PT ASMJ Nilai Selisih Timbangan Untungkan Masyarakat
TELUK KUANTAN (ANews) - PT Asia Sawit Makmur Jaya (ASMJ) menilai adanya selisih timbangan yang terjadi beberapa waktu lalu menguntungkan masyarakat.
Dimana timbangan masyarakat menjadi plus dengan adanya selisih sekitar 50 kg. Hal tersebut disampaikan pihak manajemen PT ASMJ saat rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPRD Kuansing, Senin (2/6/2025).
RDP tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Kuansing Satria Mandala Putra didampingi Ketua Komisi II DPRD Kuansing Fedrios Gusni serta dihadiri sejumlah anggota Komisi II DPRD Kuansing.
Dari Pemkab dihadiri Kepala Dinas Kopindag Kuansing Delis Martoni didampingi Sekretaris Kopindag Junaidi. Juga hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Deflides Gusni beserta sejunlah kabid.
Sementara dari PT ASMJ hadir manajer PKS PT ASMJ Riko Aji Satria, serta Gunawan Batu Bara selaku atasannya (PC) di PT ASMJ, Irfan Saudi staf bidang lingkungan dan Humas PT ASMJ Debi.
Menurut pihak PT ASMJ, sebelum ada sidak dari Komisi II ke PKS PT ASMJ, tidak ada masyarakat atau supplier yang merasa dirugikan karena timbangan.
Dimana Komisi II DPRD Kuansing saat sidak ke PKS PT ASMJ awal bulan lalu menemukan timbangan rusak. Temuan tersebut terjadi pada 7 Mei 2025.
Pihak PT ASMJ menilai bahwa selisih timbangan nomor satu yang sempat bermasalah tidak merugikan masyarakat, bahkan menguntungkan masyarakat.
Menurut manajer PKS PT ASMJ Riko, kerusakan timbangan tersebut awalnya karena tersambar petir. Akibat musibah tersebut timbangan mengalami kerusakan pada indikator timbangan, tapi segel masih tetap terpasang dengan baik.
"Indikatornya sudah kita ganti dengan merk GS, kalau segelnya masih terpasang dengan baik, jadi tidak merusak segel," ujar Riko.
PKS PT ASMJ sendiri memiliki tiga timbangan. Dua timbangan telah dilakukan tera ulang oleh tim dari Diskoperindag Kuansing. Sementara satu timbangan lagi memang belum bisa diajukan.
RDP tersebut menindaklanjuti temuan Komisi II DPRD Kuansing saat dilakukan sidak ke PKS PT ASMJ. Dimana Komisi II DPRD Kuansing menemukan timbangan dengan kondisi tidak akurat.
Ketua Komisi II DPRD Kuansing Fedrios Gusni mendesak dinas terkait untuk melakukan tera ulang ke semua PKS atau pabrik sawit yang ada di Kuansing. Ini dilakukan supaya konsumen tidak dirugikan akibat tidak akuratnya timbangan yang ada di PKS yang ada. (RBI)



Tulis Komentar