<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://amanahnews.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://amanahnews.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Perkumpulan Besar Perantau Kuantan Singingi Yang (Akan) Kita Sebut PB&#45;IKKS</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69750/perkumpulan-besar-perantau-kuantan-singingi-yang-akan-kita-sebut-pbikks</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Oleh : &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;strong&gt;Prof. Dr. Ir. Asdi Agustar, M.Sc.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;MENGAMATI beberapa WA Group perantau asal Kuantan Singingi yang saya ada didalamnya, sepertinya beragam tanggapan dan persepsi serta interpretasi dari para anggota WAG tentang rencana diformalkan “ Paguyuban” perantau (Diaspora) Kuansing yang digagas dengan nama Perkumpulan Besar Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (PB&#45;IKKS). Keberagaman tanggapan tersebut tentu saja karena perbedaan pengetahuan tentang: apa yang dimaksudkan dengan PB&#45;IKKS, Bagaimana Proses kemunculannya dan untuk apa sesungguhnya PB&#45;IKKS itu dibentuk.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai salah seorang yang menginisiasi dibentuknya PB&#45;IKKS, merasa perlu memberikan penjelasan sehingga keraguan dan keberagaman tanggapan, persepsi dan interpretasi tersebut tidak berkembang menjadi keraguan, keengganan apalagi &amp;nbsp;kebencian. Tulisan berikut menguraikan kronologis kesepakatan/persetujuan dan Esensi pokok untuk apa para Perantau Kuansing sepakat/setuju membentuk PB&#45;IKKS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kronologis kesepakatan membentuk PB&#45;IKKS.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tidak berbeda jauh dari etnis lainnya terutama etnis Minang, merantau merupakan bahagian budaya dari orang Kuansing. Merujuk pengertian yang dikemukakan Sosiolog Mukhtar Naim, merantau diartikan pergi dari kampung halaman dengan kemauan sendiri untuk jangka waktu lama atau tidak, dengan tujuan memperbaiki nasib/penghidupan, mencari ilmu dan mencari pengalaman, biasanya dengan maksud untuk kembali pulang. Untuk menjelaskan perantau, sering juga diganti dengan kata DIASPORA, walaupun ada perbedaan makna nya. Perantau hampir selalu ada niat pulang membangun kampung. Sedangkan Diaspora sering sudah menjadi warga (negara) setempat dan tidak pernah tinggal di kampung asal. Generasi ke&#45;2 dan ke&#45;3 Bila yang dimaksud dengan kampung halaman adalah Kabupaten Kuantan Singingi, saya sudah merantau sejak lulus SMP Negeri di Baserah untuk belajar di SMPP Negeri no 49 Pekanbaru. Selanjutnya merantau lagi ke Padang menuntut Ilmu di Universitas Andalas. Merantau lagi ke Philipina dan Queensland Australia juga dalam rangka menuntut ilmu. Setelah itu, banyak rantau tempat saya bermukim baik lama maupun sebentar, didalam maupun di luar negeri. Mencari penghidupan maupun untuk mencari ilmu. Dari berbagai perantauan tersebut, pulangnya sudah ke Padang tidak lagi ke Kuantan Singingi, kampung ibunya anak&#45;anak, tidak lagi ke kampung ibu sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Perantauan yang panjang tersebut, menyebabkan saya tidak banyak lagi dapat berkomunikasi intens dengan berbagai pihak asal Kuantan Singingi terutama yang juga ada diperantauan. Pada tahun 2020, saya diundang dalam WAG Forum Komunikasi Keluarga Kuantan Singingi (sekarang bernama; FORUM IKKS/IWAKUSI INDONESIA) oleh Kkd Arman Lingga Wisnu SE. Beliau kakak kelas saya satu tingkat saat merantau di Pekanbaru, kami belajar di SMPP Negeri 49, beliau aktifis OSIS pada periodenya dengan jabatan Sekretaris umum. Jasa kkd ALW lah saya dengan sejumlah perantau Kuansing diberbagai wilayah di seluruh Indonesia dan juga di Malaysia. Misal nya Yales Veva Jaya Mahe, yang bermukim di Tj.Pinang, Pekanbaru dan Taluk Kuantan. Ustadz Khairudin di Tj.Pinang, Wan Muhammad.Hasyim (SUHU WAN), pengusaha sukses owner 149 Mini Market bermukim di Jakarta, Prof.Ir. Eflita Yohana.Ph.D, GB Undip di Semarang, Ustadz Syahbandar di Batam, Drs. Mahnizar MM di Pelalawan, dan sangat banyak yang lain untuk disebut satu persatu. Ringkasnya, silaturrahmi sesama perantau Kuansing sudah sangat banyak memberikan berkah kepada saya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Intensnya berkomunikasi tidak hanya melalui WAG, berawal dari wabah Covid 19, komunikasi Dalam Jaringan (Daring) di galakkan. Kkd Arman memfasilitasi Zoom Meeting untuk semua perantau Kuansing, khususnya &amp;nbsp;berdiskusi berbagai hal untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Kuansing. Untuk membedakan komunikasi yang dilakukan didalam WAG, kami (saya, kkd Arman, Suhu Wan, Pak Najaris dan Yales Veva) membuat wadah yang kami sebut dengan Forum Diskusi Keluarga Kuantan Singingi Indonesia (FDKKS&#45;Indonesia). Beragam topik sudah dibahas didalam FDKKS&#45;Indonesia; Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, lingkungan dll. Pada bulan Agustus tahun 2024 bertepatan dengan event pacu jalur, FDKKS&#45;Indonesia melakukan pertemuan terbuka di Taluk Kuantan. Pertemuan dalam bentuk sarasehan yang dirangkai dengan penanaman pohon sebagai cerminan perhatian Forum untuk menjaga Lingkungan Hidup di wilayah Kuantan Singingi. Banyak Tokoh Kuansing yang ada diperantauan hadir, termasuk pengurus IKKS Pekanbaru, Pelalawan, Rengat, Duri, Tanjung Pinang Bintan, Batam, Jabodetabek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertemuan tatap muka FDKKS&#45;Indonesia di Taluk Kuantan yang dihadiri berbagai wakil ikatan keluarga perantau Kuansing melahirkan ide agar perantau Kuansing memiliki organisasi yang lebih luas, lintas propinsi dan bahkan lintas negara. Dari situ dimulai diskusi intens tentang seperti apa organisasi dibuat sehingga memiliki cakupan yang lebih luas dan diharapkan memiliki dampak yang lebih besar untuk perantau sendiri dan untuk kemajuan Kabupaten Kuantan Singingi negeri asalnya perantau. Dari serangkaian diskusi &amp;nbsp;yang kami inisiasi (Saya, Suhu Wan dan Kkd Arman Lingga Wisnu) diikuti : IKKS Pekanbaru, IKKS Indragiri Hulu, IKKS Indragiri Hilir, IKKS Pelalawan, IKKS Siak, IKKS Bengkalis, IKKS Dumai, IKKS Rokan Hilir, IKKS Rokan Hulu, IKKS Tualang, IKKS Duri, IKKS JABODETABEK, IWAKUSI Tanjung Pinang&#45;Bintan, IWAKUSI Batam dan PPPKRJ&#45;Jambi, dengan prinsip sukarela membuat persetujuan membentuk Perkumpulan Besar Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (PB&#45;IKKS) .&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena keinginan bersama bahwa PB&#45;IKKS diformulasi sebagai PAGUYUBAN yang memiliki landasan untuk bertindak, sudah disusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dan sudah dibahas didalam rangkaian pertemuan daring yang dihadiri oleh wakil&#45;wakil dari organisasi perantau Kuansing yang menyatakan setuju untuk dibentuk PB&#45;IKKS. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PB&#45;IKKS dan Tujuan pendiriannya.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Perkumpulan Besar IKKS secara hukum dan sosiologi adalah paguyuban yang merupakan organisasi sosial nirlaba yang dibentuk atas dasar ikatan kekeluargaan dan kesamaan asal yaitu Kabupaten Kuantan Singingi. Dalam klasifikasi Sosiologi yang dibuat Ferdinand Tonies, PB&#45;IKKS merupakan organisasi dengan tipe Gemeinschaf &amp;nbsp;dengan ciri , adanya ikatan emosional, kekeluargaan, dan turun temurun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendirian PB&#45;IKKS mengacu &amp;nbsp;kepada Peraturan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2025 Tentang Tata Cara Pengajuan Permohonan Pengesahan, Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar, Dan Berakhirnya Status Badan Hukum Perkumpulan. Pasal 1 &amp;nbsp;ayat (1) Dalam Peraturan Menteri ini disebutkan yang dimaksud dengan Perkumpulan adalah badan hukum yang didirikan oleh sekumpulan orang yang memiliki kesamaan maksud dan tujuan untuk mengembangkan dan memberdayakan anggotanya dan bersifat nirlaba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bertolak dari landasan hukum ini, didalam draft Anggaran Dasar PB&#45;IKKS ditetapkan tujuan pendirian PB&#45;IKKS adalah sebagai berikut :&lt;br&gt;(1)&amp;nbsp;Meningkatkan ikatan silaturrahmi, gotong royong dan kepedulian dan kebersamaan antar masyarakat Kuatan Singingi di perantauan dan di kampung halaman&lt;br&gt;(2)&amp;nbsp;Membina dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat Kuantan Singingi di perantauan dan di kampung halaman agar menjadi manusia beriman, bertaqwa, berilmu dan memiliki kepedulian dan peran aktif dalam pembangunan nasional disegala bidang&lt;br&gt;(3)&amp;nbsp;Mendorong perwujudan peluang usaha dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kuantan Singingi di perantauan dan di kampung halaman.&lt;br&gt;(4)&amp;nbsp;Melestarikan adat istiiadat, budaya, dan agama dalam masyarakat Kuantan Singingi di perantauan dan di kampung halaman&lt;br&gt;(5)&amp;nbsp;Mengembangkan dan mempromosikan seni dan budaya Kuantan Singingi sebagai asset bangsa Negara Republik Indonesia&lt;br&gt;(6)&amp;nbsp;Menjaga dan mengamankan sumberdaya alam dan cagar budaya khususnya di Kabupaten Kuantan Singingi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;(7)&amp;nbsp;Membeikan kontribusi secara aktif dalam berbagai bidang kehidupan baik pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan, politik, hukum, olah raga, agama,Kuantan Singingi Indonesia (FDKKS&#45;Indonesia).&lt;br&gt;Untuk mencapai tujuan, PB&#45;IKKS tersebut, maka direncanakan untuk melakukan usaha :&lt;br&gt;(1)&amp;nbsp;Mengambangkan dan Melestarikan adat dan budaya Kuantan Singingi&lt;br&gt;(2)&amp;nbsp;Mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)&lt;br&gt;(3)&amp;nbsp;Mendirikan Lembaga Advokasi Hukum dalam rangka menegakkan hukum khususnya untuk Masyakat Kuantan Singingi diperantauan dan di kampung halaman&lt;br&gt;(4)&amp;nbsp;Mendirikan Lembaga Pendidikan Non Formal berupa kursus, pelatihan, dan keterampilan lainnya&lt;br&gt;(5)&amp;nbsp;Mendorong berdirinya Koperasi, Lembaga Ekonomi Syari’ah, Bazis dan Yayasan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kuantan Singingi di perantauan dan di kampung halaman&lt;br&gt;(6)&amp;nbsp;Merancang Sistim Informasi dan Teknologi untuk menggerakkan organisasi PB&#45;IKKS&lt;br&gt;(7)&amp;nbsp;Mendorong dan membantu Pendidikan Masyarakat Kuantan Singingi baik Pendidikan formal maupun non formal yang ada diperantauan dan di kampung halaman&lt;br&gt;(8)&amp;nbsp;Mendorong dan membantu peningkatan kualitas Kesehatan Masyarakat Kuantan Singingi yang ada di perantauan dan di kampung halaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Data perkiraan yang didapatkan, jumlah perantau Kuantan Singingi yang tersebar diberbagai wilayah didalam dan di luar negeri lebih kurang 120.000 jiwa. Ini berarti lebih kurang 30 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Kuantan Singingi yang berdasarkan data BPS (2024) berjumlah 360.581 Jiwa. Secara umum jumlah tersebut dapat dipandang sebagai potensi besar yang dapat berkontribusi untuk pembangunan kampung halaman. Dalam lingkup Global, banyak negara didunia memanfaatkan potensi diasporanya untuk memacu pembangunan nasional maupun regional. Sebut saja Cina dan Taiwan misalnya memanfaatkan diaspora untuk kemajuan pembangunan teknologi, Diplomasi &amp;amp; Soft Power, serta ivestasi dan jaringan bisnis. India memanfaatkan diaspora untuk Diplomasi, Investasi dan Remitansi. Philipine, memanfaatkan diaspora untuk Remitansi, dimana 10% dari PDBnya datang dari Remitansi 10 Juta diaspora.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah bahkan membentuk Deprtement of Migrant workers khusus nengurus mereka. Dalam lingkup nasional juga banyak &amp;nbsp;kisah sukses berperannya perantau untuk membangun kampung asalnya. Minang Kabau, Batak Toba, Madura, Bugis adalah diantaranya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perantau Kuantan Singingi memiliki beragam profesi dan status social ekonomi di perantauannya yang tersebar diseluruh wilayah nusantara dan sejumlah di luar negeri. Keberadaan perantau tidak hanya berada dalam lapisan social yang memiliki kemampuan untuk memberikan bantuan kepada pihak lain, tapi juga didapatkan ada yang berada pada lapisan social di perantauannya yang membutuhkan bantuan untuk meningkatkan kesejahteraannya. Kehadiran PB&#45;IKKS dipandang strategis untuk mengkonsolidasikan potensi yang ada sehingga mampu berkontribusi untuk membantu pembangunan di Kampung halaman, dan juga untuk mengatasi persoalan&#45;persoalan para peratau Kuantan Singingi yang berada diperantauannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penutup.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;PB.IKKS tidak hadir tiba&#45;tiba, tapi sudah melalui proses yang panjang melalui keterlibatan perantau Kuantan Singingi baik yang terhimpun dalam sejumlah Ikatan Keluarga Kuantan Singingi maupun atas nama pribadi yang ada di Propinsi Riau, Kepri, Jabodetabek, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah dan bahkan yang ada di Malaysia. Dari proses tersebut melahirkan keinginan untuk berhimpun dalam Perkumpulan Besar. Keinginan tersebut dilakukan dalam bentuk tertulis berupa persetujuan dibentuknya PB&#45;IKKS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;PB&#45;IKKS adalah organisasi paguyuban berbasis daerah asal Kuantan Singingi. Secara sosiologis memiliki type Gemeinschaf &amp;nbsp;dengan ciri , adanya ikatan emosional, kekeluargaan, dan turun temurun diantara anggota. Pendirian PB&#45;IKKS mengacu &amp;nbsp;kepada Peraturan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2025 Tentang Tata Cara Pengajuan Permohonan Pengesahan, Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar, Dan Berakhirnya Status Badan Hukum Perkumpulan. Perkumpulan adalah badan hukum yang didirikan oleh sekumpulan orang yang memiliki kesamaan maksud dan tujuan untuk mengembangkan dan memberdayakan anggotanya dan bersifat nirlaba.&lt;br&gt;Perkumpulan merupakan badan hukum yang didirikan oleh orang&#45;orang yang mempunyai tujuan yang sama secara sukarela. Tidak dipersyaratkan harus ada &amp;nbsp;organisasi yang “berjenjang” untuk membentuk suatu perkumpulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Berdasarkan point 1 dan 2, maka akan dilakukan Musyawarah Nasional bagi para pendiri yang secara sukarela berkomitmen untuk membentuk Perkumpulan Besar Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (PB&#45;IKKS) dengan agenda; menyetujui Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PB, Memilih Ketua Umum untuk menyusun pengurus PB dan memperbincangkan draft Rencana Program Strategis (Renstra) PB&#45;IKKS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua. Aamiin Ya Rabbal Alaminn.(***)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;Penulis adalah Guru Besar Pembangunan Wilayah dan Perdesaan Universitas Andalas, Penggiat Forum Diskusi Keluarga Kuantan Singingi.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/72032883053-prof_asdi_agustar_2.jpeg"/><pubDate>Thu, 14 May 2026 14:33:56 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69750/perkumpulan-besar-perantau-kuantan-singingi-yang-akan-kita-sebut-pbikks</guid></item><item><title>Antusiasme Siswa SDN 002 Pangkalan Baru Warnai Program Nawakara Gemilang di Pekanbaru</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69749/antusiasme-siswa-sdn-002-pangkalan-baru-warnai-program-nawakara-gemilang-di-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU ( ANews) &amp;nbsp;&#45; PT Nawakara Perkasa Nusantara kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Nawakara GEMILANG (Gerakan Muda Indonesia Cemerlang)” yang dilaksanakan di SDN 002 Pangkalan Baru, Jl. Wapres Sudarmono, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, pada Selasa (12/5/2026).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Regional Manager Office Pekanbaru Rizky Iriawan menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kesadaran sosial, serta pemahaman mengenai keamanan, keselamatan, dan kepedulian lingkungan sejak usia dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Program ini hadir sebagai bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pendidikan karakter serta meningkatkan kesadaran siswa sejak usia dini terhadap pentingnya keamanan, keselamatan, dan kepedulian lingkungan. Melalui pendekatan edukatif yang sederhana dan interaktif, para siswa diajak memahami bagaimana menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan berkelanjutan, baik di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang menyasar siswa&#45;siswi kelas 5 Sekolah Dasar ini juga menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas dan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Nawakara Project EMP Bentu, di antaranya Site Manager Hepimas dan Chief Security Budi Handoyo. Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata dukungan perusahaan dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat melalui program edukatif yang memberikan dampak positif secara langsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;General Manager Regional Office Pekanbaru Joni Afrizal menyampaikan bahwa edukasi mengenai keamanan, keselamatan, dan kepedulian lingkungan perlu ditanamkan sejak dini agar anak&#45;anak memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui program Nawakara Gemilang, kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak&#45;anak bahwa keamanan, keselamatan, dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari&#45;hari. Kami berharap edukasi ini dapat membentuk generasi yang lebih peduli, disiplin, dan memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan sekitar,” ungkap Joni.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sepanjang kegiatan, para siswa terlihat aktif dan antusias mengikuti sesi edukasi yang dikemas secara menarik dan aplikatif. Materi yang diberikan meliputi pengenalan lingkungan yang aman dan tidak aman, prosedur dasar menghadapi situasi darurat, pentingnya melapor kepada orang dewasa terpercaya, hingga kebiasaan sederhana menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala SDN 002 Pangkalan Baru Afrianis, S.Pd.I., M.Pd., turut menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, materi mengenai keamanan, keselamatan, dan lingkungan sangat penting namun belum banyak diberikan secara khusus di lingkungan sekolah dasar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian Nawakara terhadap siswa&#45;siswi kami. Materi yang diberikan sangat bermanfaat dan disampaikan dengan cara yang mudah dipahami anak&#45;anak, sehingga mereka terlihat antusias selama kegiatan berlangsung. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan karena memberikan nilai positif bagi pembentukan karakter dan kesadaran anak&#45;anak sejak dini,” tutur Afrianis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program Nawakara Gemilang, Nawakara terus berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, keselamatan, dan lingkungan hidup sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan di wilayah operasionalnya. (*/ Rls)&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/99295994776-img-20260513-wa0220.jpg"/><pubDate>Wed, 13 May 2026 15:36:13 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69749/antusiasme-siswa-sdn-002-pangkalan-baru-warnai-program-nawakara-gemilang-di-pekanbaru</guid></item><item><title>Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69748/media-“homeless”-vs-verifikasi-dewan-pers-smsi-dorong-regulasi-pers-lebih-adaptif-di-era-digital</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA (ANews) &#45; Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Firdaus, didampingi Sekretaris Jenderal Makali Kumar, menyatakan dukungannya terhadap perkembangan media digital independen atau yang disebut sebagai “media homeless” atau New Media di Indonesia.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan media sosial telah melahirkan pola baru dalam penyebaran informasi yang tidak lagi sepenuhnya bergantung pada model media konvensional dengan kantor fisik dan struktur organisasi besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernyataan tersebut disampaikan Firdaus di sela&#45;sela Fun Walk Dewan Pers bersama awak media dan masyarakat dalam rangka memperingati World Press Freedom Day (WPFD) 2026 yang secara internasional diperingati setiap tanggal 3 Mei.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, Firdaus menilai fenomena media homeless merupakan realitas baru dalam dunia pers dan komunikasi publik yang tidak dapat dihindari di tengah perkembangan era digitalisasi. Ia berharap keberadaan media jenis tersebut dapat diterima oleh masyarakat pers nasional, termasuk oleh Dewan Pers, sebagai bagian dari ekosistem media massa modern.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Perkembangan media digital saat ini sudah sangat terbuka. Banyak kreator informasi yang bekerja secara mandiri, tanpa kantor fisik, tetapi mampu menghadirkan informasi secara cepat dan menjangkau audiens luas. Fenomena ini tidak bisa diabaikan,” ujar Firdaus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Fenomena Media “Homeless&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Istilah “media homeless” atau Media Baru merujuk pada saluran informasi atau kreator konten digital yang menyajikan berita maupun informasi layaknya media massa, namun tidak memiliki struktur redaksi konvensional, kantor tetap, maupun sistem administrasi sebagaimana perusahaan pers pada umumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Model ini berkembang pesat melalui platform digital seperti YouTube, TikTok, Instagram, podcast, maupun media sosial lainnya. Sebagian besar dijalankan secara mandiri dari rumah atau secara remote dengan dukungan perangkat digital sederhana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menyampaikan informasi aktual, sebagian kreator juga mengembangkan konten berbasis gaya hidup, home living, dekorasi rumah, hingga aktivitas keseharian yang dikemas secara informatif dan menarik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan kreativitas dan pemanfaatan teknologi, konten tersebut mampu membangun audiens yang besar meskipun diproduksi tanpa fasilitas perusahaan media besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Firdaus, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat kini memiliki alternatif baru dalam memperoleh informasi. Karena itu, regulasi pers dinilai perlu lebih adaptif terhadap perubahan zaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Evaluasi Sistem Verifikasi Media&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Firdaus juga menyinggung sistem verifikasi administrasi media yang diterapkan Dewan Pers. Ia menyebut masih banyak perusahaan pers, khususnya media siber daerah dan media kecil, yang mengalami kesulitan memenuhi persyaratan verifikasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Firdaus menggambarkan kondisi tersebut sebagai bentuk “hambatan administrasi” karena persyaratan yang dianggap cukup berat bagi sebagian pelaku media di tengah tekanan ekonomi industri pers saat ini, sehingga dapat menjadi penghambat kemerdekaan pers.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sehingga syarat verifikasi media, antara lain, harus dievaluasi dan disesuaikan dengan ruh UU Pers. Secara administratif, cukup berbadan hukum dan operasionalnya fokus pada penegakan Kode Etik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dewan Pers tidak perlu masuk ke ranah konstituen seperti urusan newsroom, kompetensi wartawan, apalagi cawe&#45;cawe ikut mengurusi masalah Departemen Tenaga Kerja dan Departemen Kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Verifikasi wajib, dalam rangka pendataan, syarat cukup perusahaan harus berbadan hukum dan Dewan Pers sebagai fasilitator fokus saja pada penegakan etika jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber. Syarat dan ketentuan verifikasi saat ini, menurut Firdaus, banyak kendala.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Banyak media yang tetap menjalankan fungsi jurnalistik dan memberikan informasi kepada masyarakat, tetapi terkendala syarat administratif yang cukup berat. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” kata Firdaus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dorong Revisi Regulasi Pers&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Firdaus berharap Dewan Pers dapat melakukan penyesuaian regulasi agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi informasi dan pola kerja media digital modern.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, verifikasi media sebaiknya tetap menjaga kualitas dan profesionalisme pers, namun tidak menjadi hambatan yang memberatkan bagi perusahaan pers kecil maupun media digital independen. Ia menegaskan bahwa perusahaan pers tetap harus berbadan hukum dan terdata di Dewan Pers sesuai amanat Undang&#45;Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, namun mekanisme verifikasi perlu disederhanakan agar lebih inklusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Terpenting adalah media tetap menjalankan fungsi pers secara bertanggung jawab, menjunjung etika jurnalistik, dan memiliki legalitas sesuai undang&#45;undang. Regulasi harus mampu mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perdebatan mengenai keberadaan media independen dan standar verifikasi pers diperkirakan akan terus berkembang seiring pesatnya transformasi digital di Indonesia. Di satu sisi, verifikasi dinilai penting untuk menjaga kredibilitas dan profesionalisme pers, namun di sisi lain muncul tuntutan agar regulasi lebih fleksibel terhadap model media baru yang lahir dari perkembangan teknologi digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Firdaus juga menyampaikan, ketika syarat dan ketentuan verifikasi media telah disesuaikan dengan ruh UU Pers, diharapkan media baru dapat menjadi bagian dari organisasi konstituen Dewan Pers. Sehingga dengan adanya evaluasi tersebut, tangan Dewan Pers dapat menjangkau media baru, sehingga pendataan yang diamanatkan UU Pers dapat membangun iklim pers Indonesia yang sehat dan merdeka.&lt;strong&gt;(***)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/78027746631-46a0516a-d40d-4b3d-b4eb-63f1a8fef6d8.jpeg"/><pubDate>Mon, 11 May 2026 10:27:50 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69748/media-“homeless”-vs-verifikasi-dewan-pers-smsi-dorong-regulasi-pers-lebih-adaptif-di-era-digital</guid></item><item><title>Maju Kandidat Rektor Unri, Dr Mexsasai Indra S.H M.H: Membangun Unri Berkesinambungan dan Harus Sejalan Dengan Kemendiktisaintek</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69747/maju-kandidat-rektor-unri-dr-mexsasai-indra-sh-mh-membangun-unri-berkesinambungan-dan-harus-sejalan-dengan-kemendiktisaintek</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) &#45; Dr Mexsasai Indra S.H, M.H yang kini menjabat Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Riau (Unri) menyatakan tekad dan merasa sudah mantap untuk maju sebagai salah seorang kandidat Rektor Unri priode empat tahun ke depan.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai wujud dirinya siap maju tersebut, Mexsasai bersama pendukungnya datang langsung mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor Unri periode 2026&#45;2030 ke Sekretariat Panitia Pemilihan Rektor, Jumat (8/5/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Untuk mengembangkan dan memajukan Unri ke depan yang dibutuhkan pada saat ini adalah kesinambungan kepemimpinan di kampus serta harus sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek),” ujar Mexsasai menjawab wartawan &lt;i&gt;&lt;strong&gt;AmanahNews&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; usai mendaftar sebagai kandidat rektor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam prosesi pendaftaran sebagai calon Rektor Unri itu, Mexsasai kemaren tiba bersama tim di Sekretariat Panitia Pemilihan Rektor usai shalat Jumat dan disambut langsung Ketua Panitia Pemilihan Rektor Dr HM Rasuli SE MSi Ak CA ACPA didampingi panitia lain, yakni Prof Dr Nazaruddin ST MT, Dr Imran M MSc, dan Dr Dodi Haryono SHI SH MH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara Mexsasai tampak juga didampingi sejumlah pimpinan kampus dan dosen dari berbagai fakultas. Di antaranya Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Yuana Nurulita SSi MSi PhD, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Dr Hermandra MA, serta para dosen di lingkungan Unri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Harus ada estafet kepemimpinan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkait dengan proses pemilihan Rektor Unri, Mexsasai berharap agar proses pemilihannya berjalan lancar, damai, dan sesuai aturan. Ia juga menyampaikan keinginannya untuk melanjutkan berbagai program&amp;nbsp; yang sudah ada dan telah dijalankan oleh pimpinan universitas saat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Berbagai program yang telah dibangun selama kepemimpinan Rektor Prof Dr Sri Indarti S.E, M.Si saat ini perlu diteruskan dan terus diperkuat agar perkembangan Unri berjalan berkesinambungan. Sebab, pembangunan satu kampus tidak bisa dilakukan terputus, akan tetapi harus melalui estafet kepemimpinan yang berkelanjutan,” tegas Mexsasai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, tambah Mexsasai, ia memiliki keyakinan untuk maju karena pengalaman yang dimilikinya selama berkiprah di lingkungan Unri dengan beragam posisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di antaranya, kata dia sejumlah posisi strategis yang pernah diemban mulai dari sekretaris program magister, kurator program studi, Wakil Dekan Bidang Akademik, Dekan Fakultas Hukum, hingga saat ini sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik di Unri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Insya Allah dengan pengalaman tersebut, saya merasa cukup memahami tantangan dan kebutuhan yang ada di lingkungan kampus ini. Selain itu, diharapkan kampus ini terus berkembang dan semakin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Riau,” tambah Mexsasai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia mengakui, selain kesinambungan yang dewasa ini adalah bagaimana agar arah pengembangan Unri ke depan harus sejalan dengan kebijakan Kemendiktisaintek, terutama dalam menghadirkan kampus yang berdampak langsung bagi masyarakat. (&lt;strong&gt;ZET)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/47232601512-a6a14760-6ea9-41b7-b15e-8299f0ca066b.jpeg"/><pubDate>Sat, 09 May 2026 12:44:18 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69747/maju-kandidat-rektor-unri-dr-mexsasai-indra-sh-mh-membangun-unri-berkesinambungan-dan-harus-sejalan-dengan-kemendiktisaintek</guid></item><item><title>Nawakara Dorong Kesiapan Indonesia Hadapi Era AI di Forum Global Singapura</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69746/nawakara-dorong-kesiapan-indonesia-hadapi-era-ai-di-forum-global-singapura</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;SINGAPURA ( ANews) – Transformasi industri berbasis Artificial Intelligence (AI) menjadi sorotan utama dalam Global AI+IoT Ecology Summit 2026 yang digelar di Pan Pacific Singapore. Dalam forum internasional tersebut, President Director &amp;amp; CEO PT Nawakara Perkasa Nusantara, Dino B. Hindarto, S.T., ICPS, hadir sebagai keynote speaker dan menyampaikan pandangan strategis mengenai dampak AI terhadap industri serta kesiapan Indonesia menghadapi perubahan tersebut.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara yang diselenggarakan oleh Zhejiang Entrepreneurs Center ini mempertemukan para pemimpin industri, pakar AI+IoT, serta lebih dari 300 perwakilan bisnis dari berbagai negara untuk membahas perkembangan teknologi dan implementasinya di sektor industri, termasuk keamanan, manufaktur, dan layanan digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pidatonya bertajuk “AI Impact on Our Industry and How Indonesia Prepares for the Challenge”, Dino menegaskan bahwa dunia saat ini berada pada titik transformasi besar yang setara dengan revolusi listrik dan internet. Menurutnya, AI bukan lagi sekadar konsep masa depan, melainkan telah menjadi kekuatan nyata yang mengubah cara bisnis beroperasi, mengambil keputusan, hingga menciptakan nilai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“AI memungkinkan kita beralih dari sistem kerja yang reaktif menjadi prediktif dan preventif. Ini mengubah cara kita mengelola risiko, meningkatkan efisiensi operasional, serta memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik,” ujar Dino.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan bahwa dalam industri, khususnya sektor keamanan dan layanan, AI berperan penting dalam meningkatkan akurasi analisis, otomatisasi proses, hingga optimalisasi produktivitas. Pekerjaan yang bersifat repetitif kini mulai digantikan oleh mesin, sehingga sumber daya manusia dapat difokuskan pada fungsi strategis seperti pengambilan keputusan, kepemimpinan, dan interaksi manusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun demikian, Dino menekankan bahwa transformasi ini tidak semata&#45;mata soal teknologi, melainkan juga kesiapan manusia. “AI tidak menggantikan kepemimpinan, etika, dan tanggung jawab. Justru AI memperkuat peran mereka yang siap, dan menjadi tantangan bagi yang tidak siap,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjawab tantangan tersebut, Dino memaparkan empat pilar utama kesiapan Indonesia dalam menghadapi era AI. Pertama, Indonesia memiliki keunggulan demografis dengan populasi muda yang adaptif terhadap teknologi digital. Kedua, peningkatan literasi AI dan program reskilling tenaga kerja mulai digalakkan melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan sektor industri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga, penguatan ekosistem digital terus berkembang, ditandai dengan pertumbuhan infrastruktur cloud, pusat data, startup, serta pusat inovasi yang memungkinkan akses teknologi lebih luas, termasuk bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Keempat, aspek regulasi dan tata kelola mulai diperkuat untuk memastikan penggunaan AI yang etis, aman, dan bertanggung jawab, khususnya terkait privasi data dan keamanan siber.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Dino mengingatkan bahwa keberhasilan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kecepatan adopsi teknologi, tetapi juga oleh kebijaksanaan dalam pemanfaatannya. AI, menurutnya, harus mampu mendorong pertumbuhan inklusif, meningkatkan ketahanan industri, serta memperkuat daya saing di tingkat regional dan global.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“AI bukan ancaman bagi industri kita. Yang menjadi ancaman adalah sikap terlena. Jika kita mampu menggabungkan teknologi dengan talenta, inovasi dengan etika, serta kecepatan dengan tujuan yang jelas, Indonesia tidak hanya akan beradaptasi tetapi juga memimpin di era AI,” ungkap Dino.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Partisipasi Nawakara dalam forum global ini sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong inovasi keamanan berbasis teknologi serta memperkuat kolaborasi internasional, khususnya di kawasan Asia Tenggara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui momentum ini, Indonesia diharapkan dapat terus mempercepat transformasi digital secara strategis dan berkelanjutan, menjadikan AI sebagai enabler utama dalam membangun masa depan industri yang lebih cerdas, aman, dan kompetitif. *** (Rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/42698217442-img-20260508-wa0206.jpg"/><pubDate>Fri, 08 May 2026 14:42:36 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69746/nawakara-dorong-kesiapan-indonesia-hadapi-era-ai-di-forum-global-singapura</guid></item><item><title>PWI Riau Gelar HPN 2026 dan HUT ke&#45;80, Satukan Insan Pers dalam Semangat Kebersamaan</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69745/pwi-riau-gelar-hpn-2026-dan-hut-ke80-satukan-insan-pers-dalam-semangat-kebersamaan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tingkat Provinsi Riau sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan di Sekretariat PWI Riau, Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Kamis (7/5/2026).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengusung tema “Eratkan Persatuan Sesama Anggota dan Mitra PWI”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi bagi insan pers di tengah tantangan dunia komunikasi dan arus informasi yang semakin cepat dan kompleks.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dalam suasana sederhana namun sarat makna.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tantangan pers hari ini semakin kompleks. Arus komunikasi begitu cepat. Pers tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga harus berani dan bertanggung jawab. Momentum ini menjadi refleksi untuk meningkatkan kapasitas, menjaga integritas dan memperkuat solidaritas sesama insan pers,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, rangkaian kegiatan HPN dan HUT PWI tidak hanya diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi, namun juga menjadi ruang silaturahmi dan diskusi bersama tokoh masyarakat serta para stakeholder terkait persoalan dan masa depan pers di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, kegiatan turut diramaikan dengan agenda olahraga dan pertandingan domino sebagai upaya mempererat kebersamaan antaranggota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pers tidak kuat karena personal insan pers semata, tetapi dibangun dari soliditas dan kebersamaan organisasi,” sebut Raja Isyam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Terima kasih kepada seluruh teman&#45;teman dan pihak yang telah berkontribusi dalam acara ini. Semoga PWI dan seluruh insan pers semakin jaya di masa yang akan datang serta mampu menjawab tantangan masa depan yang semakin berat. Kita harus tetap semangat, menjaga marwah pers serta integritas kita,” tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Pemerintah Provinsi Riau yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Riau, Supriadi mengatakan pers memiliki posisi strategis dalam perjalanan pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pers menjadi bagian penting sebagai kontrol sosial sekaligus mitra pemerintah dalam menyampaikan program dan kebijakan kepada masyarakat demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pers memiliki peran strategis dalam penyebaran informasi kepada masyarakat. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada insan pers yang telah berkontribusi bagi pemerintah dan masyarakat Riau. Semoga sinergi ini terus terjalin dalam menciptakan keterbukaan dan tanggung jawab bersama demi kemajuan daerah,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah undangan dan stakeholder, di antaranya perwakilan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Forkopimda Provinsi Riau, Ketua DPH Lembaga Adat Melayu Riau, perwakilan Polda Riau, perwakilan PWI Pusat, senator asal Riau sekaligus wartawan senior Abdul Hamid, anggota DPRD Provinsi Riau, tokoh masyarakat, Para mitra media PWI (IJTI, SMSI, AJI, RRI, LKBN Antara), Kominfo Kota Pekanbaru, dewan penasehat serta dewan kehormatan PWI Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu hadir pula mitra strategis PWI Riau seperti PT SPR, SKK Migas Sumbagut, RAPP, dan PTPN IV serta Pertamina Hulu Rokan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara berlangsung penuh khidmat dan ditutup dengan doa bersama, pemotongan tumpeng serta diskusi santai antara stakeholder dan insan media sebagai simbol penguatan sinergi dan kebersamaan.&lt;strong&gt; (***)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/42327358896-img_9630.jpeg"/><pubDate>Thu, 07 May 2026 14:32:47 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69745/pwi-riau-gelar-hpn-2026-dan-hut-ke80-satukan-insan-pers-dalam-semangat-kebersamaan</guid></item><item><title>Tahlil “Nujuh Hari” Zulmansyah Sekedang, Testimoni Anggota PWI Riau yang Hadir Penuh Haru</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69744/tahlil-“nujuh-hari”-zulmansyah-sekedang-testimoni-anggota-pwi-riau-yang-hadir-penuh-haru</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) &#45; Suasana duka masih terasa kental dalam tahlil hari ketujuh almarhum Sekjen PWI Pusar, Zulmansyah Sekedang, yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau di sekretariat PWI Riau, Jalan Arifin Ahmad, Jumat (24/4/2026).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lantunan doa dan tahlil yang menggema dari para wartawan, senior, serta keluarga besar PWI menjadi momen penuh haru untuk mengenang sosok yang dikenal berdedikasi tinggi di dunia jurnalistik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, tampak tak kuasa menahan kesedihan. Dengan suara bergetar, ia mengenang almarhum sebagai sahabat sekaligus rekan seperjuangan sejak awal meniti karier.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Beliau bukan hanya kolega, tapi sahabat dekat. Kami tumbuh bersama di dunia jurnalistik. Sosok pekerja keras, penuh dedikasi, dan selalu memikirkan organisasi,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, almarhum adalah figur yang tak kenal lelah memperjuangkan marwah pers serta memperkuat solidaritas antarwartawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana semakin haru ketika Anggota Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, Helmi Burman, menyampaikan kenangannya. Air matanya tak terbendung saat mengingat kebersamaan panjang dengan almarhum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Beliau pekerja keras. Saya pernah menjadi pimpinannya di salah satu media. Hampir setiap hari kami berkomunikasi,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Helmi yang juga pernah menjabat sebagai Ketua PWI Riau itu menambahkan, almarhum merupakan sosok yang memiliki komitmen kuat terhadap dunia pers dan organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sejak beliau menjadi Sekjen, saya melihat betul bagaimana totalitasnya untuk PWI. Dia bukan hanya bekerja, tapi benar&#45;benar berjuang untuk organisasi. Sosok seperti ini yang sulit tergantikan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Berintegritas&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Dewan Kehormatan PWI Riau, Zufra Irwan, juga mengenang almarhum sebagai sosok multi talenta yang menjunjung tinggi integritas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya mengenal beliau sejak 1997. Tidak pernah ada hal negatif dari beliau. Integritasnya luar biasa,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, anggota DK PWI Riau, Zulkani, mengusulkan agar nama almarhum diabadikan sebagai bentuk penghormatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya usul ruang rapat Wartawan PWI Riau diberi nama Zulmansyah,&quot; katanya singkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenangan juga datang dari wartawan senior, Luna, yang pernah bekerja bersama almarhum di salah satu media. Ia menyebut Zulmansyah sebagai pribadi hangat dan penuh semangat dalam bekerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Duka mendalam turut dirasakan para staf sekretariat PWI Riau. Mereka menganggap almarhum bukan sekadar pimpinan, tetapi sudah seperti orang tua sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Beliau sangat dekat dengan kami,&quot; ujar salah satu staf, Tiwi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wartawan senior lainnya, Muhammad Amin, menilai almarhum memiliki keistimewaan dalam dunia jurnalistik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Beliau pandai menjaga narasumber dan menuliskannya dengan baik. Bahkan bukan sekadar wartawan, tapi juga sastrawan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepergian Zulmansyah Sekedang menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar PWI di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Zulmansyah Sekedang merupakan wartawan kelahiran Aceh Tenggara yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat masa bakti 2025&#45;2030.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua PWI Riau selama dua periode, yakni 2017&#45;2022 dan 2022&#45;2027.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Almarhum meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB di RS Budi Kemuliaan, Jakarta, akibat serangan jantung. (&lt;strong&gt;***)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/25893150066-d2b2da3c-f096-4ea5-a196-ad84d2062846.jpeg"/><pubDate>Fri, 24 Apr 2026 19:25:14 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69744/tahlil-“nujuh-hari”-zulmansyah-sekedang-testimoni-anggota-pwi-riau-yang-hadir-penuh-haru</guid></item><item><title>Cintai Lingkungan Sejak Dini, Pembibitan Mangrove MSB Perkuat Ekosistem Pesisir Siak</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69743/cintai-lingkungan-sejak-dini-pembibitan-mangrove-msb-perkuat-ekosistem-pesisir-siak</link><description>SIAK (A/News) &#45; Puluhan peserta Sekolah Alam Mangrove Sungai Bersejarah (MSB) melakukan pembibitan mangrove di Kampung Kayu Ara Permai, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Minggu (19/4/2026), sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem pesisir yang menopang aktivitas ekonomi dan melindungi kawasan sekitar.

Kegiatan pertemuan ke&#45;77 itu diisi praktik lapangan, mulai dari penanaman propagul bakau, api&#45;api, hingga nyirih ke dalam polybag berlumpur. Sejumlah peserta juga mengukur dan mencatat pertumbuhan bibit sebagai bagian dari pembelajaran dasar konservasi.

Selain itu, peserta mengikuti sesi kelas alam di ruang terbuka. Mereka duduk melingkar mendengarkan penjelasan fasilitator mengenai fungsi mangrove sebagai pelindung abrasi, habitat biota, sekaligus penopang ekonomi masyarakat pesisir.

Program Sekolah Alam MSB merupakan mitra PT Imbang Tata Alam yang dijalankan di sekitar wilayah operasional perusahaan. Penguatan ekosistem pesisir ini berperan dalam melindungi kawasan dari abrasi serta menjaga stabilitas lingkungan, yang turut mendukung kelancaran aktivitas operasional energi di wilayah pesisir.


Salah seorang peserta, Ainun Ahaddia, mengatakan kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena dilakukan langsung di alam. 

“Kami sangat senang bisa bersekolah di alam. Hari ini kami kembali melanjutkan kegiatan menabung lumpur sebagai bagian dari program Bank Mangrove. Dalam kegiatan ini, kami berlomba&#45;lomba menabung lumpur atau membibit mangrove sebanyak mungkin,” ujarnya.

Menurut Ainun, kegiatan tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi peserta. 

“Selain bermanfaat untuk lingkungan, hasil dari kegiatan ini juga bisa kami tabung menjadi uang yang nantinya dapat digunakan untuk tamasya atau memenuhi kebutuhan lainnya,” kata dia.

Mangrove Officer Siak Pelalawan Landscape Program, Khaidir, mengatakan pendekatan praktik langsung membuat peserta lebih mudah memahami peran mangrove. 

“Mereka tidak hanya belajar, tetapi melihat langsung bagaimana mangrove tumbuh dan apa manfaatnya bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, mangrove memiliki nilai ekonomi karena berkaitan dengan perikanan, perlindungan garis pantai, hingga potensi wisata berbasis lingkungan. “Kalau dijaga, manfaatnya kembali ke masyarakat,” kata Khaidir.

CSR &amp; Communication Division Manager EMP, Iman Soerjasantosa, menyebut ekosistem mangrove juga berfungsi menjaga keseimbangan kawasan pesisir yang berdekatan dengan aktivitas industri. Keberadaan mangrove, kata dia, membantu mengurangi risiko abrasi yang dapat mengganggu kawasan pesisir serta berkontribusi dalam penyerapan karbon.

“Upaya ini penting untuk menjaga lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi dan energi di wilayah pesisir,” ujar Iman. (HNS/ANews)</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/73840534030-mangrove_msb_03.jpeg"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 11:30:03 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69743/cintai-lingkungan-sejak-dini-pembibitan-mangrove-msb-perkuat-ekosistem-pesisir-siak</guid></item><item><title>PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69742/pwi-pusat-serahkan-uang-duka-kepada-keluarga-almarhum-zulmansyah-sekedang</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyerahkan uang duka cita kepada keluarga almarhum Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan atas jasa&#45;jasanya selama mengabdi di organisasi.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyerahan uang duka tersebut dilakukan oleh Wakil Bendahara Umum (Wabendum) PWI Pusat, Herlina, yang mewakili Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir. Herlina didampingi oleh Pengurus PWI Pusat, Ardiansyah Tanjung, beserta jajaran PWI Riau, yakni Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar dan Sekretarisnya M. Doni Putra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prosesi penyerahan berlangsung di rumah duka almarhum di kawasan Sidomulyo Barat, Tuah Madani, Kota Pekanbaru dan diserahkan langsung kepada anak semata wayang Almarhum, Abbiyu, dalam suasana haru di malam ketiga kepergiannya, Senin (20/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69e64a7c0d86f.jpeg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;Keluarga besar PWI Riau, para sahabat dan warga setempat melakukan takziah hari ketiga di kediaman almarhum Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang, di Pekanbaru, Senin malam (20/4). Ft.ist.harrypwiriau&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Herlina menyampaikan pesan duka dari Ketua Umum PWI Pusat. Ia menegaskan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi seluruh insan pers di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam&#45;dalamnya atas kepergian almarhum Zulmansyah Sekedang. Beliau adalah sosok yang berdedikasi tinggi, penuh tanggung jawab, dan telah memberikan kontribusi besar bagi organisasi PWI,” ujar Herlina menyampaikan pesan Ketua Umum PWI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Atas nama keluarga besar PWI Pusat, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” lanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pihak keluarga almarhum menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh PWI Pusat. Mereka mengapresiasi kepedulian organisasi terhadap anggotanya, bahkan hingga akhir hayat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Almarhum Zulmansyah Sekedang dikenal sebagai sosok yang aktif, berdedikasi, dan memiliki komitmen kuat dalam memajukan dunia jurnalistik di Indonesia. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan&#45;rekan sejawat di PWI dan komunitas pers Indonesia. &lt;strong&gt;(***)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/76090407445-6278dfbd-21e7-4d3a-aee7-8fc8c47b2f3c.jpeg"/><pubDate>Mon, 20 Apr 2026 23:00:32 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69742/pwi-pusat-serahkan-uang-duka-kepada-keluarga-almarhum-zulmansyah-sekedang</guid></item><item><title>Suasana Hangat dan Santai, IKKG Pekanbaru Gelar Halalbihalal Penuh Kebersamaan</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69741/suasana-hangat-dan-santai-ikkg-pekanbaru-gelar-halalbihalal-penuh-kebersamaan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) – Suasana santai namun penuh kehangatan terasa dalam kegiatan Halalbihalal yang digelar Ikatan Keluarga Kecamatan Gunung Toar (IKKG) Pekanbaru pasca Idul Fitri, Sabtu (18/4/2026).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang sudah menjadi tradisi tahunan ini kembali menjadi momen berkumpulnya keluarga besar asal Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi, yang berdomisili di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbeda dari tahun&#45;tahun sebelumnya, Halalbihalal kali ini dikemas dengan nuansa yang lebih ringan dan kasual. Jika biasanya dilaksanakan di asrama atau di rumah salah satu anggota, tahun ini acara digelar di sebuah kafe di kawasan Jalan Arifin Ahmad.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pilihan tempat ini menghadirkan suasana yang lebih segar dan terbuka, sehingga para peserta dapat menikmati kebersamaan dengan lebih leluasa tanpa kesan formal yang kaku.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69e4e877b5549.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Sejak awal acara, suasana keakraban langsung terasa. Para anggota yang hadir saling bersalaman, berpelukan, dan bertukar kabar. Tawa ringan dan obrolan hangat terdengar di berbagai sudut ruangan. Ada yang membicarakan aktivitas sehari&#45;hari, pekerjaan, hingga mengenang masa lalu di kampung halaman. Momen ini menjadi ruang pelepas rindu, terutama bagi mereka yang jarang bertemu karena kesibukan dan jarak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua IKKG Pekanbaru, Mexsasai Indra, mengatakan bahwa konsep santai ini sengaja dihadirkan agar kebersamaan terasa lebih alami dan tidak dibatasi oleh formalitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita ingin suasana yang lebih cair, lebih dekat. Tidak harus kaku, yang penting nilai silaturahmi tetap terjaga. Alhamdulillah, hari ini kita bisa melihat sendiri bagaimana hangatnya kebersamaan yang terjalin,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Irwan Muryanto, selaku penanggung jawab acara menambahkan, Halalbihalal bukan hanya sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga hubungan di tengah kesibukan hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kebersamaan seperti ini harus terus dirawat agar ikatan kekeluargaan tetap kuat dan tidak tergerus oleh waktu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita semua punya kesibukan masing&#45;masing, tapi jangan sampai itu membuat kita saling menjauh. Justru melalui momen seperti ini, kita kembali didekatkan,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69e4e8d87c6b9.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Mexsasai Indra juga mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat rasa kepedulian sosial. Ia berharap IKKG Pekanbaru tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi anggota maupun masyarakat sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika tokoh senior IKKG Pekanbaru, Drs. Ilyas Yakub, turut menyampaikan pesan dengan gaya santai namun penuh makna. Ia mengingatkan bahwa dalam sebuah keluarga besar, dinamika adalah hal yang wajar. Namun yang terpenting adalah bagaimana setiap anggota mampu menjaga hubungan tetap harmonis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dalam kebersamaan pasti ada perbedaan, itu hal biasa. Tapi jangan sampai hal kecil merusak hubungan besar. Mari kita saling memaafkan dan melupakan hal&#45;hal yang kurang baik,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mendorong seluruh anggota untuk terus memberikan kontribusi positif, baik dalam lingkungan keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, IKKG Pekanbaru harus mampu menjadi contoh dalam menjaga nilai&#45;nilai kebersamaan dan persatuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan halal bihalal ini juga diisi dengan tausiah singkat yang disampaikan oleh Ustadz M. Alpiansyah. Dengan penyampaian yang ringan dan mudah dipahami, ia mengajak seluruh peserta untuk memahami kembali makna silaturahmi dalam kehidupan sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, silaturahmi bukan sekadar tradisi, tetapi merupakan amalan penting dalam ajaran Islam yang memiliki banyak keutamaan. Selain mempererat hubungan antar sesama, silaturahmi juga diyakini dapat membuka pintu rezeki, memanjangkan umur, serta menghadirkan ketenangan batin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Silaturahmi itu sederhana, tapi dampaknya luar biasa. Jangan sampai kita putuskan hanya karena hal&#45;hal kecil. Justru dengan menjaga hubungan, kita akan merasakan banyak keberkahan,” pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan generasi muda kepada keluarga besar IKKG Pekanbaru. Kehadiran anak&#45;anak muda membawa suasana yang lebih dinamis dan penuh semangat. Mereka mulai saling mengenal, membangun jaringan pertemanan, dan memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Interaksi lintas generasi ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan komunitas. Dengan keterlibatan generasi muda, nilai&#45;nilai kekeluargaan diharapkan dapat terus diwariskan dan berkembang di masa yang akan datang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjelang akhir acara, seluruh peserta berkumpul untuk sesi foto bersama. Wajah&#45;wajah ceria dan penuh kebahagiaan terlihat jelas, mencerminkan kepuasan dan kehangatan yang dirasakan sepanjang kegiatan. Momen tersebut menjadi kenangan berharga yang akan terus diingat dan menjadi pengikat emosional antar anggota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih dari sekadar acara kumpul&#45;kumpul, halal bihalal IKKG Pekanbaru tahun ini menunjukkan bahwa kebersamaan tidak selalu harus dikemas secara formal. Justru dengan suasana santai, hubungan terasa lebih dekat, komunikasi menjadi lebih terbuka, dan rasa kekeluargaan semakin kuat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan terus dilaksanakan dengan berbagai inovasi, tanpa meninggalkan nilai utama yang menjadi ruhnya, yaitu silaturahmi dan persaudaraan. Karena pada akhirnya, yang paling berharga bukanlah seberapa sering bertemu, tetapi seberapa tulus menjaga hubungan agar tetap hidup, hangat, dan bermakna di tengah perjalanan waktu. (***/Rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/19979283180-img-20260418-wa0076.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Apr 2026 21:40:56 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69741/suasana-hangat-dan-santai-ikkg-pekanbaru-gelar-halalbihalal-penuh-kebersamaan</guid></item><item><title>Duka Selimuti Keluarga Besar PWI: Tokoh Muda Pers Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69740/duka-selimuti-keluarga-besar-pwi-tokoh-muda-pers-sekjen-pwi-pusat-zulmansyah-sekedang-tutup-usia</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA (ANews) – Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Almarhum wafat akibat serangan jantung.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan keterangan Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Sumber Rajasa Ginting, almarhum sempat menghadiri acara Deklarasi Peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Jumat malam di Kampus LSPR, Jakarta.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah kegiatan tersebut, Zulmansyah bersama sejumlah pengurus PWI lainnya melanjutkan makan malam di kawasan Jalan Jaksa, Jakarta Pusat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekitar pukul 21.00 WIB, ia tiba&#45;tiba mengalami anfal dengan keluhan sesak dada hebat, lemas, hingga muntah&#45;muntah. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan diagnosis dokter, almarhum mengalami serangan jantung, sejalan dengan riwayat penyakit jantung yang dimilikinya. Pihak rumah sakit sempat merekomendasikan rujukan ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita untuk penanganan lanjutan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, di tengah upaya medis tersebut, almarhum dinyatakan meninggal dunia pada pukul 00.10 WIB.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sosok aktivis organisasi tangguh Kepergian&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Zulmansyah Sekedang merupakan kehilangan besar bagi PWI dan komunitas pers nasional. Almarhum dikenal sebagai pribadi yang ramah, riang, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia jurnalistik dan organisasi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rekam jejak pengabdiannya di PWI terbilang panjang dan signifikan, antara lain: Ketua PWI Provinsi Riau selama dua periode (2017–2022 dan 2022–2027), Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat hasil Kongres ke&#45;24 di Bandung tahun 2023, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PWI Pusat dalam masa transisi organisasi, Ketua Umum PWI Pusat hasil Kongres Luar Biasa (KLB), Sekretaris Jenderal PWI Pusat hasil Kongres Persatuan pada 29–30 Agustus 2025 di Cikarang, Jawa Barat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam perjalanan organisasi, almarhum dikenal sebagai figur pemersatu yang berperan penting dalam mengakhiri dualisme kepengurusan PWI Pusat melalui Kongres Persatuan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan duka mendalam atas kepergian sahabatnya itu.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami kehilangan salah satu kader terbaik yang selalu total dalam bekerja untuk organisasi. Semangat dan dedikasi beliau akan selalu kami kenang,&quot; ujarnya, Sabtu (18/11). Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia memohon doa dari seluruh pengurus dan anggota, insan pers, serta masyarakat luas. &lt;strong&gt;(***)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/48226328752-img_9570.jpeg"/><pubDate>Sat, 18 Apr 2026 10:06:41 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69740/duka-selimuti-keluarga-besar-pwi-tokoh-muda-pers-sekjen-pwi-pusat-zulmansyah-sekedang-tutup-usia</guid></item><item><title>Pengurus MD KAHMI Pelalawan Apresiasi Pengembangan Z&#45;Park Kerinci Skyland, Transformasi Pengelolaan Zakat jadi Kekuatan Ekonomi Produktif</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69739/pengurus-md-kahmi-pelalawan-apresiasi-pengembangan-zpark-kerinci-skyland-transformasi-pengelolaan-zakat-jadi-kekuatan-ekonomi-produktif</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PELALAWAN (ANews) &lt;/strong&gt;&#45; &lt;strong&gt;Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Pelalawan mengapresiasi pengembangan pengelolaan Z&#45;Park Kerinci Skyland yang kini bertransformasi menjadi kekuatan Ekonomi Produktif.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal tersebut diungkapkan pengurus MD KAHMI Pelalawan, Riyan Ade Putra, Kamis (16/4/2026) sehubungan dengan terobosan baru yang dilakukan Baznas Pelalawan melalui pengembangan wahana wisata Z Park Kerinci Skyland mulai menunjukkan perkembangan yang luar biasa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai langkah Baznas yang melakukan inovasi cemerlang dalam pemberdayaan masyarakat, sebagai langkah yang inovatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya melihat Baznas Pelalawan punya ide luar biasa. Bantuan yang diberikan tidak hanya habis begitu saja, tetapi diarahkan menjadi usaha melalui koperasi sehingga mampu menambah penghasilan masyarakat,” ujarnya, Kamis (16/4/2026) dikutip dari laman &lt;i&gt;Cyber24.co.id&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam periode terbaru, Z&#45;Park berhasil mengumpulkan keuntungan sebesar Rp546 juta yang langsung disalurkan kepada 420 masyarakat kurang mampu dan fakir miskin yang tergabung dalam Koperasi Jasa Berkah Orang Miskin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Skema ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat tak lagi sekadar bantuan konsumtif, melainkan mampu bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi produktif,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya memberikan manfaat finansial, kehadiran Z&#45;Park juga membuka peluang kerja bagi anak&#45;anak dari keluarga mustahik. Di sisi lain, geliat ekonomi masyarakat sekitar ikut terdongkrak, terutama para pelaku UMKM yang berjualan di area wisata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menariknya, selama bulan suci Ramadhan 2026, Z&#45;Park menjelma menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat untuk berbuka puasa bersama. Suasana yang nyaman serta fasilitas yang memadai menjadikannya bukan hanya tempat rekreasi, tetapi juga ruang kebersamaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Z&#45;Park kini berkembang menjadi lokasi multifungsi. Mulai dari kegiatan meeting, family gathering, hingga ajang silaturahmi antar organisasi kerap digelar di tempat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemandangan yang indah serta area yang luas menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.&lt;br&gt;Lonjakan pengunjung terutama terjadi saat musim liburan. Z&#45;Park bahkan telah menjelma menjadi ikon wisata baru Kabupaten Pelalawan, yang tak hanya menarik wisatawan lokal, tetapi juga dari luar daerah. (***)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/1559035722-screenshot_2026-04-17-21-06-39-08_439a3fec0400f8974d35eed09a31f914.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Apr 2026 12:57:52 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69739/pengurus-md-kahmi-pelalawan-apresiasi-pengembangan-zpark-kerinci-skyland-transformasi-pengelolaan-zakat-jadi-kekuatan-ekonomi-produktif</guid></item><item><title>Pentingnya Sistem Monitoring Terintegrasi untuk Mencegah Risiko Insiden Kebakaran di Lingkungan Bisnis</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69738/pentingnya-sistem-monitoring-terintegrasi-untuk-mencegah-risiko-insiden-kebakaran-di-lingkungan-bisnis</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA ( ANews) – Meningkatnya sejumlah insiden kebakaran yang terjadi di kawasan bisnis, pergudangan, hingga fasilitas publik dalam beberapa waktu terakhir kembali menyoroti pentingnya sistem keamanan dan keselamatan yang tidak hanya mengandalkan perangkat proteksi, tetapi juga kemampuan deteksi dan respons yang cepat. Dalam banyak kasus, keterlambatan mengetahui titik awal kebakaran maupun lambatnya koordinasi penanganan sering kali memperbesar dampak kerugian, baik terhadap operasional perusahaan, aset, maupun keselamatan pekerja.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kondisi tersebut mendorong berbagai pelaku usaha untuk mulai memperkuat sistem pengawasan keamanan dengan pendekatan yang lebih terintegrasi. Tidak hanya mengandalkan perangkat seperti fire alarm atau CCTV secara terpisah, tetapi juga memanfaatkan sistem monitoring terpusat yang mampu mengkoordinasikan respons secara cepat ketika terjadi insiden darurat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebagai perusahaan penyedia solusi keamanan terintegrasi, Nawakara Perkasa Nusantara menilai bahwa integrasi antara sistem deteksi dini dan pusat komando keamanan menjadi salah satu elemen penting dalam upaya meminimalkan risiko kebakaran di lingkungan bisnis maupun industri. Melalui Nawakara Command Center, berbagai sistem keamanan seperti CCTV, fire alarm system, sensor deteksi asap, serta komunikasi dengan petugas keamanan di lapangan dapat dimonitor secara terpusat selama 24 jam dan real time.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Nawakara Command Center berfungsi sebagai pusat kendali yang memungkinkan operator memantau berbagai potensi risiko secara real&#45;time serta mengoordinasikan respons secara cepat ketika terdeteksi adanya keadaan darurat. Dengan sistem ini, proses verifikasi insiden hingga pengambilan tindakan di lapangan dapat dilakukan dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan sistem pengawasan yang terpisah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebagai ilustrasi penerapan, sebuah kawasan pergudangan dengan aktivitas distribusi yang tinggi menghadapi potensi risiko kebakaran akibat kepadatan penyimpanan barang dan penggunaan peralatan listrik operasional yang intensif. Dalam satu kejadian, sensor deteksi asap di salah satu gudang memberikan sinyal adanya indikasi peningkatan asap di area penyimpanan perangkat elektronik. Sinyal tersebut secara otomatis terhubung dengan sistem monitoring di Command Center, sehingga operator dapat segera melakukan pengecekan melalui kamera pengawas yang terpasang di lokasi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Setelah terkonfirmasi adanya potensi sumber api dari salah satu perangkat listrik, operator Command Center segera mengirimkan notifikasi kepada tim keamanan di lapangan untuk melakukan pemeriksaan dan tindakan awal untuk melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) serta memastikan area sekitar aman. Respons cepat tersebut membantu mencegah api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar serta meminimalkan potensi kerugian operasional.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Panji Baskoro, Security Response Department Head Nawakara, menjelaskan dalam banyak insiden kebakaran, faktor kecepatan deteksi dan koordinasi penanganan menjadi kunci utama dalam mengendalikan situasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dalam situasi darurat seperti kebakaran, waktu menjadi faktor yang sangat menentukan. Semakin cepat indikasi kebakaran dideteksi dan diinformasikan kepada tim di lapangan, maka peluang untuk mengendalikan situasi akan semakin besar. Melalui Nawakara Command Center, kami dapat memantau berbagai sistem keamanan secara terintegrasi sekaligus mengoordinasikan respons tim secara cepat dan terarah,” ujar Panji.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menambahkan bahwa konsep command center tidak hanya berfungsi sebagai ruang pemantauan, tetapi juga sebagai pusat koordinasi dalam memastikan setiap prosedur tanggap darurat dapat berjalan dengan efektif. Dengan dukungan teknologi monitoring, komunikasi yang terintegrasi, serta kesiapan personel keamanan di lapangan, perusahaan dapat memiliki visibilitas yang lebih baik terhadap kondisi keamanan di area operasionalnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Seiring meningkatnya kompleksitas risiko di lingkungan bisnis dan industri, penerapan sistem keamanan terintegrasi dengan dukungan pusat komando dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat upaya mitigasi risiko serta memastikan setiap potensi insiden dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi. Melalui pendekatan ini, perusahaan tidak hanya meningkatkan perlindungan terhadap aset dan operasional, tetapi juga menjaga keselamatan para pekerja serta lingkungan sekitarnya. (Rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/72411862757-img-20260415-wa0230.jpg"/><pubDate>Wed, 15 Apr 2026 15:10:18 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69738/pentingnya-sistem-monitoring-terintegrasi-untuk-mencegah-risiko-insiden-kebakaran-di-lingkungan-bisnis</guid></item><item><title>Jadi Wadah Saling Mendukung, Halalbihalal IKKS Pekanbaru Ajak Perantau Kuansing Jaga Kekompakan</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69737/jadi-wadah-saling-mendukung-halalbihalal-ikks-pekanbaru-ajak-perantau-kuansing-jaga-kekompakan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU &#45; Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Pekanbaru menggelar acara silaturahmi dan Halalbihalal pada hari Ahad (12/4/2026) di Grand Ballroom Hotel Premier Pekanbaru. Kegiatan ini diberi tajuk “Merajut Silaturahmi Menguatkan Kebersamaan&quot;.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara diawali dengan ceramah agama yang disampaikan ustad Dr. Magfirah yang membahas tentang pentingnya silaturahmi dalam merajut kebersamaan. Dari ceramah ini dia berpesan kepada seluruh warga IkKS Pekanbaru untuk senantiasa berbuat baik dan selalu membantu terhadap sesama dengan tanpa harus mengharapkan balasan kebaikan dari orang sudah dibantu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tetapi, jika kita sudah ditolong orang lain makan berikan jualah pertolongan terhadap orang yang sudah membantu kita tadi,&quot; ujarnya berpesan seraya mengatakan insyaallah jika ini bisa dilakukan maka kebersamaan itu senantiasa bisa dirajut.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69dce10292e01.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Ketua IKKS Pekanbaru Drs. H. Raja Rusdianto menyampai dalam kesempatan Halalbihalal ini IKKS Pekanbaru telah mengundang berbagai pihak, termasuk 15 perwakilan kecamatan IKKS di Pekanbaru, Ikatan Mondek&#45;Mondek Kuantan Singingi (IMKS), dan para urang sumondo.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kegiatan ini bertujuan untuk saling memaafkan. Kemudian juga bertujuan mempererat tali silaturahmi dan menjaga kebersamaan antar sesama anak&#45;anak Kuansing yang berada di Pekanbaru,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemkab Kuansing atas dukungan dan bantuan dalam penyelenggaraan acara malam ini. Begitu juga ucapan yang sama kepada PT. RAPP yang juga turut memberikan dukungan terhadap acara ini.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69dce1308167f.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Terkait program kegiatan IKKS, dia mengatakan sudah banyak kegiatan yang diselenggarakan. Salah satu program yang terus berlanjut adalah pemotongan hewan qurban. &quot;Sekarang sudah didapat 1 ekor sapi. Dan juga ada tambahan 1 ekor sapi lagi dari pak Bupati Kuansing. Kami mengajak semua warga IKKS untuk ikut dalam berqurban ini,&quot; harapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Dewan Pembina IKKS Kuansing Dr. Elfis Suanto, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan Halalbihalal bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta saling memaafkan setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita sebagai perantau dari Kuantan Singingi di Pekanbaru memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kekompakan, memperkuat identitas budaya, serta saling mendukung dalam kehidupan bermasyarakat di Pekanbaru. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan kita dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan,&quot; ujar Elfis Suanto.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69dce15c1a757.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya juga mengajak kita semua untuk terus menjaga nilai&#45;nilai adat, budaya, dan kearifan lokal Kuantan Singingi, serta menanamkannya kepada generasi muda agar tidak hilang ditelan zaman. Dengan persatuan dan kebersamaan, Insyaa Allah kita dapat terus memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun masyarakat luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Elfis Suanto juga turut mengapresiasi kebersamaan dan kekompakan keluarga besar IKKS Pekanbaru yang terus terjaga hingga saat ini. Ini adalah modal utama dalam membangun organisasi yang solid dan bermanfaat bagi anggotanya maupun masyarakat luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya berharap ke depan IKKS Pekanbaru dapat terus meningkatkan peran dan kontribusinya, baik dalam bidang sosial, budaya, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya. Jadikan organisasi ini sebagai wadah untuk saling mendukung, berbagi, dan memperkuat nilai&#45;nilai kebersamaan,&quot; harapnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69dce19752942.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Bupati Kuansing Suhardiman Amby dikesempatan yang sama menyampaikan berbagai perkembangan pembangunan di Kabupaten Kuantan Singingi, khususnya di sektor pendidikan. Ia mengungkapkan bahwa saat ini di Kuansing sedang dibangun Sekolah Rakyat, yang akan disusul dengan pembangunan sekolah unggulan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ke depan kita harapkan Kuansing bisa menjadi ‘Jogjanya Riau’, sebagai pusat pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tujuan kita adalah merekat yang terpecah, menyambung yang patah, dan mempersatukan yang terpisah. Mari kita tinggalkan perbedaan dan bersatu membangun Kuansing,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69dce1c76806e.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan itu, Bupati juga meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau, khususnya terkait peningkatan infrastruktur jalan menuju Kabupaten Kuantan Singingi. Hal ini dinilai penting mengingat Kuansing akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau pada bulan Juni mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian Gubernur Riau yang diwakili Asisten I Setdaprov Riah Zulkifki Sukur, MA dalam arahannya dia menyampaikan rasa bahagia dan terhormat dapat berada di tengah&#45;tengah keluarga besar Kuantan Singingi pada hari ini.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini bukan sekadar pertemuan biasa, sebutnya melainkan wujud nyata dari ikatan yang kuat dan solid antara sesama anak negeri, antara pemerintah dan masyarakat, antara hati dan niat untuk memajukan daerah yang kita cintai bersama.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita menyadari bahwa Riau memiliki potensi besar, khususnya di sektor perkebunan, energi, dan pariwisata berbasis budaya. Kabupaten Kuantan Singingi, dengan kekayaan tradisi seperti Pacu Jalur dan potensi alamnya, merupakan bagian penting dalam mendukung kemajuan Riau secara keseluruhan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69dcf31d702e4.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Namun demikian, kita juga dihadapkan pada berbagai tantangan nyata, seperti fluktuasi ekonomi global, kebutuhan peningkatan lapangan kerja, pengendalian kebakaran hutan dan lahan, serta upaya menjaga kelestarian lingkungan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Oleh karena itu, pembangunan ke depan harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih kolaboratif dan inovatif,&apos; kata Zulkifli.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disampaikan juga, Pemerintah Provinsi Riau terus berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota serta seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kedaerahan seperti IKKS. Peran&lt;/p&gt;&lt;p&gt;IKKS sangat strategis sebagai wadah pemersatu masyarakat Kuantan Singingi di perantauan, sekaligus sebagai mitra pemerintah dalam menjaga nilai&#45;nilai budaya, memperkuat solidaritas sosial, dan mendukung pembangunan daerah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami juga menyadari bahwa keterbatasan anggaran daerah saat ini menuntut kita untuk lebih kreatif dan efektif dalam menjalankan program pembangunan. Oleh sebab itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan komunitas menjadi kunci utama dalam menghadirkan solusi nyata bagi kemajuan Riau, ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui momentum Halalbihalal ini, saya mengajak kita semua untuk terus mempererat persaudaraan, menjaga persatuan, dan menumbuhkan semangat gotong royong dalam lingkungan masyarakat kita, tambah Zulkifli.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara terpisah ketua panitia Drs. Joyosman M.Si kepada &lt;i&gt;Amanahnews.com&lt;/i&gt; menyampaikan terimakasih kepada Bupati Kuansing dan PT RAPP yang telah membantu terselenggaranya acara ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikatakan, seluruh panitia acara Halalbihalal ikut bahagia dan berbangga kerena acara ini berlangsung lancar dan sukses. Hal ini terkait beberapa hal penting seperti: adanya kontribusi dan dukungan yang luar biasa dari warga IKKS Pekanbaru dalam mengisi kegiatan &amp;nbsp;acara ini, kehadiran yang membludak dari warga IKKS yang memenuhi seluruh ruangan serta kehadiran Bupati Kuansing, Gubernur dan tetua, sepuh dan tokoh masyarakat Kuantan Singingi dan sebagainya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain Bupati Kuansing, Turut hadir sejumlah pejabat Gubernur Riau diwakili oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, Wakil Bupati Indragiri Hulu Ir. H. Hendrizal M.Si, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag, M.Si Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnaen , ST, M.Si, Pengurus IKKS Pekanbaru, serta tokoh masyarakat Kuansing yang berada di Pekanbaru.(DAS)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/70005202847-img-20260413-wa0043.jpg"/><pubDate>Mon, 13 Apr 2026 21:59:58 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69737/jadi-wadah-saling-mendukung-halalbihalal-ikks-pekanbaru-ajak-perantau-kuansing-jaga-kekompakan</guid></item><item><title>Berlangsung Hangat dan Sukses: Di Acara Halalbihalal, Pengurus IKHK Pekanbaru Periode 2025&#45;2030 Dikukuhkan</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69736/berlangsung-hangat-dan-sukses-di-acara-halalbihalal-pengurus-ikhk-pekanbaru-periode-20252030-dikukuhkan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) &#45; Ikatan Keluarga Hulu Kuantan (IKHK) Pekanbaru menggelar acara Halalbihalal di Wisma Jalur Pekanbaru, Sabtu pagi (11/4/2026). Acara berlangsung hangat dan sukses dan diliputi suasana yang penuh dengan kekeluargaan.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dihadiri warga perantau asal Kecamatan Hulu Kuantan, Kuansing yang tinggal di Pekanbaru dan sekitarnya ini bertujuan untuk menjalin dan lebih mempererat hubungan silaturahmi antara sesama warga perantau asal Kecamatan Hulu Kuantan yang ada di Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, sebelum acara dimlai &amp;nbsp;terlebih dahulu dilaksanakan pengukuhan pengurus IKHK Pekanbaru periode 2025&#45;2030 oleh Ketua Umum IKKS Kota Pekanbaru Drs. H. Raja Rusdianto. Terpilih sebagai Ketua Umum Ahmad Herry, S.Pi, M.Si, wakil ketua I Muskaldi Indra SH, MH, wakil ketua II Hendra Zainir S.Kom, wakil ketua III Jon Hendra SE, Roni Candra ST sebagai sekretaris dan Joni Afrizal SE Bendahara . Kemudian Ketua Dewan Penasihat DR. H. Zahrul Rabain, S.H, M.H, Ketua Dewan Pembina Arman Lingga Wisnu, S.E dan Majelis Pertimbangan Kehormatan Drs. H. Dastrayani Bibra, M.Si.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69da7b1693e5c.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Ketua IKHK Kota Pekanbaru Ahmad Herry menyampaikan rasa terimakasih kepada Ketua Umum IKKS Pekanbaru yang hadir langsung dalam acara silaturahmi dan Halalbihalal IKHK sekaligus mengukuhkan dan melantik kepengurusan IKHK periode 2025&#45;2030 ini.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sebenarnya kepengurusan kami sudah terbentuk sejak tahun 2025 yang lalu, namun karena sesuatu dan lain hal baru sekarang bisa kita selenggarakan bersama dengan acara Halalbihalal pada hari ini,” ujar Ahmad Hery. Karena itu kami mengucapkan terimakasih kepada Ketua Umum IKKS Pekanbaru telah mengukuhkan kepengurusan IKHK yang baru sekaligus hadir juga dalam acara Halalbihalal ini,” sebut Ahmad Hery.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69da7b603c4d6.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Sehubungan telah terbentuknya kepengurusan IKHK yang baru, dirinya mengharapkan kepada seluruh anggota pengurus untuk sama&#45;sama memberikan kontribusi positif bagi kemajuan organisasi terutama dalam program sosial dan lebih meningkatnya hubungan silaturahmi diantara sesama warga Hulu Kuantan di Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikesempatan tersebut, dirinya juga melaporkan bahwa untuk tahun 2026 ini diperoleh informasi bahwa ada 1 orang warga Hulu Kuantan Pekanbaru yang akan berangkat haji, yaitu atas nama Wasnimar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69da7ba046eb6.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;Bunda Hafny Ma&apos;rifat menyerahkan cenderamata mata dari IKHK Pekanbaru kepada Wasnimar.( f.ist/ANews)&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini sedikit ada cenderamata dari kami pengurus IKHK untuk Kak Wasnimar. Kami do&apos;akan juga semoga perjalanan ibadah hajinya berjalan lancar dan diberi kesehatan serta keselamatan baik pergi maupun dalam perjalanan pulang nantinya kembali ke tanah air,” pesannya seraya mengingat untuk tidak lupa hadir pada acara Halalbihalal IKKS Pekanbaru, pada Ahad malam (12/4/2026) di Hotel Premiere karena nantinya seluruh calon Jemaah haji asal Kuansing akan diberikan cendera mata pula oleh pengurus IKKS Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu Ketua IKKS Pekanbaru Raja &amp;nbsp;Rusdianto menyampaikan apresiasinya kepada pengurus IKHK Pekanbaru, dia mengharapkan kepengurusan yang baru ini bisa menjalankan program organisasi dengan baik dan bisa pula mengayomi seluruh warga IKHK di Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69da7bd512c3b.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;”Saya mengharapkan seluruh warga IKHK juga selalu kompak penuh kebersamaan dan perbanyak melakukan kegiatan sosial di tengah masyarakat,” pesannya mengingatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di kesempatan ini dirinya juga mengajak seluruh warga Hulu Kuantan di Pekanbaru untuk sama sama hadir pada acara Halalbihalal IKKS Pekanbaru yang akan dilaksanakan pada Ahad malam (12/4/2026) bertempat di Hotel Premiere Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69da7c086027a.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;“Acara yang dihadiri Bupati Kuansing ini nanti juga akan di pamerkan berbagai jenis makanan khas Kuansing yang telah disediakan oleh setiap pengurus kecamatan. Untuk itu mari sama&#45;sama kita meriahkan acara Halalbihalal kita nantinya,” ucap Rusdianto.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69dad774b0830.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Halalbihalal IKHK Pekanbaru ini dipandu oleh pembawa acara &amp;nbsp;Raja Zalhari yang dimulai pada pukul 10.00 WIB. Suasana semakin meriah dan berkesan dengan penyampaian ceramah agama &amp;nbsp;oleh Ustadz Herian Tomi yang mampu menghidupkan suasana dengan ciri khasnya berkopiah warna merah. (DAS/HRZ)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/44763307695-img-20260411-wa0037.jpg"/><pubDate>Sat, 11 Apr 2026 06:42:45 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69736/berlangsung-hangat-dan-sukses-di-acara-halalbihalal-pengurus-ikhk-pekanbaru-periode-20252030-dikukuhkan</guid></item><item><title>IKHK Pekanbaru Gelar Halalbihalal Sekaligus Pengukuhan Pengurus Baru Periode 2025 &#45; 2030</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69735/ikhk-pekanbaru-gelar-halalbihalal-sekaligus-pengukuhan-pengurus-baru-periode-2025--2030</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) &#45; Ikatan Keluarga Hulu Kuantan Pekanbaru, Sabtu (11/4/2026) akan menggelar kegiatan Halalbihalal sekaligus pengukuhan pengurus baru Periode 2025&#45;2030 di Wisma Kuansing Jl Punai Pekanbaru.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Undangan sudah disebarkan dan ditandatangani oleh Ketua Umum Ahmad Herry SPi, M.Si dan Sekretaris Umum Roni Candra ST. Turut mengundang Ketua Dewan Penasihat IKHK Pekanbaru DR. H Zahrul Raba&apos;in dan Ketua Dewan Pembina Arman Lingga Wisnu SE.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Ketua Umum IKHK Pekanbaru Ahmad Herry, panitia sudah melakukan koordinasi terkait acara Halalbihalal ini dengan melakukan zoom meeting malam ini, Kamis (9/4/2026) pukul 20.00 wib. Sebelumnya rapat intens juga sudah dilaksanakan panitia acara di salah satu cafe di Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69d7d0fdaac5a.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Sesuai dengan tema Halalbihalal tahun ini katanya, &quot;Badunsanak Kito di Rantau, Basatu Kito di Kampuang Halaman&quot; Ahmad Herry berharap warga IKHK Pekanbaru beramai&#45;ramai datang untuk mempererat tali silaturahmi karena sama&#45;sama di rantau.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Kami berharap dan menghimbau warga IKHK yang ada di Pekanbaru beramai&#45;ramai datang dan memeriahkan acara Halalbihalal ini,&quot; ucap Ahmad Herry, menjawab &lt;i&gt;Amanahnews.com&lt;/i&gt; via seluler usai zoom meeting.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu sebut Ahmad Herry, Halalbihalal ini juga dirangkai dengan pengukuhan pengurus baru IKHK Pekanbaru oleh Ketua IKKS Pekanbaru, Drs. Raja Rusdianto.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Pengurus baru Periode 2025&#45;2030 sudah dibentuk dan sekaligus akan dikukuhkan oleh Ketua IKKS Pekanbaru, Drs. Raja Rusdianto,&quot; terangnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikatakan, kegiatan Halalbihalal ini akan dihadiri oleh Camat Hulu Kuantan Azizman SST, Perwakilan Pemerintah Kabupaten Kuansing, tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa, warga Hulu Kuantan yang ada di Pekanbaru dan sekitarnya serta Pengurus IKKS Pekanbaru. (HRZ)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/36064897895-img-20260409-wa0025.jpg"/><pubDate>Thu, 09 Apr 2026 23:20:23 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69735/ikhk-pekanbaru-gelar-halalbihalal-sekaligus-pengukuhan-pengurus-baru-periode-2025--2030</guid></item><item><title>Pemanfaatan AI Analytics Dinilai Mampu Meningkatkan Deteksi Dini Risiko Keamanan di Lingkungan Bisnis</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69734/pemanfaatan-ai-analytics-dinilai-mampu-meningkatkan-deteksi-dini-risiko-keamanan-di-lingkungan-bisnis</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA (ANews) &lt;/strong&gt;&#45; Risiko keamanan di lingkungan bisnis dan ruang publik terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan kompleksitas operasional perusahaan. Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai kejadian seperti pencurian kendaraan di area parkir, aktivitas mencurigakan di area terbatas, hingga potensi gangguan keamanan di kawasan perkantoran dan industri menjadi perhatian banyak pihak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi ini membuat perusahaan tidak lagi cukup hanya mengandalkan sistem pengawasan konvensional. Dibutuhkan teknologi yang mampu melakukan pemantauan dan analisis secara lebih cerdas serta cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjawab kebutuhan tersebut, Nawakara Perkasa Nusantara sebagai perusahaan penyedia solusi keamanan terintegrasi menghadirkan teknologi AI Analytics sebagai bagian dari sistem Integrated Security Solution untuk meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus membantu mendeteksi potensi ancaman lebih awal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbeda dengan CCTV biasa yang hanya merekam kejadian, teknologi AI Analytics mampu menganalisis gambar secara otomatis. Sistem ini dapat mengenali pola aktivitas tertentu, mendeteksi perilaku yang tidak wajar, serta memberikan peringatan secara langsung kepada tim keamanan ketika terdeteksi potensi risiko.&lt;br&gt;Dengan teknologi ini, sistem keamanan tidak hanya bekerja setelah kejadian terjadi, tetapi juga dapat membantu mencegah potensi insiden sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penggunaan AI Analytics, kamera dapat mendeteksi aktivitas yang tidak wajar, seperti seseorang yang berada terlalu lama di area tertentu tanpa tujuan jelas, atau melakukan pergerakan mencurigakan lainnya. Sistem kemudian secara otomatis mengirimkan peringatan ke ruang monitoring sehingga petugas keamanan dapat segera melakukan pengecekan di lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Teguh Prabowo, Product Solution Division Head Nawakara, menjelaskan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan menjadi langkah penting untuk menghadapi tantangan keamanan modern. “Keamanan saat ini tidak lagi cukup hanya mengandalkan pengawasan manual atau CCTV biasa. Dengan AI Analytics, sistem dapat mengenali aktivitas yang tidak normal dan memberikan peringatan secara real&#45;time. Hal ini memungkinkan tim keamanan bertindak lebih cepat sebelum sebuah kejadian berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” ujar Teguh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menjelaskan bahwa teknologi AI Analytics dari Nawakara dapat terhubung dengan berbagai sistem keamanan lainnya, seperti CCTV, command center monitoring, access control, hingga sistem alarm. Integrasi ini membuat sistem keamanan menjadi lebih menyeluruh, efisien, dan siap menghadapi berbagai potensi risiko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kombinasi antara tenaga keamanan profesional, teknologi berbasis kecerdasan buatan, serta sistem monitoring terpusat, Nawakara terus berkomitmen menghadirkan solusi keamanan yang tidak hanya mampu merespons kejadian, tetapi juga membantu mencegahnya sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seiring meningkatnya kebutuhan akan sistem keamanan yang terintegrasi, pemanfaatan AI Analytics diperkirakan akan menjadi salah satu teknologi penting dalam pengembangan sistem keamanan di berbagai sektor, mulai dari kawasan perkantoran, industri, pusat perbelanjaan, hingga infrastruktur strategis di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;*****&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/70886245935-rilis_npn.jpeg"/><pubDate>Wed, 08 Apr 2026 15:38:01 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69734/pemanfaatan-ai-analytics-dinilai-mampu-meningkatkan-deteksi-dini-risiko-keamanan-di-lingkungan-bisnis</guid></item><item><title>Digelar 12 April, Halalbihalal lKKS Pekanbaru Akan Disemarakkan dengan Pertunjukan Seni, Budaya dan Masakan Kuansing</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69733/digelar-12-april-halalbihalal-lkks-pekanbaru-akan-disemarakkan-dengan-pertunjukan-seni-budaya-dan-masakan-kuansing</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU (ANews) &#45; Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Pekanbaru menyampaikan kabar gembira kepada perantau Kuansing yang tinggal di Pekanbaru dengan akan digelarnya acara Halalbihalal yang dilaksanakan di Grand Ballroom Hotel Premier Pekanbaru Ahad (12/4/2026) mendatang yang bertepatan dengan tanggal 21 Syawal 1447 H .&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua IKKS Pekanbaru Drs H Raja Rusdianto mengungkapkan kegiatan yang dilaksanakan rutin tiap tahun ini diberi tajuk &quot;Merajut Silaturrahmi Menguatkan kebersamaan dalam bingkai melestarikan Budaya Kuantan Singing&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; &lt;i&gt;Insyaa Allah&lt;/i&gt; acara ini akan dihadiri Bupati Kuansing &amp;nbsp;Bupati Kuansing Dr. H.Suhardiman Ambi.SH.MH Datuak Panglimo Dalam beserta perangkat daerah, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Plt.Gubernur Riau bp SF. Haryanto. Undangan sudah kita sampaikan,&quot; tuturnya menjawab &lt;i&gt;Amanahnews.com&lt;/i&gt;, Rabu (8/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69d5ee88975fa.png&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;Raja Rusdianto.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu tambah Rusdianto, undangan juga disebarkan untuk 15 perwakilan kecamatan IKKS yang berada di Pekanbaru beserta Ikatan Mondek&#45;mondek Kuansing dan para Sumondo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu ketua panitia Halalbihalal IKKS Pekanbaru Ketua Panitia HBH IKKS Pekanbaru, Drs. Joyosman, MM kepada &lt;i&gt;Amanahnews.com &lt;/i&gt;Rabu (8/4/2026) mengungkapkan acara yang diperkirakan akan menarik 1000 warga IKKS yang ada di Pekanbaru akan dimeriahkan dengan pergelaran seni budaya Kuansing seperti randai, rarak godang, silat dan pegelaran masakan khas Kuantan Singingi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dalam kesempatan ini juga dilakukan pelepasan keberangkatan Jemaah calon Hajji bagi warga IKKS kota Pekanbaru dan lounching buku Tambul Kuansing dari Ikatan Mondek&#45;Mondek Kuantan Singingi (IMKS) Pekanbaru,&quot; paparnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69d5eec65d842.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;Joyosman.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut Joyosman mengajak seluruh warga Kuansing di Pekanbaru untuk datang beramai&#45;ramai dalam acara Halalbihalal IKKS Pekanbaru ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ayo, warga Kuansing yang ada di Pekanbaru dan sekitarnya mari beramai&#45;ramai bergembira bersama dalam menyemarakkan acara Halalbihalal ini. Ditunggu kehadirannya,&quot; ajak Joyosman. (HRZ)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/25038393177-gridart_20260408_124253932.jpg"/><pubDate>Wed, 08 Apr 2026 13:02:58 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69733/digelar-12-april-halalbihalal-lkks-pekanbaru-akan-disemarakkan-dengan-pertunjukan-seni-budaya-dan-masakan-kuansing</guid></item><item><title>Kediri Punya Rokok, Kuansing Punya Sawit</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69732/kediri-punya-rokok-kuansing-punya-sawit</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Oleh&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;strong&gt;: Hendrianto.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DI KEDIRI, ada Gudang Garam. Perusahaannya raksasa. Dampaknya luar biasa. Satu kota hidup dari sana. Ekonomi berputar. Kemiskinan minggir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Padahal, Kediri bukan daerah penghasil tembakau terbesar. Tapi mereka punya pabriknya. Mereka melakukan hilirisasi. Mereka tidak hanya menjual daun kering. Mereka menjual produk jadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekarang lihat Kuansing. Sejauh mata memandang hanya hijau sawit. Jutaan batang. Ribuan hektare.&lt;br&gt;Tapi, apa yang didapat daerah?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap hari, truk&#45;truk besar melintas. Membawa TBS. Membawa CPO. Debu jalannya ditinggal untuk warga. Aspalnya hancur dilewati beban berat. Hasilnya? Dibawa keluar. Diolah di tempat lain. Dijual lagi ke kita dalam bentuk kemasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita punya kebun, tapi beli minyak goreng merek orang. Aneh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kenapa Kuansing tidak jadi sentra industri minyak goreng saja? Modalnya sudah ada. Bahan baku melimpah. Sangat melimpah. Tidak perlu pusing mencari suplai. Tinggal petik, olah, kemas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bayangkan kalau ada pabrik minyak goreng besar di Teluk Kuantan. Ribuan anak muda Kuansing tidak perlu ke Pekanbaru atau Jakarta untuk cari kerja. Cukup di kampung sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dampaknya pasti dahsyat. Warung nasi laku. Kos&#45;kosan penuh. Pajak daerah naik berkali&#45;kali lipat. Jalanan rusak bisa diperbaiki dengan uang sendiri. Tidak perlu mengemis ke pusat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentu, ini butuh nyali. Butuh pemimpin yang &quot;gila&quot; ide. Yang bisa merayu investor. Atau, yang berani menggerakkan BUMD secara profesional. Bukan BUMD yang isinya cuma titipan jabatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kediri sudah membuktikannya. Sebuah kota bisa makmur karena industri. Kuansing punya peluang yang sama. Bahkan lebih besar. Karena semua orang butuh minyak goreng. Tiap hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jangan sampai kita hanya jadi penonton. Menonton truk lewat di depan mata, sambil memegang botol minyak goreng buatan orang luar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapan &quot;Minyak Goreng Kuansing&quot; masuk dapur kita?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tergantung nyali kita sekarang. (***)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;(Penulis merupakan warga Kuansing yang aktif di media sosial)&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/58855883145-screenshot_2026-04-01-23-09-14-22_a23b203fd3aafc6dcb84e438dda678b6.jpg"/><pubDate>Sat, 04 Apr 2026 23:11:45 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69732/kediri-punya-rokok-kuansing-punya-sawit</guid></item><item><title>Menyoal Paradoks DBH Sawit Kuansing, Keadilan yang Dikorupsi Sistem?</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69731/menyoal-paradoks-dbh-sawit-kuansing-keadilan-yang-dikorupsi-sistem</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Oleh : &lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;strong&gt;Hendrianto.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;KUANTAN SINGINGI kini tengah dipaksa menelan pil pahit sebuah paradoks yang menghina akal sehat. Di tengah ekspansi perkebunan kelapa sawit yang kian masif dan bertambahnya jumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS), jatah Dana Bagi Hasil (DBH) yang kembali ke pangkuan daerah justru terjun bebas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Data tidak bisa berbohong, namun ia bisa dimanipulasi oleh ketidaksinkronan sistem. Pada tahun 2024, Kuansing masih menerima DBH sawit sebesar Rp12 miliar. Tahun 2025, angka itu menyusut menjadi Rp10 miliar. Puncaknya, pada 2026, daerah diprediksi hanya akan menerima Rp6 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara logika ekonomi, ini adalah anomali besar: industri tumbuh, produksi mendaki, namun bagi hasil justru &quot;disunat&quot; hingga separuhnya. Bagaimana mungkin pusat mencatat penurunan hasil di saat truk&#45;truk sawit kian padat melintasi jalanan Kuansing hingga hancur lebur?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penurunan DBH yang sistematis ini mengindikasikan adanya &quot;lubang hitam&quot; dalam sinkronisasi data antara pemerintah pusat dan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika Jakarta terus menggunakan data usang atau cacat untuk menghitung bagi hasil, maka daerah penghasil adalah pihak yang paling berdarah&#45;darah menanggung akibatnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kuansing menyumbang devisa besar ke kas negara, namun dikembalikan dalam bentuk &quot;uang receh&quot; yang bahkan tidak cukup untuk membiayai perbaikan satu kilometer jalan yang rusak akibat aktivitas industri tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi ini memicu pertanyaan fundamental: Apakah otonomi daerah hanya sekadar pepesan kosong? Otonomi seharusnya memberikan kedaulatan bagi daerah untuk sejahtera dari hasil buminya sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, melihat tren DBH yang terus dikerat, otonomi seolah&#45;olah hanya menjadi tameng bagi pusat untuk melepaskan tanggung jawab pembangunan, sementara sumber pendapatan daerah terus disedot ke ibu kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mendesak transparansi pusat adalah jalur diplomasi yang wajib diteruskan, namun menunggu kejujuran data yang tak kunjung datang hanya akan membiarkan daerah kian tertinggal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam konteks inilah, langkah Bupati Suhardiman Amby untuk menerapkan Retribusi Sawit Rp20/kg harus dipandang sebagai langkah penyelamatan darurat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini bukan sekadar inovasi administratif, melainkan manifestasi keberanian daerah untuk mengambil haknya secara mandiri di pintu pabrik. Melalui instrumen legal yang akuntabel, Kuansing berupaya memutus rantai ketergantungan pada birokrasi pusat yang tidak adil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kuansing menolak diam. Kita butuh keadilan yang nyata, bukan janji otonomi yang di atas kertas terasa manis namun di lapangan berasa sangat pahit. Industri sawit tidak boleh tumbuh di atas kemiskinan infrastruktur dan penderitaan masyarakat lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jangan biarkan daerah penghasil terus menjadi &quot;sapi perahan&quot; yang diperas habis susunya, namun dibiarkan mati kelaparan di kandangnya sendiri. Sudah saatnya kedaulatan fiskal ditegakkan, demi harga diri dan kesejahteraan rakyat Kuansing. (*)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;(Penulis merupakan warga Kuansing yang aktif di media sosial)&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/16610725437-hendrianto_wtw.jpeg"/><pubDate>Wed, 01 Apr 2026 23:31:45 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69731/menyoal-paradoks-dbh-sawit-kuansing-keadilan-yang-dikorupsi-sistem</guid></item><item><title>Kepergok Mencuri Sawit, Warga Pelaku di Pucuk Rantau Kuansing Ditangkap Polisi</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69730/kepergok-mencuri-sawit-warga-pelaku-di-pucuk-rantau-kuansing-ditangkap-polisi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;TELUK KUANTAN (ANews) &#45; Terduga pelaku pencurian sawit berinisial AAS (43) diamankan polisi setelah ketahuan melakukan dugaan pencurian sawit di kebun milik warga di desa Perhentian Sungkai, Kecamatan Pucuk Rantau, Rabu (25/3/2026).&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan barang bukti berupa 22 tandan buah kelapa sawit, satu unit sepeda motor, serta satu keranjang rotan diduga digunakan pelaku untuk mengangkut hasil curian.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana mengungkapkan, pengungkapan kasus ini berawal&lt;/p&gt;&lt;p&gt;dari laporan masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan di kebun sawit milik warga bernama Sunarya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peristiwa tersebut terjadi Selasa, (24/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Pelapor berinisial K (44) menerima informasi dari saksi bahwa kebunnya dimasuki orang tidak dikenal.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan sejumlah pohon sawit telah dipanen serta tumpukan buah sawit yang disembunyikan di dalam area kebun. Pelapor bersama saksi kemudian melakukan pengintaian di lokasi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Keesokan harinya, pelaku datang menggunakan sepeda motor dengan membawa keranjang untuk mengambil buah sawit yang sebelumnya telah dipanen,” terang Kapolres melalui Kapolsek Kuantan Mudik AKP Ridwan Butar&#45;Butar melalui keterangannya, Kamis, (26/3/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat dipergoki, pelaku sempat mengelak dan mengaku hanya mengambil buah yang tertinggal. Namun setelah didesak, pelaku mengakui perbuatannya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terduga pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Kuantan Mudik untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Terduga pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka,&quot; kata Kapolsek. (F:RBI/ANews)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/61048663693-img-20260326-wa0001.jpg"/><pubDate>Thu, 26 Mar 2026 10:43:08 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69730/kepergok-mencuri-sawit-warga-pelaku-di-pucuk-rantau-kuansing-ditangkap-polisi</guid></item><item><title>Minim Fasilitas Adat, Prosesi Pasca&#45;Lebaran di Hulu Kuantan Terpaksa Dialihkan ke Mushalla</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69729/minim-fasilitas-adat-prosesi-pascalebaran-di-hulu-kuantan-terpaksa-dialihkan-ke-mushalla</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Oleh&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;: Hendrianto&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;GEMA&lt;/strong&gt; takbir Idul Fitri di pelosok Hulu Kuantan bukan sekadar penanda kemenangan spiritual, melainkan juga gong pembuka bagi rangkaian ritual adat yang telah mengakar selama berabad&#45;abad. Bagi masyarakat di sepanjang tepian sungai ini, Lebaran adalah momentum &quot;pulang&quot; dalam arti yang paling dalam: pulang ke tanah leluhur, pulang ke silsilah suku, dan pulang ke nilai&#45;nilai kemanusiaan yang luhur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian tradisi ini biasanya dimulai dengan Do&apos;a Kuburan. Ratusan hingga ribuan masyarakat dari berbagai persukuan tumpah ruah ke pemakaman kaum. Di sini, batas&#45;batas status sosial melebur. Ziarah ini bukan sekadar ritual keagamaan untuk mendoakan kerabat yang telah tiada, melainkan mekanisme sosial untuk mengenalkan generasi muda pada &quot;akar&quot; mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam suasana doa bersama, para perantau kembali diingatkan pada asal&#45;usulnya. Inilah saat di mana silsilah diperjelas, agar yang muda tahu siapa mamak&#45;nya, siapa saudaranya, dan di mana tanah ulayatnya berada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai bersimpuh di pusara, langkah kaki masyarakat beralih menuju Rumah Tuo Suko. Di sinilah tradisi berkumpul bersama kaum sasuku mencapai puncaknya. Dengan tradisi Makan Basamo—duduk melingkar menikmati hidangan—setiap anggota suku merasakan kesetaraan dan kebersamaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rumah Tuo menjadi saksi bisu bagaimana komunikasi horizontal dibangun. Masalah yang terjadi selama setahun terakhir, baik antar individu maupun keluarga dalam satu suku, seringkali tuntas di ruang ini melalui pendekatan musyawarah yang santun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, ada sebuah realita pahit yang menyertai keindahan tradisi ini. Secara adat, prosesi besar semacam ini semestinya diselenggarakan di Rumah Godang. Rumah adat tersebut bukan sekadar bangunan kayu, melainkan simbol kedaulatan, pusat hukum adat, dan identitas fisik suatu suku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Faktanya, banyak Rumah Godang di Hulu Kuantan kini telah &quot;punah&quot;—lapuk dimakan usia atau roboh tanpa sempat direhabilitasi. Akibatnya, pusat kegiatan adat terpaksa bergeser ke mushalla&#45;mushalla milik masing&#45;masing suku.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski nilai spiritualnya tetap terjaga, ada sesuatu yang hilang secara simbolis. Beradat di mushalla seringkali terasa membatasi ruang gerak prosesi adat yang memiliki tata krama dan struktur tempat duduk (protokoler adat) yang spesifik, yang hanya bisa diakomodasi secara sempurna oleh arsitektur Rumah Godang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam bagi para pemuka adat di Hulu Kuantan. Aspirasi pun muncul: Hulu Kuantan harus kembali memiliki Rumah Adat yang representatif. Harapan ini &amp;nbsp;untuk membangun gedung baru, melainkan upaya mengembalikan marwah. Keberadaan Rumah Godang di masa depan akan menjadi laboratorium hidup bagi anak cucu untuk belajar tata cara beradat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Memberikan ruang yang sah bagi Ninik Mamak dalam mengambil keputusan penting tanpa harus menumpang di ruang ibadah yang fungsinya berbeda. Rumah Godang menjadi titik tumpu bagi kekuatan sosial masyarakat dalam menghadapi arus modernisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjaga tradisi pasca&#45;Lebaran di tengah hilangnya Rumah Godang adalah bukti ketangguhan budaya masyarakat Hulu Kuantan. Namun, membiarkan tradisi ini terus &quot;menumpang&quot; di mushalla tanpa upaya membangun kembali rumah asalnya adalah sebuah kelalaian sejarah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sudah saatnya seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemangku adat, pemerintah daerah, hingga para perantau, bersinergi. Mengembalikan fisik Rumah Godang adalah langkah nyata untuk memastikan adat di Hulu Kuantan tidak hanya hidup dalam ingatan, tetapi tegak berdiri dalam kenyataan. (***)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;Penulis adalah jurnalis media online yang bermastautin di Kuansing, pemerhati masalah sosial dan budaya Kuansing&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/79512897580-img-20260324-wa0056.jpg"/><pubDate>Tue, 24 Mar 2026 19:00:00 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69729/minim-fasilitas-adat-prosesi-pascalebaran-di-hulu-kuantan-terpaksa-dialihkan-ke-mushalla</guid></item><item><title>PT CRS Salurkan Ratusan Parcel Lebaran untuk Karyawan</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69728/pt-crs-salurkan-ratusan-parcel-lebaran-untuk-karyawan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;LOGAS TANAH DARAT (ANews) &#45;&amp;nbsp; Menjelang Hari Raya Idul Fitri,&amp;nbsp; PT Citra Riau Sarana (CRS) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap seluruh karyawan.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit ini membagikan sebanyak 362 parcel lebaran untuk seluruh karyawan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;GM PT CRS Bapak Syamsuriadi N Batubara didampingi Manager Kebun, Bapak Afli Hendri mengatakan, pemberian parcel ini sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi seluruh karyawan sepanjang tahun 2026 ini.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program tahunan ini menjadi tradisi yang tidak hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga mempererat ikatan kekeluargaan di lingkungan perusahaan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://amanahnews.com/gambar/images/69ba426d327da.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Parcel Lebaran yang dibagikan berisi berbagai kebutuhan khas Idul Fitri, mulai dari makanan ringan, kue kering yang dapat dinikmati bersama keluarga di rumah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengan adanya parcel ini kami berharap momen Lebaran tahun ini menjadi lebih bermakna bagi seluruh karyawan beserta keluarga,&quot; kata Bapak Syamsuriadi N Batubara disela&#45;sela pembagian parcel dilingkungan perusahaan, Selasa (17/3/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ratusan karyawan yang menerima bingkisan tampak antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh perusahaan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pemberian parcel ini bukan sekadar bingkisan, tetapi juga simbol penghargaan atas kontribusi setiap karyawan,&quot; kata Bapak GEM.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan perusahaan tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi setiap individu di dalamnya. Seperti resolusi 2026 &quot; Jaga pokok, jaga karyawan&quot;.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Parcel ini lanjut Dia adalah bentuk kecil dari rasa terima kasih kami atas kerjasama seluruh tim dilingkungan perusahaan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semoga membawa kebahagiaan bagi karyawan dan keluarganya di hari yang fitri,” tambah Bapak Syamsuariadi N Batubara.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana haru dan kebersamaan semakin terasa ketika seluruh tim berkumpul untuk menerima parcel dan saling bersalaman. Beberapa karyawan mengungkapkan rasa terima kasih mereka, merasa dihargai dan semakin termotivasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi perusahaan. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan berbagi ini mencerminkan komitmen PT CRS dalam menciptakan lingkungan kerja yang penuh kepedulian dan kebersamaan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan semangat Ramadan dan menjelang Idul Fitri, PT CRS tidak hanya berbagi kebahagiaan dengan karyawan, tetapi juga menegaskan nilai&#45;nilai kepedulian, kebersamaan, dan penghargaan terhadap kontribusi setiap individu dalam mencapai kesuksesan bersama. (RBI)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/11705403379-img-20260318-wa0014.jpg"/><pubDate>Wed, 18 Mar 2026 13:14:24 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69728/pt-crs-salurkan-ratusan-parcel-lebaran-untuk-karyawan</guid></item><item><title>Bupati Suhardiman: Catatan BPK Jadi Bahan Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Daerah</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69727/bupati-suhardiman-catatan-bpk-jadi-bahan-evaluasi-perbaikan-tata-kelola-keuangan-daerah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;TELUK KUANTAN (ANews) — Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby menegaskan bahwa setiap catatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan menjadi bahan evaluasi penting bagi Pemkab Kuansing dalam memperbaiki tata kelola keuangan daerah ke depan.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Bupati saat mengikuti exit meeting pemeriksaan interim Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kuansing Tahun 2025 bersama tim BPK RI Perwakilan Provinsi Riau di Ruang Rapat Bupati, Selasa (10/03/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Catatan dan temuan dari BPK akan kami jadikan bahan evaluasi penting untuk melakukan perbaikan dalam pengelolaan keuangan daerah ke depan. Pemerintah daerah akan bergerak cepat menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan,” tegas Bupati.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Suhardiman, pengelolaan keuangan daerah bukan hanya persoalan administratif, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai dinamika kebijakan dan kondisi ekonomi yang terjadi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengakui bahwa pemerintah daerah masih menghadapi sejumlah tantangan, khususnya terkait kondisi keuangan daerah, termasuk dampak pandemi COVID&#45;19 yang turut memengaruhi beberapa sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Namun demikian, kami tetap berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem administrasi dan tata kelola keuangan agar semakin transparan, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, kegiatan exit meeting dilaksanakan sebagai penanda berakhirnya tahapan awal pemeriksaan yang telah dilakukan oleh tim BPK terhadap LKPD Kuansing Tahun 2025.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perwakilan Tim BPK RI Wilayah Provinsi Riau menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan pemeriksaan interim berjalan dengan lancar. Hal tersebut tidak terlepas dari kerja sama yang baik dari seluruh pihak, khususnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Inspektorat, serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang telah membantu kelancaran proses pemeriksaan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim BPK juga menyampaikan bahwa sebelum memasuki tahapan pemeriksaan terperinci, pemerintah daerah diminta menyiapkan berbagai dokumen keuangan yang diperlukan paling lambat pada 31 Maret 2026. Selanjutnya, pemeriksaan terperinci dijadwalkan mulai pada 1 April 2026.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, tim BPK juga mengingatkan agar pemerintah daerah memperhatikan kondisi keuangan daerah tahun 2025. Berdasarkan gambaran sementara, kondisi fiskal daerah dinilai perlu mendapat perhatian bersama agar tetap terjaga kesehatannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menutup sambutannya, Bupati Suhardiman berharap seluruh proses penyusunan dan pelaporan keuangan daerah dapat berjalan dengan baik sesuai mekanisme yang berlaku. Ia juga meminta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi untuk terus meningkatkan koordinasi serta memanfaatkan bimbingan dari tim BPK agar proses pemeriksaan selanjutnya berjalan lebih optimal.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan demikian, diharapkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Kuantan Singingi dapat terus meningkat.(RBI)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/96863791024-img-20260313-wa0072.jpg"/><pubDate>Tue, 10 Mar 2026 17:24:33 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69727/bupati-suhardiman-catatan-bpk-jadi-bahan-evaluasi-perbaikan-tata-kelola-keuangan-daerah</guid></item><item><title>Pemprov Turun Tinjau Kesiapan MTQ Riau 2026 di Kuansing</title><link>https://amanahnews.com/read/detail/69726/pemprov-turun-tinjau-kesiapan-mtq-riau-2026-di-kuansing</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;TELUK KUANTAN (ANews) – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pada Juni mendatang mulai dimatangkan.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Provinsi Riau turun langsung meninjau kesiapan lokasi utama kegiatan di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kamis (12/03/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peninjauan tersebut dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur yang didampingi Asisten III Setda Kuansing Azhar Ali serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dari Provinsi Riau dan Kabupaten Kuansing.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Zulkifli Syukur menegaskan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan MTQ berjalan optimal, terutama pembangunan astaka sebagai panggung utama serta penataan area pendukung lainnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Hari ini kami melihat langsung lokasi astaka untuk memastikan posisi dan arah pembangunannya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu kami juga meninjau rencana lokasi stand bagi kabupaten/kota serta memastikan kesiapan penginapan bagi para qori dan qoriah nantinya,” ujar Zulkifli Syukur.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, peninjauan ini menjadi langkah penting agar pelaksanaan MTQ Provinsi Riau di Kuansing dapat berlangsung lancar, tertata, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta maupun tamu yang hadir.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Umum LPTQ Provinsi Riau, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Kabag Kesra Setdaprov Riau, serta sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten Kuansing, di antaranya Kadis Kominfoss Kuansing, Kadis Perkimtan, Kabag Kesra, dan Kabag Umum.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;MTQ Provinsi Riau 2026 di Kuansing diproyeksikan menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar di daerah tersebut, sekaligus momentum memperkuat syiar Al&#45;Qur’an serta mempererat ukhuwah antar kabupaten/kota di Provinsi Riau. (RBI)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://amanahnews.com/assets/berita/original/37741349618-img-20260313-wa0069.jpg"/><pubDate>Thu, 12 Mar 2026 20:31:22 +0700</pubDate><guid>https://amanahnews.com/read/detail/69726/pemprov-turun-tinjau-kesiapan-mtq-riau-2026-di-kuansing</guid></item></channel></rss>