Daerah

Unri Lepas 108 Mahasiswa Program Baru Kukerta Tematik Literasi di Kabupaten Bengkalis

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Riau yang mewakili Rektor Unri, Dr. Mexsasai Indra, S.H., M.H.. saat melepas 108 Mahasiswa Program Kukerta Tematik Literasi di Kabupaten Bengkalis, Selasa (24/6/2025). (F: Ist-ANews)

BENGKALIS (ANews) - Universitas Riau (Unri) melepas 108 orang mahasiswa Program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Tematik Literasi di Kabupaten Bengkalis, Selasa (24/6/2025) di di Aula Kantor Bupati Bengkalis.

Pelepasan dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Riau yang mewakili Rektor Unri, Dr. Mexsasai Indra, S.H., M.H.. Hadir dalam kesempatan itu Bupati Bengkalis Kasmarni yang juga merupakan alumni Unri dan Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso.

Dalam sambutannya Mexsasai Indra menyampaikan bahwa melalui Kukerta Tematik Literasi ini, UNRI siap mensukseskan astacita Presiden Prabowo.

Kukerta Tematik Literasi ini adalah program baru yang dilaksanakan Unri dan Unri menjadi perguruan tinggi pelaksana dari 22 perguruan tinggi lainnya se-Indonesia.

Program ini merupakan kerjasama Kemindiktisaintek dengan Perpustakaan Nasional, merupakan kegiatan dalam bentuk upaya mendorong bagaimana budaya literasi masyarakat di pedesaan bisa meningkat melalui kegiatan Kukerta Tematik Literasi ini.

"Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya untuk menyampaikan informasi kegiatan kuliah kerja nyata tematik literasi tahun 2025 di Kabupaten Bengkalis," ucap Mexsasai Indra.

Disampaikan bahwa Kukerta Tematik Literasi di Kabupaten Bengkalis ini melibatkan 9 desa yakni (Jangkang, Berancah, Bantan Tengah, Ulu Pulau, Prapat Tunggal, Wonosari, Damai, Batang Duku dan Buruk Bakul) dengan total peserta sebanyak 108 orang mahasiswa.

"Pada program ini, mahasiswa akan menetap selama 40 hari di desa," terang Mexsasai.

KKN Tematik Literasi adalah program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Program ini dikelompokkan menjadi 9 program kegiatan diantaranya menulis cerita berbasis isi buku bacaan dan kunjungan literasi ke sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan budaya baca dan kecakapan literasi di masyarakat, khususnya di daerah pedesaan.

Program ini juga dilaksanakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan koleksi buku bermutu yang diberikan untuk desa melalui Program Bantuan 1000 Buku Bermutu oleh Perpusnas tahun 2024 lalu.

Adapun tema dari Kukerta Unri tahun 2025 yaitu "Bersinergi Meningkatkan Literasi Masyarakat Melalui Kebijakan Kampus Berdampak".

Hal ini sejalan dengan program Kemendiktisaintek dalam istilah kampus berdampak, mahasiswa dapat berperan aktif dalam menyelesaikan masalah nyata di masyarakat, menjadi agen perubahan, dan memberikan dampak positif yang signifikan.

"Di akhir kata kami atas nama rektor Unri menitipkan anak anak kami kepada pemerintah daerah Kabupaten Bengkalis, semoga mahasiswa kami dapat memberikan dampak yang positif untuk pengembangan literasi di Kabupaten Bengkalis," tutup Mexsasai Indra. (RNM)



Tulis Komentar