Opini

Pentingnya Kemampuan Penanggulangan Kebakaran Dini Bagi Masyarakat

Muhammad Reza.(F.ist/ANews)

 

Oleh : Muhammad Reza, ST. M.Sc

KEBAKARAN ialah nyala api baik kecil maupun besar pada tempat, situasi dan waktu yang tidak dikehendaki yang bersifat merugikan dan pada umumnya sulit untuk dikendalikan.

Kebakaran juga termasuk dalam salah satu kategori kondisi/situasi darurat di lingkungan Perusahaan baik dari luar maupun dalam lokasi tempat kerja. Kesadaran akan pentingnya pencegahan kebakaran dan penanggulangan dini terhadap bahaya kebakaran, pada umumnya masih dirasakan sangat kurang, khususnya untuk rakyat Indonesia. Sehingga masih seringkali terjadi kejadian kebakaran yang selalu mengakibatkan banyak kerugian. 

Untuk mencegah kejadian kebakaran dan mengurangi dampak yang ditimbulkannya, diperlukan tingkat pengetahuan tentang api yang memadai. Kebakaran dapat terjadi dimana saja dan kapan saja, baik di permukiman warga, gedung-gedung perkantoran, sekolah, pasar dsb.

Kobaran api yang tidak terkendali akan semakin membahayakan keselamatan jiwa maupun kerugian material dalam jumlah yang lebih besar. Api terdiri dari tiga unsur yaitu panas (heat), oksigen (oxygen) dan bahan mudah terbakar/bahan bakar (fuel). Kebakaran dapat terjadi jika terjadi reaksi kimia berantai yang menggabungkan ketiga unsur tersebut.

Untuk dapat memadamkan kobaran api, kita harus menghilangkan salah satu dari tiga unsur api tersebut. Tidak panik adalah salah satu sikap yang perlu dilakukan agar kita dapat melakukan tindakan yang tepat. Pentingya pengetahuan masyarakat tentang pemadaman awal dan penyelamatan, merupakan salah satu upaya dari penanggulangan kebakaran dini.

Beberapa metode pemadaman api diantaranya yaitu (1) teknik cooling, menurunkan temperatur benda yang terbakar dengan menyemprotkan air, (2) Isolation atau smothering,menutup benda yang terbakar dengan busa, serbuk, karung basah, (3) Dilution, meniupkan gas inert /gas karbondioksida, (4) Starving, mengurangi, menjauhkan atau menghancurkan bahan yang mudah terbakar, (5) Chain Reaction Breaking, pemadaman dengan menggunakan bahan kimia. Penggunaan metode pemadaman tersebut tergantung kepada jenis benda yang terbakar serta besar kecilnya kobaran api.

Selain pemadaman awal, tindakan pencegahan kebakaran tentunya juga sangat perlu kita  perhatikan. Diantaranya yaitu dengan menjauhkan barang-barang yang mudah terbakar dari sumber api, menyimpan alat pemantik api ditempat yang aman (jauh dari jangkauan anak), serta pemakaian elektronik yang tidak berlebihan pada sumber listrik, penggunaan alat/komponen listrik yang berkualitas agar tidak terjadi korsleting.

Penulis adalah Dosen Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Riau

 



[Ikuti AmanahNews.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar