungkinkan kegiatan kemanusiaan tersebut terus berjalan secara berkelanjutan hingga memasuki pelaksanaan ke&#45;75.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Sinergi yang baik antara pendonor, relawan, manajemen perusahaan, dan PMI menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan donor darah ke&#45;75 sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Azmi, donor darah rutin yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade menjadi bukti bahwa semangat berbagi dan gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Ia juga mengajak karyawan dan keluarga untuk mendonorkan darah secara rutin karena selain membantu sesama, donor darah memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor melalui pemeriksaan tekanan darah, kadar hemoglobin, serta konsultasi kesehatan secara berkala.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PMI apresiasi tinggi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, dokter dari UDD PMI Kota Pekanbaru, dr. Dian, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan aktif para pendonor sangat membantu PMI dalam menjaga ketersediaan stok darah untuk kebutuhan pelayanan kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pelaksanaan kegiatan KDD ke&#45;75 di lokasi baru ini membuat alur donor darah lebih mudah dipantau sehingga pelayanan dapat berjalan lebih tertib, efektif, dan nyaman. Yang terpenting, partisipasi masyarakat tetap tinggi dan sangat membantu pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dr. Dian menambahkan bahwa menjadi anggota KDD tidak hanya memberikan kesempatan untuk berbagi dan membantu sesama, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi karyawan dan keluarganya. Apabila suatu saat membutuhkan darah, anggota KDD tidak diwajibkan mencari atau menyiapkan donor pengganti secara mandiri. Kebutuhan tersebut dapat disampaikan kepada UDD PMI melalui pengurus KDD Riau Kompleks RAPP untuk segera dikoordinasikan dan dibantu pemenuhannya sesuai dengan ketersediaan stok darah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Inilah salah satu bentuk solidaritas yang dibangun melalui KDD. Ketika anggota membutuhkan darah, komunitas hadir untuk membantu menjembatani kebutuhan tersebut melalui koordinasi dengan PMI. Semangat saling membantu inilah yang terus kami jaga dan kembangkan,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Terus berlanjut&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;KDD Riau Kompleks berharap kegiatan donor darah yang telah berlangsung sebanyak 75 kali ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan budaya saling membantu yang telah dibangun selama bertahun&#45;tahun diharapkan semakin kuat, sejalan dengan upaya bersama mendukung ketersediaan darah bagi kebutuhan pelayanan kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui konsistensi yang terjaga sejak tahun 2005, KDD Riau Kompleks membuktikan bahwa aksi kemanusiaan sederhana seperti donor darah mampu menghadirkan manfaat yang nyata dan berkelanjutan. Dari satu kegiatan ke kegiatan berikutnya, ribuan pendonor tmenjadi bagian dari perjalanan panjang yang hingga kini berhasil menghimpun lebih dari 35 ribu kantong darah, sebuah kontribusi berharga untuk membantu menyelamatkan dan meningkatkan kualitas hidup sesama. &lt;strong&gt;(***)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/73029352969-baef3efa-f89a-42fa-8f19-f20e3381a80d.jpeg"/><pubDate>Mon, 25 May 2026 11:06:47 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69754/perkuat-tradisi-kemanusiaan-selama-dua-dekade-kdd-riau-kompleks-himpun-1257-kantong-darah-dalam-sehari</guid></item><item><title>Listrik Padam Total di Sumbagut, Dipicu Gangguan Transmisi 275 kV di Muara Bungo, Jambi</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69753/listrik-padam-total-di-sumbagut-dipicu-gangguan-transmisi-275-kv-di-muara-bungo-jambi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) &#45; Masyarakat pelanggan listrik di empat provinsi di wilayah Sumatera bagian Utara (Sumbagut) dikagetkan dengan padamnya listrik secara total dan serentak sejak pukul 18.44 Wib, Sabtu (23/5).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Empat provinsi di Sumbagut yang mengalami gelap total serentak karena lumpuhnya listrik itu adalah, konsumen listrik di Provinsi Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan sebagian Aceh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Khusus di Riau listrik padam total persis pada saat warga muslim tengah melaksanakan shalat magrib. Mati totalnya listrik berjam&#45;jam sudah pasti berdampak serius terhadap ekonomi dan aktivitas warga di empat provinsi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Persis kami sedang melaksanakan rakaat terakhir shalat magrib, tiba&#45;tiba saja listrik padam. Di kira sebentar tidak tahunya sampai berlarut, untung masjid punya genset cadangan,” ujar Rofiq, salah seorang jamaah shalat magrib di Masjid Al&#45;Ihlas kawasan Jalan Delima, Binawidya Kota Pekanbaru, Sabtu malam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut informasi yang dihimpun &lt;i&gt;&lt;strong&gt;AmanahNews&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;, gangguan sistem kelistrikan di empat provinsi wilayah Sumatera bagian Utara itu terjadi Jumat (22/5) sekitar pukul 18.44 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di wilayah Riau padamnya listrik hampir di semua daerah, selain di Kota Pekanbaru matinya listrik juga dilaporkan dialami warga di Rokan Hulu, Kuantan Singingi, Kampar, Rokan Hilir dan lain&#45;lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lumpuhnya sistem kelistrikan tersebut disebabkan terjadinya gangguan pada transmisi 275 kV Muara Bungo &#45; Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui terdapat gangguan pada transmisi 275 kV Muara Bungo&#45;Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo yang disebabkan oleh cuaca buruk,&quot; kata Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sumatra Utara, Darma Saputra, sebagai mana dilansir dari CNN Indonesia Sabtu (23/5).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sehubungan dengan itu pihak PLN menyampaikan permohonan maaf atas gangguan kelistrikan yang terjadi di wilayah ini. Dia memastikan, pihak PLN telah mengupayakan proses pemulihan berjalan aman dan secepat listrik bisa normal kembali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan dapat memantau perkembangan pemulihan melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal resmi PLN lainnya. Proses normalisasi sistem kelistrikan di sejumlah wilayah terdampak masih terus berlangsung,&quot; paparnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mulai nyala pukul 22.30 Wib&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu hasil pantauan &lt;i&gt;&lt;strong&gt;AmanahNews&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; di Kota Pekanbaru pada Jumat malam, listrik di sebagian pemukiman warga di ibukota Provinsi Riau ini tampak sudah mulai nyala sejak sekitar pukul 22.30 Wib. Kawasan yang listriknya sudah mulai nyala lebih cepat itu antara lain di kawasan Delima, Binawidya, sekitar Panam, sebagian kawasan Jalan Hang Tuah, Sail, Kulim dan sebagian jaringan lampu penerangan jalan di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Listrik di Panam mulai nyala lagi sekitar setengah 11 malam. Tetapi belum normal karena tiba&#45;tiba tegangan turun, lampu berkedip dan redup, peralatan listrik juga tidak terangkat dayanya seperti kulkas dan pendingin ruangan (AC) yang tiba&#45;tiba mati. Bahkan pada tengah malam dan Sabtu dinihari listrik juga beberapa kali mati lagi,” kata beberapa warga di perumahan Villa Windaro Permai, Kelurahan Delima, Pekanbaru, Sabtu pagi.&lt;strong&gt; (*/ZET)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/283527715-img_9671.jpeg"/><pubDate>Sat, 23 May 2026 11:13:49 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69753/listrik-padam-total-di-sumbagut-dipicu-gangguan-transmisi-275-kv-di-muara-bungo-jambi</guid></item><item><title>Imigrasi Pekanbaru Tunda Keberangkatan 6 Calon Jemaah Haji Nonprosedural Melalui Bandara SSK II Pekanbaru</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69752/imigrasi-pekanbaru-tunda-keberangkatan-6-calon-jemaah-haji-nonprosedural-melalui-bandara-ssk-ii-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru berhasil mencegah praktik haji nonprosedural dengan menunda keberangkatan enam orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga akan menunaikan ibadah haji secara nonprosedural tahun ini melalui Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK) Pekanbaru.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, Ryang Yang Satiawan, Jumat (22/5) mengungkapkan, penundaan dilakukan setelah petugas menemukan kecurigaan terhadap salah satu penumpang berinisial HF yang sebelumnya ditolak berangkat keluar negeri. Petugas menemukan adanya cap pembatalan keberangkatan (cancel departure) dari Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Internasional Dumai pada paspor salah satu penumpang. Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui pemeriksaan mendalam terhadap seluruh rombongan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kakanim Pekanbaru menjelaskan bahwa mayoritas modus yang ditemukan menggunakan dokumen selain visa haji untuk memasuki Arab Saudi pada musim haji. Praktik tersebut dinilai berisiko karena dapat menimbulkan persoalan hukum maupun kendala perlindungan bagi WNI di luar negeri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Imigrasi Pekanbaru berkomitmen untuk melakukan pengawasan secara maksimal terhadap keberangkatan WNI yang terindikasi akan melaksanakan ibadah haji secara nonprosedural. Langkah ini merupakan bentuk perlindungan negara kepada masyarakat agar terhindar dari potensi permasalahan hukum, penelantaran, maupun kendala di negara tujuan,” ujar Ryang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan bahwa langkah penundaan keberangkatan itu dilaksanakan berdasarkan ketentuan keimigrasian yang berlaku, yakni Undang&#45;Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Ketentuan itu menjadi dasar bagi petugas imigrasi dalam melakukan pemeriksaan, pengawasan, serta penundaan keberangkatan terhadap pihak&#45;pihak yang terindikasi melanggar prosedur keimigrasian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur tawaran keberangkatan haji melalui jalur nonprosedural serta memastikan seluruh dokumen dan proses keberangkatan dilakukan sesuai aturan yang berlaku. (***)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/26285430606-2adbf4f2-4638-45c3-a8c6-8196146922a7.jpeg"/><pubDate>Fri, 22 May 2026 16:45:52 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69752/imigrasi-pekanbaru-tunda-keberangkatan-6-calon-jemaah-haji-nonprosedural-melalui-bandara-ssk-ii-pekanbaru</guid></item><item><title>Kapolsek Cerenti Cek Lahan 6 Hektare untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69751/kapolsek-cerenti-cek-lahan-6-hektare-untuk-dukung-ketahanan-pangan-nasional</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;TELUK KUANTAN (ANews) &#45; Kapolsek Cerenti IPTU Peri Padli memimpin langsung pengecekan lahan ketahanan pangan enam desa di Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Pulau Bayur, Selasa (12/5/2026) siang.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengecekan dilakukan sebagai bentuk dukungan Polsek Cerenti terhadap program ketahanan pangan nasional yang terus digencarkan pemerintah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut mendampingi dalam kegiatan itu, Kanit Reskrim Polsek Cerenti IPDA Toni, S.E, Ps Kanit Binmas Polsek Cerenti AIPDA Harry Rahyudi, serta Bhabinkamtibmas BRIPKA Windrahadi. Hadir pula unsur pemerintahan kecamatan, kepala desa, hingga petugas penyuluh lapangan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan ketahanan pangan yang akan dikelola bersama,” ujar IPTU Peri Padli di sela kegiatan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pengecekan, lahan yang disiapkan memiliki luas sekitar 60 ribu meter persegi atau sekitar 6 hektare. Kondisi lahan disebut telah dibajak dan dibersihkan sehingga siap memasuki tahap pengelolaan berikutnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain pihak kepolisian, kegiatan tersebut juga dihadiri Sekcam Cerenti Alda Marlena, S.E, Kepala Desa Pulau Bayur Dislagana Parce, S.Pd, Kepala Desa Kampung Baru Timur Zulhery, Kepala BPP Rini Widarni, S.P, Kasi PMD Fitriyani, S.E, PPL Desa Koto Cerenti Ferry Hardiansyah, serta Direktur BUMDes Desa Kampung Baru Timur.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan pengecekan berlangsung mulai pukul 12.30 WIB hingga 13.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. (RBI)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/18797611995-img-20260520-wa0004.jpg"/><pubDate>Wed, 20 May 2026 10:25:11 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69751/kapolsek-cerenti-cek-lahan-6-hektare-untuk-dukung-ketahanan-pangan-nasional</guid></item><item><title>Perkumpulan Besar Perantau Kuantan Singingi Yang (Akan) Kita Sebut PB&#45;IKKS</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69750/perkumpulan-besar-perantau-kuantan-singingi-yang-akan-kita-sebut-pbikks</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Oleh : &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;strong&gt;Prof. Dr. Ir. Asdi Agustar, M.Sc.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;MENGAMATI beberapa WA Group perantau asal Kuantan Singingi yang saya ada didalamnya, sepertinya beragam tanggapan dan persepsi serta interpretasi dari para anggota WAG tentang rencana diformalkan “ Paguyuban” perantau (Diaspora) Kuansing yang digagas dengan nama Perkumpulan Besar Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (PB&#45;IKKS). Keberagaman tanggapan tersebut tentu saja karena perbedaan pengetahuan tentang: apa yang dimaksudkan dengan PB&#45;IKKS, Bagaimana Proses kemunculannya dan untuk apa sesungguhnya PB&#45;IKKS itu dibentuk.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai salah seorang yang menginisiasi dibentuknya PB&#45;IKKS, merasa perlu memberikan penjelasan sehingga keraguan dan keberagaman tanggapan, persepsi dan interpretasi tersebut tidak berkembang menjadi keraguan, keengganan apalagi &amp;nbsp;kebencian. Tulisan berikut menguraikan kronologis kesepakatan/persetujuan dan Esensi pokok untuk apa para Perantau Kuansing sepakat/setuju membentuk PB&#45;IKKS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kronologis kesepakatan membentuk PB&#45;IKKS.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tidak berbeda jauh dari etnis lainnya terutama etnis Minang, merantau merupakan bahagian budaya dari orang Kuansing. Merujuk pengertian yang dikemukakan Sosiolog Mukhtar Naim, merantau diartikan pergi dari kampung halaman dengan kemauan sendiri untuk jangka waktu lama atau tidak, dengan tujuan memperbaiki nasib/penghidupan, mencari ilmu dan mencari pengalaman, biasanya dengan maksud untuk kembali pulang. Untuk menjelaskan perantau, sering juga diganti dengan kata DIASPORA, walaupun ada perbedaan makna nya. Perantau hampir selalu ada niat pulang membangun kampung. Sedangkan Diaspora sering sudah menjadi warga (negara) setempat dan tidak pernah tinggal di kampung asal. Generasi ke&#45;2 dan ke&#45;3 Bila yang dimaksud dengan kampung halaman adalah Kabupaten Kuantan Singingi, saya sudah merantau sejak lulus SMP Negeri di Baserah untuk belajar di SMPP Negeri no 49 Pekanbaru. Selanjutnya merantau lagi ke Padang menuntut Ilmu di Universitas Andalas. Merantau lagi ke Philipina dan Queensland Australia juga dalam rangka menuntut ilmu. Setelah itu, banyak rantau tempat saya bermukim baik lama maupun sebentar, didalam maupun di luar negeri. Mencari penghidupan maupun untuk mencari ilmu. Dari berbagai perantauan tersebut, pulangnya sudah ke Padang tidak lagi ke Kuantan Singingi, kampung ibunya anak&#45;anak, tidak lagi ke kampung ibu sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Perantauan yang panjang tersebut, menyebabkan saya tidak banyak lagi dapat berkomunikasi intens dengan berbagai pihak asal Kuantan Singingi terutama yang juga ada diperantauan. Pada tahun 2020, saya diundang dalam WAG Forum Komunikasi Keluarga Kuantan Singingi (sekarang bernama; FORUM IKKS/IWAKUSI INDONESIA) oleh Kkd Arman Lingga Wisnu SE. Beliau kakak kelas saya satu tingkat saat merantau di Pekanbaru, kami belajar di SMPP Negeri 49, beliau aktifis OSIS pada periodenya dengan jabatan Sekretaris umum. Jasa kkd ALW lah saya dengan sejumlah perantau Kuansing diberbagai wilayah di seluruh Indonesia dan juga di Malaysia. Misal nya Yales Veva Jaya Mahe, yang bermukim di Tj.Pinang, Pekanbaru dan Taluk Kuantan. Ustadz Khairudin di Tj.Pinang, Wan Muhammad.Hasyim (SUHU WAN), pengusaha sukses owner 149 Mini Market bermukim di Jakarta, Prof.Ir. Eflita Yohana.Ph.D, GB Undip di Semarang, Ustadz Syahbandar di Batam, Drs. Mahnizar MM di Pelalawan, dan sangat banyak yang lain untuk disebut satu persatu. Ringkasnya, silaturrahmi sesama perantau Kuansing sudah sangat banyak memberikan berkah kepada saya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Intensnya berkomunikasi tidak hanya melalui WAG, berawal dari wabah Covid 19, komunikasi Dalam Jaringan (Daring) di galakkan. Kkd Arman memfasilitasi Zoom Meeting untuk semua perantau Kuansing, khususnya &amp;nbsp;berdiskusi berbagai hal untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Kuansing. Untuk membedakan komunikasi yang dilakukan didalam WAG, kami (saya, kkd Arman, Suhu Wan, Pak Najaris dan Yales Veva) membuat wadah yang kami sebut dengan Forum Diskusi Keluarga Kuantan Singingi Indonesia (FDKKS&#45;Indonesia). Beragam topik sudah dibahas didalam FDKKS&#45;Indonesia; Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, lingkungan dll. Pada bulan Agustus tahun 2024 bertepatan dengan event pacu jalur, FDKKS&#45;Indonesia melakukan pertemuan terbuka di Taluk Kuantan. Pertemuan dalam bentuk sarasehan yang dirangkai dengan penanaman pohon sebagai cerminan perhatian Forum untuk menjaga Lingkungan Hidup di wilayah Kuantan Singingi. Banyak Tokoh Kuansing yang ada diperantauan hadir, termasuk pengurus IKKS Pekanbaru, Pelalawan, Rengat, Duri, Tanjung Pinang Bintan, Batam, Jabodetabek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertemuan tatap muka FDKKS&#45;Indonesia di Taluk Kuantan yang dihadiri berbagai wakil ikatan keluarga perantau Kuansing melahirkan ide agar perantau Kuansing memiliki organisasi yang lebih luas, lintas propinsi dan bahkan lintas negara. Dari situ dimulai diskusi intens tentang seperti apa organisasi dibuat sehingga memiliki cakupan yang lebih luas dan diharapkan memiliki dampak yang lebih besar untuk perantau sendiri dan untuk kemajuan Kabupaten Kuantan Singingi negeri asalnya perantau. Dari serangkaian diskusi &amp;nbsp;yang kami inisiasi (Saya, Suhu Wan dan Kkd Arman Lingga Wisnu) diikuti : IKKS Pekanbaru, IKKS Indragiri Hulu, IKKS Indragiri Hilir, IKKS Pelalawan, IKKS Siak, IKKS Bengkalis, IKKS Dumai, IKKS Rokan Hilir, IKKS Rokan Hulu, IKKS Tualang, IKKS Duri, IKKS JABODETABEK, IWAKUSI Tanjung Pinang&#45;Bintan, IWAKUSI Batam dan PPPKRJ&#45;Jambi, dengan prinsip sukarela membuat persetujuan membentuk Perkumpulan Besar Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (PB&#45;IKKS) .&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena keinginan bersama bahwa PB&#45;IKKS diformulasi sebagai PAGUYUBAN yang memiliki landasan untuk bertindak, sudah disusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dan sudah dibahas didalam rangkaian pertemuan daring yang dihadiri oleh wakil&#45;wakil dari organisasi perantau Kuansing yang menyatakan setuju untuk dibentuk PB&#45;IKKS. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PB&#45;IKKS dan Tujuan pendiriannya.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Perkumpulan Besar IKKS secara hukum dan sosiologi adalah paguyuban yang merupakan organisasi sosial nirlaba yang dibentuk atas dasar ikatan kekeluargaan dan kesamaan asal yaitu Kabupaten Kuantan Singingi. Dalam klasifikasi Sosiologi yang dibuat Ferdinand Tonies, PB&#45;IKKS merupakan organisasi dengan tipe Gemeinschaf &amp;nbsp;dengan ciri , adanya ikatan emosional, kekeluargaan, dan turun temurun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendirian PB&#45;IKKS mengacu &amp;nbsp;kepada Peraturan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2025 Tentang Tata Cara Pengajuan Permohonan Pengesahan, Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar, Dan Berakhirnya Status Badan Hukum Perkumpulan. Pasal 1 &amp;nbsp;ayat (1) Dalam Peraturan Menteri ini disebutkan yang dimaksud dengan Perkumpulan adalah badan hukum yang didirikan oleh sekumpulan orang yang memiliki kesamaan maksud dan tujuan untuk mengembangkan dan memberdayakan anggotanya dan bersifat nirlaba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bertolak dari landasan hukum ini, didalam draft Anggaran Dasar PB&#45;IKKS ditetapkan tujuan pendirian PB&#45;IKKS adalah sebagai berikut :&lt;br&gt;(1)&amp;nbsp;Meningkatkan ikatan silaturrahmi, gotong royong dan kepedulian dan kebersamaan antar masyarakat Kuatan Singingi di perantauan dan di kampung halaman&lt;br&gt;(2)&amp;nbsp;Membina dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat Kuantan Singingi di perantauan dan di kampung halaman agar menjadi manusia beriman, bertaqwa, berilmu dan memiliki kepedulian dan peran aktif dalam pembangunan nasional disegala bidang&lt;br&gt;(3)&amp;nbsp;Mendorong perwujudan peluang usaha dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kuantan Singingi di perantauan dan di kampung halaman.&lt;br&gt;(4)&amp;nbsp;Melestarikan adat istiiadat, budaya, dan agama dalam masyarakat Kuantan Singingi di perantauan dan di kampung halaman&lt;br&gt;(5)&amp;nbsp;Mengembangkan dan mempromosikan seni dan budaya Kuantan Singingi sebagai asset bangsa Negara Republik Indonesia&lt;br&gt;(6)&amp;nbsp;Menjaga dan mengamankan sumberdaya alam dan cagar budaya khususnya di Kabupaten Kuantan Singingi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;(7)&amp;nbsp;Membeikan kontribusi secara aktif dalam berbagai bidang kehidupan baik pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan, politik, hukum, olah raga, agama,Kuantan Singingi Indonesia (FDKKS&#45;Indonesia).&lt;br&gt;Untuk mencapai tujuan, PB&#45;IKKS tersebut, maka direncanakan untuk melakukan usaha :&lt;br&gt;(1)&amp;nbsp;Mengambangkan dan Melestarikan adat dan budaya Kuantan Singingi&lt;br&gt;(2)&amp;nbsp;Mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)&lt;br&gt;(3)&amp;nbsp;Mendirikan Lembaga Advokasi Hukum dalam rangka menegakkan hukum khususnya untuk Masyakat Kuantan Singingi diperantauan dan di kampung halaman&lt;br&gt;(4)&amp;nbsp;Mendirikan Lembaga Pendidikan Non Formal berupa kursus, pelatihan, dan keterampilan lainnya&lt;br&gt;(5)&amp;nbsp;Mendorong berdirinya Koperasi, Lembaga Ekonomi Syari’ah, Bazis dan Yayasan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kuantan Singingi di perantauan dan di kampung halaman&lt;br&gt;(6)&amp;nbsp;Merancang Sistim Informasi dan Teknologi untuk menggerakkan organisasi PB&#45;IKKS&lt;br&gt;(7)&amp;nbsp;Mendorong dan membantu Pendidikan Masyarakat Kuantan Singingi baik Pendidikan formal maupun non formal yang ada diperantauan dan di kampung halaman&lt;br&gt;(8)&amp;nbsp;Mendorong dan membantu peningkatan kualitas Kesehatan Masyarakat Kuantan Singingi yang ada di perantauan dan di kampung halaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Data perkiraan yang didapatkan, jumlah perantau Kuantan Singingi yang tersebar diberbagai wilayah didalam dan di luar negeri lebih kurang 120.000 jiwa. Ini berarti lebih kurang 30 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Kuantan Singingi yang berdasarkan data BPS (2024) berjumlah 360.581 Jiwa. Secara umum jumlah tersebut dapat dipandang sebagai potensi besar yang dapat berkontribusi untuk pembangunan kampung halaman. Dalam lingkup Global, banyak negara didunia memanfaatkan potensi diasporanya untuk memacu pembangunan nasional maupun regional. Sebut saja Cina dan Taiwan misalnya memanfaatkan diaspora untuk kemajuan pembangunan teknologi, Diplomasi &amp;amp; Soft Power, serta ivestasi dan jaringan bisnis. India memanfaatkan diaspora untuk Diplomasi, Investasi dan Remitansi. Philipine, memanfaatkan diaspora untuk Remitansi, dimana 10% dari PDBnya datang dari Remitansi 10 Juta diaspora.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah bahkan membentuk Deprtement of Migrant workers khusus nengurus mereka. Dalam lingkup nasional juga banyak &amp;nbsp;kisah sukses berperannya perantau untuk membangun kampung asalnya. Minang Kabau, Batak Toba, Madura, Bugis adalah diantaranya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perantau Kuantan Singingi memiliki beragam profesi dan status social ekonomi di perantauannya yang tersebar diseluruh wilayah nusantara dan sejumlah di luar negeri. Keberadaan perantau tidak hanya berada dalam lapisan social yang memiliki kemampuan untuk memberikan bantuan kepada pihak lain, tapi juga didapatkan ada yang berada pada lapisan social di perantauannya yang membutuhkan bantuan untuk meningkatkan kesejahteraannya. Kehadiran PB&#45;IKKS dipandang strategis untuk mengkonsolidasikan potensi yang ada sehingga mampu berkontribusi untuk membantu pembangunan di Kampung halaman, dan juga untuk mengatasi persoalan&#45;persoalan para peratau Kuantan Singingi yang berada diperantauannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penutup.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;PB.IKKS tidak hadir tiba&#45;tiba, tapi sudah melalui proses yang panjang melalui keterlibatan perantau Kuantan Singingi baik yang terhimpun dalam sejumlah Ikatan Keluarga Kuantan Singingi maupun atas nama pribadi yang ada di Propinsi Riau, Kepri, Jabodetabek, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah dan bahkan yang ada di Malaysia. Dari proses tersebut melahirkan keinginan untuk berhimpun dalam Perkumpulan Besar. Keinginan tersebut dilakukan dalam bentuk tertulis berupa persetujuan dibentuknya PB&#45;IKKS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;PB&#45;IKKS adalah organisasi paguyuban berbasis daerah asal Kuantan Singingi. Secara sosiologis memiliki type Gemeinschaf &amp;nbsp;dengan ciri , adanya ikatan emosional, kekeluargaan, dan turun temurun diantara anggota. Pendirian PB&#45;IKKS mengacu &amp;nbsp;kepada Peraturan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2025 Tentang Tata Cara Pengajuan Permohonan Pengesahan, Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar, Dan Berakhirnya Status Badan Hukum Perkumpulan. Perkumpulan adalah badan hukum yang didirikan oleh sekumpulan orang yang memiliki kesamaan maksud dan tujuan untuk mengembangkan dan memberdayakan anggotanya dan bersifat nirlaba.&lt;br&gt;Perkumpulan merupakan badan hukum yang didirikan oleh orang&#45;orang yang mempunyai tujuan yang sama secara sukarela. Tidak dipersyaratkan harus ada &amp;nbsp;organisasi yang “berjenjang” untuk membentuk suatu perkumpulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Berdasarkan point 1 dan 2, maka akan dilakukan Musyawarah Nasional bagi para pendiri yang secara sukarela berkomitmen untuk membentuk Perkumpulan Besar Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (PB&#45;IKKS) dengan agenda; menyetujui Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PB, Memilih Ketua Umum untuk menyusun pengurus PB dan memperbincangkan draft Rencana Program Strategis (Renstra) PB&#45;IKKS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua. Aamiin Ya Rabbal Alaminn.(***)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;Penulis adalah Guru Besar Pembangunan Wilayah dan Perdesaan Universitas Andalas, Penggiat Forum Diskusi Keluarga Kuantan Singingi.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/72032883053-prof_asdi_agustar_2.jpeg"/><pubDate>Thu, 14 May 2026 14:33:56 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69750/perkumpulan-besar-perantau-kuantan-singingi-yang-akan-kita-sebut-pbikks</guid></item><item><title>Antusiasme Siswa SDN 002 Pangkalan Baru Warnai Program Nawakara Gemilang di Pekanbaru</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69749/antusiasme-siswa-sdn-002-pangkalan-baru-warnai-program-nawakara-gemilang-di-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU ( ANews) &amp;nbsp;&#45; PT Nawakara Perkasa Nusantara kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Nawakara GEMILANG (Gerakan Muda Indonesia Cemerlang)” yang dilaksanakan di SDN 002 Pangkalan Baru, Jl. Wapres Sudarmono, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, pada Selasa (12/5/2026).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Regional Manager Office Pekanbaru Rizky Iriawan menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kesadaran sosial, serta pemahaman mengenai keamanan, keselamatan, dan kepedulian lingkungan sejak usia dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Program ini hadir sebagai bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pendidikan karakter serta meningkatkan kesadaran siswa sejak usia dini terhadap pentingnya keamanan, keselamatan, dan kepedulian lingkungan. Melalui pendekatan edukatif yang sederhana dan interaktif, para siswa diajak memahami bagaimana menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan berkelanjutan, baik di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang menyasar siswa&#45;siswi kelas 5 Sekolah Dasar ini juga menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas dan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Nawakara Project EMP Bentu, di antaranya Site Manager Hepimas dan Chief Security Budi Handoyo. Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata dukungan perusahaan dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat melalui program edukatif yang memberikan dampak positif secara langsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;General Manager Regional Office Pekanbaru Joni Afrizal menyampaikan bahwa edukasi mengenai keamanan, keselamatan, dan kepedulian lingkungan perlu ditanamkan sejak dini agar anak&#45;anak memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui program Nawakara Gemilang, kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak&#45;anak bahwa keamanan, keselamatan, dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari&#45;hari. Kami berharap edukasi ini dapat membentuk generasi yang lebih peduli, disiplin, dan memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan sekitar,” ungkap Joni.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sepanjang kegiatan, para siswa terlihat aktif dan antusias mengikuti sesi edukasi yang dikemas secara menarik dan aplikatif. Materi yang diberikan meliputi pengenalan lingkungan yang aman dan tidak aman, prosedur dasar menghadapi situasi darurat, pentingnya melapor kepada orang dewasa terpercaya, hingga kebiasaan sederhana menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala SDN 002 Pangkalan Baru Afrianis, S.Pd.I., M.Pd., turut menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, materi mengenai keamanan, keselamatan, dan lingkungan sangat penting namun belum banyak diberikan secara khusus di lingkungan sekolah dasar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian Nawakara terhadap siswa&#45;siswi kami. Materi yang diberikan sangat bermanfaat dan disampaikan dengan cara yang mudah dipahami anak&#45;anak, sehingga mereka terlihat antusias selama kegiatan berlangsung. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan karena memberikan nilai positif bagi pembentukan karakter dan kesadaran anak&#45;anak sejak dini,” tutur Afrianis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program Nawakara Gemilang, Nawakara terus berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, keselamatan, dan lingkungan hidup sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan di wilayah operasionalnya. (*/ Rls)&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/99295994776-img-20260513-wa0220.jpg"/><pubDate>Wed, 13 May 2026 15:36:13 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69749/antusiasme-siswa-sdn-002-pangkalan-baru-warnai-program-nawakara-gemilang-di-pekanbaru</guid></item><item><title>Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69748/media-“homeless”-vs-verifikasi-dewan-pers-smsi-dorong-regulasi-pers-lebih-adaptif-di-era-digital</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA (ANews) &#45; Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Firdaus, didampingi Sekretaris Jenderal Makali Kumar, menyatakan dukungannya terhadap perkembangan media digital independen atau yang disebut sebagai “media homeless” atau New Media di Indonesia.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan media sosial telah melahirkan pola baru dalam penyebaran informasi yang tidak lagi sepenuhnya bergantung pada model media konvensional dengan kantor fisik dan struktur organisasi besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernyataan tersebut disampaikan Firdaus di sela&#45;sela Fun Walk Dewan Pers bersama awak media dan masyarakat dalam rangka memperingati World Press Freedom Day (WPFD) 2026 yang secara internasional diperingati setiap tanggal 3 Mei.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, Firdaus menilai fenomena media homeless merupakan realitas baru dalam dunia pers dan komunikasi publik yang tidak dapat dihindari di tengah perkembangan era digitalisasi. Ia berharap keberadaan media jenis tersebut dapat diterima oleh masyarakat pers nasional, termasuk oleh Dewan Pers, sebagai bagian dari ekosistem media massa modern.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Perkembangan media digital saat ini sudah sangat terbuka. Banyak kreator informasi yang bekerja secara mandiri, tanpa kantor fisik, tetapi mampu menghadirkan informasi secara cepat dan menjangkau audiens luas. Fenomena ini tidak bisa diabaikan,” ujar Firdaus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Fenomena Media “Homeless&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Istilah “media homeless” atau Media Baru merujuk pada saluran informasi atau kreator konten digital yang menyajikan berita maupun informasi layaknya media massa, namun tidak memiliki struktur redaksi konvensional, kantor tetap, maupun sistem administrasi sebagaimana perusahaan pers pada umumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Model ini berkembang pesat melalui platform digital seperti YouTube, TikTok, Instagram, podcast, maupun media sosial lainnya. Sebagian besar dijalankan secara mandiri dari rumah atau secara remote dengan dukungan perangkat digital sederhana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menyampaikan informasi aktual, sebagian kreator juga mengembangkan konten berbasis gaya hidup, home living, dekorasi rumah, hingga aktivitas keseharian yang dikemas secara informatif dan menarik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan kreativitas dan pemanfaatan teknologi, konten tersebut mampu membangun audiens yang besar meskipun diproduksi tanpa fasilitas perusahaan media besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Firdaus, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat kini memiliki alternatif baru dalam memperoleh informasi. Karena itu, regulasi pers dinilai perlu lebih adaptif terhadap perubahan zaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Evaluasi Sistem Verifikasi Media&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Firdaus juga menyinggung sistem verifikasi administrasi media yang diterapkan Dewan Pers. Ia menyebut masih banyak perusahaan pers, khususnya media siber daerah dan media kecil, yang mengalami kesulitan memenuhi persyaratan verifikasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Firdaus menggambarkan kondisi tersebut sebagai bentuk “hambatan administrasi” karena persyaratan yang dianggap cukup berat bagi sebagian pelaku media di tengah tekanan ekonomi industri pers saat ini, sehingga dapat menjadi penghambat kemerdekaan pers.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sehingga syarat verifikasi media, antara lain, harus dievaluasi dan disesuaikan dengan ruh UU Pers. Secara administratif, cukup berbadan hukum dan operasionalnya fokus pada penegakan Kode Etik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dewan Pers tidak perlu masuk ke ranah konstituen seperti urusan newsroom, kompetensi wartawan, apalagi cawe&#45;cawe ikut mengurusi masalah Departemen Tenaga Kerja dan Departemen Kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Verifikasi wajib, dalam rangka pendataan, syarat cukup perusahaan harus berbadan hukum dan Dewan Pers sebagai fasilitator fokus saja pada penegakan etika jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber. Syarat dan ketentuan verifikasi saat ini, menurut Firdaus, banyak kendala.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Banyak media yang tetap menjalankan fungsi jurnalistik dan memberikan informasi kepada masyarakat, tetapi terkendala syarat administratif yang cukup berat. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” kata Firdaus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dorong Revisi Regulasi Pers&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Firdaus berharap Dewan Pers dapat melakukan penyesuaian regulasi agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi informasi dan pola kerja media digital modern.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, verifikasi media sebaiknya tetap menjaga kualitas dan profesionalisme pers, namun tidak menjadi hambatan yang memberatkan bagi perusahaan pers kecil maupun media digital independen. Ia menegaskan bahwa perusahaan pers tetap harus berbadan hukum dan terdata di Dewan Pers sesuai amanat Undang&#45;Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, namun mekanisme verifikasi perlu disederhanakan agar lebih inklusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Terpenting adalah media tetap menjalankan fungsi pers secara bertanggung jawab, menjunjung etika jurnalistik, dan memiliki legalitas sesuai undang&#45;undang. Regulasi harus mampu mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perdebatan mengenai keberadaan media independen dan standar verifikasi pers diperkirakan akan terus berkembang seiring pesatnya transformasi digital di Indonesia. Di satu sisi, verifikasi dinilai penting untuk menjaga kredibilitas dan profesionalisme pers, namun di sisi lain muncul tuntutan agar regulasi lebih fleksibel terhadap model media baru yang lahir dari perkembangan teknologi digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Firdaus juga menyampaikan, ketika syarat dan ketentuan verifikasi media telah disesuaikan dengan ruh UU Pers, diharapkan media baru dapat menjadi bagian dari organisasi konstituen Dewan Pers. Sehingga dengan adanya evaluasi tersebut, tangan Dewan Pers dapat menjangkau media baru, sehingga pendataan yang diamanatkan UU Pers dapat membangun iklim pers Indonesia yang sehat dan merdeka.&lt;strong&gt;(***)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/78027746631-46a0516a-d40d-4b3d-b4eb-63f1a8fef6d8.jpeg"/><pubDate>Mon, 11 May 2026 10:27:50 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69748/media-“homeless”-vs-verifikasi-dewan-pers-smsi-dorong-regulasi-pers-lebih-adaptif-di-era-digital</guid></item><item><title>Maju Kandidat Rektor Unri, Dr Mexsasai Indra S.H M.H: Membangun Unri Berkesinambungan dan Harus Sejalan Dengan Kemendiktisaintek</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69747/maju-kandidat-rektor-unri-dr-mexsasai-indra-sh-mh-membangun-unri-berkesinambungan-dan-harus-sejalan-dengan-kemendiktisaintek</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) &#45; Dr Mexsasai Indra S.H, M.H yang kini menjabat Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Riau (Unri) menyatakan tekad dan merasa sudah mantap untuk maju sebagai salah seorang kandidat Rektor Unri priode empat tahun ke depan.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai wujud dirinya siap maju tersebut, Mexsasai bersama pendukungnya datang langsung mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor Unri periode 2026&#45;2030 ke Sekretariat Panitia Pemilihan Rektor, Jumat (8/5/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Untuk mengembangkan dan memajukan Unri ke depan yang dibutuhkan pada saat ini adalah kesinambungan kepemimpinan di kampus serta harus sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek),” ujar Mexsasai menjawab wartawan &lt;i&gt;&lt;strong&gt;AmanahNews&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; usai mendaftar sebagai kandidat rektor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam prosesi pendaftaran sebagai calon Rektor Unri itu, Mexsasai kemaren tiba bersama tim di Sekretariat Panitia Pemilihan Rektor usai shalat Jumat dan disambut langsung Ketua Panitia Pemilihan Rektor Dr HM Rasuli SE MSi Ak CA ACPA didampingi panitia lain, yakni Prof Dr Nazaruddin ST MT, Dr Imran M MSc, dan Dr Dodi Haryono SHI SH MH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara Mexsasai tampak juga didampingi sejumlah pimpinan kampus dan dosen dari berbagai fakultas. Di antaranya Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Yuana Nurulita SSi MSi PhD, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Dr Hermandra MA, serta para dosen di lingkungan Unri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Harus ada estafet kepemimpinan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkait dengan proses pemilihan Rektor Unri, Mexsasai berharap agar proses pemilihannya berjalan lancar, damai, dan sesuai aturan. Ia juga menyampaikan keinginannya untuk melanjutkan berbagai program&amp;nbsp; yang sudah ada dan telah dijalankan oleh pimpinan universitas saat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Berbagai program yang telah dibangun selama kepemimpinan Rektor Prof Dr Sri Indarti S.E, M.Si saat ini perlu diteruskan dan terus diperkuat agar perkembangan Unri berjalan berkesinambungan. Sebab, pembangunan satu kampus tidak bisa dilakukan terputus, akan tetapi harus melalui estafet kepemimpinan yang berkelanjutan,” tegas Mexsasai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, tambah Mexsasai, ia memiliki keyakinan untuk maju karena pengalaman yang dimilikinya selama berkiprah di lingkungan Unri dengan beragam posisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di antaranya, kata dia sejumlah posisi strategis yang pernah diemban mulai dari sekretaris program magister, kurator program studi, Wakil Dekan Bidang Akademik, Dekan Fakultas Hukum, hingga saat ini sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik di Unri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Insya Allah dengan pengalaman tersebut, saya merasa cukup memahami tantangan dan kebutuhan yang ada di lingkungan kampus ini. Selain itu, diharapkan kampus ini terus berkembang dan semakin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Riau,” tambah Mexsasai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia mengakui, selain kesinambungan yang dewasa ini adalah bagaimana agar arah pengembangan Unri ke depan harus sejalan dengan kebijakan Kemendiktisaintek, terutama dalam menghadirkan kampus yang berdampak langsung bagi masyarakat. (&lt;strong&gt;ZET)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/47232601512-a6a14760-6ea9-41b7-b15e-8299f0ca066b.jpeg"/><pubDate>Sat, 09 May 2026 12:44:18 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69747/maju-kandidat-rektor-unri-dr-mexsasai-indra-sh-mh-membangun-unri-berkesinambungan-dan-harus-sejalan-dengan-kemendiktisaintek</guid></item><item><title>Nawakara Dorong Kesiapan Indonesia Hadapi Era AI di Forum Global Singapura</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69746/nawakara-dorong-kesiapan-indonesia-hadapi-era-ai-di-forum-global-singapura</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;SINGAPURA ( ANews) – Transformasi industri berbasis Artificial Intelligence (AI) menjadi sorotan utama dalam Global AI+IoT Ecology Summit 2026 yang digelar di Pan Pacific Singapore. Dalam forum internasional tersebut, President Director &amp;amp; CEO PT Nawakara Perkasa Nusantara, Dino B. Hindarto, S.T., ICPS, hadir sebagai keynote speaker dan menyampaikan pandangan strategis mengenai dampak AI terhadap industri serta kesiapan Indonesia menghadapi perubahan tersebut.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara yang diselenggarakan oleh Zhejiang Entrepreneurs Center ini mempertemukan para pemimpin industri, pakar AI+IoT, serta lebih dari 300 perwakilan bisnis dari berbagai negara untuk membahas perkembangan teknologi dan implementasinya di sektor industri, termasuk keamanan, manufaktur, dan layanan digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pidatonya bertajuk “AI Impact on Our Industry and How Indonesia Prepares for the Challenge”, Dino menegaskan bahwa dunia saat ini berada pada titik transformasi besar yang setara dengan revolusi listrik dan internet. Menurutnya, AI bukan lagi sekadar konsep masa depan, melainkan telah menjadi kekuatan nyata yang mengubah cara bisnis beroperasi, mengambil keputusan, hingga menciptakan nilai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“AI memungkinkan kita beralih dari sistem kerja yang reaktif menjadi prediktif dan preventif. Ini mengubah cara kita mengelola risiko, meningkatkan efisiensi operasional, serta memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik,” ujar Dino.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan bahwa dalam industri, khususnya sektor keamanan dan layanan, AI berperan penting dalam meningkatkan akurasi analisis, otomatisasi proses, hingga optimalisasi produktivitas. Pekerjaan yang bersifat repetitif kini mulai digantikan oleh mesin, sehingga sumber daya manusia dapat difokuskan pada fungsi strategis seperti pengambilan keputusan, kepemimpinan, dan interaksi manusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun demikian, Dino menekankan bahwa transformasi ini tidak semata&#45;mata soal teknologi, melainkan juga kesiapan manusia. “AI tidak menggantikan kepemimpinan, etika, dan tanggung jawab. Justru AI memperkuat peran mereka yang siap, dan menjadi tantangan bagi yang tidak siap,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjawab tantangan tersebut, Dino memaparkan empat pilar utama kesiapan Indonesia dalam menghadapi era AI. Pertama, Indonesia memiliki keunggulan demografis dengan populasi muda yang adaptif terhadap teknologi digital. Kedua, peningkatan literasi AI dan program reskilling tenaga kerja mulai digalakkan melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan sektor industri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga, penguatan ekosistem digital terus berkembang, ditandai dengan pertumbuhan infrastruktur cloud, pusat data, startup, serta pusat inovasi yang memungkinkan akses teknologi lebih luas, termasuk bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Keempat, aspek regulasi dan tata kelola mulai diperkuat untuk memastikan penggunaan AI yang etis, aman, dan bertanggung jawab, khususnya terkait privasi data dan keamanan siber.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Dino mengingatkan bahwa keberhasilan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kecepatan adopsi teknologi, tetapi juga oleh kebijaksanaan dalam pemanfaatannya. AI, menurutnya, harus mampu mendorong pertumbuhan inklusif, meningkatkan ketahanan industri, serta memperkuat daya saing di tingkat regional dan global.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“AI bukan ancaman bagi industri kita. Yang menjadi ancaman adalah sikap terlena. Jika kita mampu menggabungkan teknologi dengan talenta, inovasi dengan etika, serta kecepatan dengan tujuan yang jelas, Indonesia tidak hanya akan beradaptasi tetapi juga memimpin di era AI,” ungkap Dino.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Partisipasi Nawakara dalam forum global ini sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong inovasi keamanan berbasis teknologi serta memperkuat kolaborasi internasional, khususnya di kawasan Asia Tenggara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui momentum ini, Indonesia diharapkan dapat terus mempercepat transformasi digital secara strategis dan berkelanjutan, menjadikan AI sebagai enabler utama dalam membangun masa depan industri yang lebih cerdas, aman, dan kompetitif. *** (Rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/42698217442-img-20260508-wa0206.jpg"/><pubDate>Fri, 08 May 2026 14:42:36 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69746/nawakara-dorong-kesiapan-indonesia-hadapi-era-ai-di-forum-global-singapura</guid></item><item><title>PWI Riau Gelar HPN 2026 dan HUT ke&#45;80, Satukan Insan Pers dalam Semangat Kebersamaan</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69745/pwi-riau-gelar-hpn-2026-dan-hut-ke80-satukan-insan-pers-dalam-semangat-kebersamaan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tingkat Provinsi Riau sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan di Sekretariat PWI Riau, Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Kamis (7/5/2026).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengusung tema “Eratkan Persatuan Sesama Anggota dan Mitra PWI”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi bagi insan pers di tengah tantangan dunia komunikasi dan arus informasi yang semakin cepat dan kompleks.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dalam suasana sederhana namun sarat makna.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tantangan pers hari ini semakin kompleks. Arus komunikasi begitu cepat. Pers tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga harus berani dan bertanggung jawab. Momentum ini menjadi refleksi untuk meningkatkan kapasitas, menjaga integritas dan memperkuat solidaritas sesama insan pers,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, rangkaian kegiatan HPN dan HUT PWI tidak hanya diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi, namun juga menjadi ruang silaturahmi dan diskusi bersama tokoh masyarakat serta para stakeholder terkait persoalan dan masa depan pers di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, kegiatan turut diramaikan dengan agenda olahraga dan pertandingan domino sebagai upaya mempererat kebersamaan antaranggota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pers tidak kuat karena personal insan pers semata, tetapi dibangun dari soliditas dan kebersamaan organisasi,” sebut Raja Isyam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Terima kasih kepada seluruh teman&#45;teman dan pihak yang telah berkontribusi dalam acara ini. Semoga PWI dan seluruh insan pers semakin jaya di masa yang akan datang serta mampu menjawab tantangan masa depan yang semakin berat. Kita harus tetap semangat, menjaga marwah pers serta integritas kita,” tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Pemerintah Provinsi Riau yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Riau, Supriadi mengatakan pers memiliki posisi strategis dalam perjalanan pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pers menjadi bagian penting sebagai kontrol sosial sekaligus mitra pemerintah dalam menyampaikan program dan kebijakan kepada masyarakat demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pers memiliki peran strategis dalam penyebaran informasi kepada masyarakat. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada insan pers yang telah berkontribusi bagi pemerintah dan masyarakat Riau. Semoga sinergi ini terus terjalin dalam menciptakan keterbukaan dan tanggung jawab bersama demi kemajuan daerah,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah undangan dan stakeholder, di antaranya perwakilan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Forkopimda Provinsi Riau, Ketua DPH Lembaga Adat Melayu Riau, perwakilan Polda Riau, perwakilan PWI Pusat, senator asal Riau sekaligus wartawan senior Abdul Hamid, anggota DPRD Provinsi Riau, tokoh masyarakat, Para mitra media PWI (IJTI, SMSI, AJI, RRI, LKBN Antara), Kominfo Kota Pekanbaru, dewan penasehat serta dewan kehormatan PWI Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu hadir pula mitra strategis PWI Riau seperti PT SPR, SKK Migas Sumbagut, RAPP, dan PTPN IV serta Pertamina Hulu Rokan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara berlangsung penuh khidmat dan ditutup dengan doa bersama, pemotongan tumpeng serta diskusi santai antara stakeholder dan insan media sebagai simbol penguatan sinergi dan kebersamaan.&lt;strong&gt; (***)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/42327358896-img_9630.jpeg"/><pubDate>Thu, 07 May 2026 14:32:47 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69745/pwi-riau-gelar-hpn-2026-dan-hut-ke80-satukan-insan-pers-dalam-semangat-kebersamaan</guid></item><item><title>Tahlil “Nujuh Hari” Zulmansyah Sekedang, Testimoni Anggota PWI Riau yang Hadir Penuh Haru</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69744/tahlil-“nujuh-hari”-zulmansyah-sekedang-testimoni-anggota-pwi-riau-yang-hadir-penuh-haru</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) &#45; Suasana duka masih terasa kental dalam tahlil hari ketujuh almarhum Sekjen PWI Pusar, Zulmansyah Sekedang, yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau di sekretariat PWI Riau, Jalan Arifin Ahmad, Jumat (24/4/2026).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lantunan doa dan tahlil yang menggema dari para wartawan, senior, serta keluarga besar PWI menjadi momen penuh haru untuk mengenang sosok yang dikenal berdedikasi tinggi di dunia jurnalistik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, tampak tak kuasa menahan kesedihan. Dengan suara bergetar, ia mengenang almarhum sebagai sahabat sekaligus rekan seperjuangan sejak awal meniti karier.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Beliau bukan hanya kolega, tapi sahabat dekat. Kami tumbuh bersama di dunia jurnalistik. Sosok pekerja keras, penuh dedikasi, dan selalu memikirkan organisasi,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, almarhum adalah figur yang tak kenal lelah memperjuangkan marwah pers serta memperkuat solidaritas antarwartawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana semakin haru ketika Anggota Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, Helmi Burman, menyampaikan kenangannya. Air matanya tak terbendung saat mengingat kebersamaan panjang dengan almarhum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Beliau pekerja keras. Saya pernah menjadi pimpinannya di salah satu media. Hampir setiap hari kami berkomunikasi,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Helmi yang juga pernah menjabat sebagai Ketua PWI Riau itu menambahkan, almarhum merupakan sosok yang memiliki komitmen kuat terhadap dunia pers dan organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sejak beliau menjadi Sekjen, saya melihat betul bagaimana totalitasnya untuk PWI. Dia bukan hanya bekerja, tapi benar&#45;benar berjuang untuk organisasi. Sosok seperti ini yang sulit tergantikan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Berintegritas&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Dewan Kehormatan PWI Riau, Zufra Irwan, juga mengenang almarhum sebagai sosok multi talenta yang menjunjung tinggi integritas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya mengenal beliau sejak 1997. Tidak pernah ada hal negatif dari beliau. Integritasnya luar biasa,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, anggota DK PWI Riau, Zulkani, mengusulkan agar nama almarhum diabadikan sebagai bentuk penghormatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya usul ruang rapat Wartawan PWI Riau diberi nama Zulmansyah,&quot; katanya singkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenangan juga datang dari wartawan senior, Luna, yang pernah bekerja bersama almarhum di salah satu media. Ia menyebut Zulmansyah sebagai pribadi hangat dan penuh semangat dalam bekerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Duka mendalam turut dirasakan para staf sekretariat PWI Riau. Mereka menganggap almarhum bukan sekadar pimpinan, tetapi sudah seperti orang tua sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Beliau sangat dekat dengan kami,&quot; ujar salah satu staf, Tiwi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wartawan senior lainnya, Muhammad Amin, menilai almarhum memiliki keistimewaan dalam dunia jurnalistik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Beliau pandai menjaga narasumber dan menuliskannya dengan baik. Bahkan bukan sekadar wartawan, tapi juga sastrawan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepergian Zulmansyah Sekedang menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar PWI di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Zulmansyah Sekedang merupakan wartawan kelahiran Aceh Tenggara yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat masa bakti 2025&#45;2030.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua PWI Riau selama dua periode, yakni 2017&#45;2022 dan 2022&#45;2027.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Almarhum meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB di RS Budi Kemuliaan, Jakarta, akibat serangan jantung. (&lt;strong&gt;***)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/25893150066-d2b2da3c-f096-4ea5-a196-ad84d2062846.jpeg"/><pubDate>Fri, 24 Apr 2026 19:25:14 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69744/tahlil-“nujuh-hari”-zulmansyah-sekedang-testimoni-anggota-pwi-riau-yang-hadir-penuh-haru</guid></item><item><title>Cintai Lingkungan Sejak Dini, Pembibitan Mangrove MSB Perkuat Ekosistem Pesisir Siak</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69743/cintai-lingkungan-sejak-dini-pembibitan-mangrove-msb-perkuat-ekosistem-pesisir-siak</link><description>SIAK (A/News) &#45; Puluhan peserta Sekolah Alam Mangrove Sungai Bersejarah (MSB) melakukan pembibitan mangrove di Kampung Kayu Ara Permai, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Minggu (19/4/2026), sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem pesisir yang menopang aktivitas ekonomi dan melindungi kawasan sekitar.

Kegiatan pertemuan ke&#45;77 itu diisi praktik lapangan, mulai dari penanaman propagul bakau, api&#45;api, hingga nyirih ke dalam polybag berlumpur. Sejumlah peserta juga mengukur dan mencatat pertumbuhan bibit sebagai bagian dari pembelajaran dasar konservasi.

Selain itu, peserta mengikuti sesi kelas alam di ruang terbuka. Mereka duduk melingkar mendengarkan penjelasan fasilitator mengenai fungsi mangrove sebagai pelindung abrasi, habitat biota, sekaligus penopang ekonomi masyarakat pesisir.

Program Sekolah Alam MSB merupakan mitra PT Imbang Tata Alam yang dijalankan di sekitar wilayah operasional perusahaan. Penguatan ekosistem pesisir ini berperan dalam melindungi kawasan dari abrasi serta menjaga stabilitas lingkungan, yang turut mendukung kelancaran aktivitas operasional energi di wilayah pesisir.


Salah seorang peserta, Ainun Ahaddia, mengatakan kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena dilakukan langsung di alam. 

“Kami sangat senang bisa bersekolah di alam. Hari ini kami kembali melanjutkan kegiatan menabung lumpur sebagai bagian dari program Bank Mangrove. Dalam kegiatan ini, kami berlomba&#45;lomba menabung lumpur atau membibit mangrove sebanyak mungkin,” ujarnya.

Menurut Ainun, kegiatan tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi peserta. 

“Selain bermanfaat untuk lingkungan, hasil dari kegiatan ini juga bisa kami tabung menjadi uang yang nantinya dapat digunakan untuk tamasya atau memenuhi kebutuhan lainnya,” kata dia.

Mangrove Officer Siak Pelalawan Landscape Program, Khaidir, mengatakan pendekatan praktik langsung membuat peserta lebih mudah memahami peran mangrove. 

“Mereka tidak hanya belajar, tetapi melihat langsung bagaimana mangrove tumbuh dan apa manfaatnya bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, mangrove memiliki nilai ekonomi karena berkaitan dengan perikanan, perlindungan garis pantai, hingga potensi wisata berbasis lingkungan. “Kalau dijaga, manfaatnya kembali ke masyarakat,” kata Khaidir.

CSR &amp; Communication Division Manager EMP, Iman Soerjasantosa, menyebut ekosistem mangrove juga berfungsi menjaga keseimbangan kawasan pesisir yang berdekatan dengan aktivitas industri. Keberadaan mangrove, kata dia, membantu mengurangi risiko abrasi yang dapat mengganggu kawasan pesisir serta berkontribusi dalam penyerapan karbon.

“Upaya ini penting untuk menjaga lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi dan energi di wilayah pesisir,” ujar Iman. (HNS/ANews)</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/73840534030-mangrove_msb_03.jpeg"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 11:30:03 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69743/cintai-lingkungan-sejak-dini-pembibitan-mangrove-msb-perkuat-ekosistem-pesisir-siak</guid></item></channel></rss>