Langsung Ludes, Bazar Tambual Mondek-Mondek Kuansing Diserbu Pengunjung
PEKANBARU (ANews) - Luar biasa animo warga Kuansing di Pekanbaru untuk mencicipi makanan kudapan khas kampung halaman, Bazar Tambual (kudapan) Kuansing langsung diserbu pengunjung. Baru saja dibuka resmi oleh Plt Ketua Dharma Wanita Provinsi Riau Fermi Taufik Jum'at sore (14/3/2025), makanan yang tersedia ludes terjual.
"Waduh, terlambat. Sudah habis semua makanan khasnya. Padahal rencana mau beli puluik kucuang tuk berbuka nanti," ujar salah satu pengunjung Arfen asal Lubuk Ambacang yang datang jam 5 sore ke lokasi bazar.
"Saya juga rencana mau beli otun dan gulai cipuik, tapi tiba di sini sudah habis. Mudah-mudahan besok nggak ketinggalan lagi, harus datang lebih awal, " ucap pengunjung lainnya Hendra yang sudah rindu ingin mencicipi makanan khas kampungnya itu.

Bazar Tambual Kuansing ini ditaja oleh Ikatan Mondek-Mondek Kuansing (IMMK) yang berlangsung selama 3 hari, Jum'at-Ahad (14-16/3/2025) atau bertepatan dengan 14-16 Ramadhan 1446 H. Acara bazar digelar di Halaman Gedung Wanita jl Diponegoro, Pekanbaru.
Menurut Ketua Pelaksana kegiatan, Elly Suryani, kegiatan ini merupakan program kerja IMMK. Dan pelaksanaan tahun ini, adalah yang ke tiga kalinya.
"Ini sudah yang ketiga kalinya kita laksanakan, dan pada tahun ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari utusan kecamatan di Kuansing." ucap Elly menjawab Amananews.com Jum'at sore.

Adapun jenis-jenis kudapan khas Kuansing yang disuguhkan yang jarang dijumpai di Pekanbaru seperti periuk boruak, puluik kucuang, srikayo baumah, sarang panyongek, kolak mie, gulai cipuik, gulai cabodak hitam, otun dengan berbagai varian, otun patin, otun ayam, limpik, sambal kambili, rendang pawal, kue talam, kue sampan, wajik, galamai, kerupuak sagu, dan sebagainya.
Disamping bazar, Elly juga menyebutkan ada pemberian 150 paket sembako untuk para janda atau perempuan yang membutuhkan. Paket sembako ini, merupakan sumbangan dari pengurus IMMK dan IKKS. Sembako berisi beras 5 kg, minyak, gula dan teh.
Tidak hanya itu saja, juga dilakukan penjualan murah baju layak pakai. Dan penjualan batik Kuansing dari Dapur Dipo. Tidak ketinggalan pula ada cek Kesehatan oleh dokter Elda Nazriati dan Dokter Hazneli Juita merupakan pengurus IMMK.

Kegiatan ini , dilanjutkan dengan peninjauan stand bazar. Hadir juga ibu Dr Misharti Wakil Bupati Kampar, Ibu Hj Septina Primawati, ketua-ketua organisasi perempuan dilingkungan Gedung Wanita. Dari IMMK, hadir pula dewan penasehat Prof Rita Anugerah, Hj Magdalisni Ahmad, Farida Saad, Hj Supriati. Sementara dari Dewan Pembina IMMK hadir Prof Evi Suryawati, Yulwiriati Moesa, Syafrina. Dari Dewan Pakar, hadir Prof Ria Nelly Sari, Prof Leny Novianti, Prof Jumiati Sasmita.
Dalam Sambutan Ketua IMMK, Rahmita Budiartiningsih, disampaikan bahwa kegiatan ini, belum bisa dilakukan setiap tahun, karena berkaitan dengan kemampuan sumber dana dan sumber daya mondek-mondek yang bergabung dalam IMMK.
Namun secara umum, disampaikan bahwa terlaksananya kegiatan ini, adalah berkat kerjasama dan komitmen panitia dari IMMK yang secara tulus bersama-sama, bahu membahu pada bulan Ramadan untuk mencari keberkahan.
.jpg)
"Karena kegiatan ini merupakan kegiatan sosial dan didalamnya terdapat nilai silahturahim dan kekeluargaan," ungkap Rahmita.
Pada kesempatan tersebut, ketua IMMK mengucapkan terimakasih atas suppor, dukungan materi maupun non materi dari pengurus IKKS dan mondek-mondek IMMK. Sponsor utama kegiatan adalah BRK Syariah, Pegadaian Pekanbaru, serta pribadi dari keluarga besar IKKS dan IMMK yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
Kebahagiaan dari mondek-mondek semakin terasa dengan kehadiaran dewan penasehat IKKS, Prof Aras Mulyadi, Dr Taswin dan Ketua Dewan Pembina IKKS, Dr Edyanus Herman Halim. Utusan-utusan dari kecamatan juga hadir meramaikan kegiatan bazar ini.

Masyarakat umumpun berbondong-bondong untuk membeli Tambual. Kehadiran masyarakat ini tentu tidak lepas dari sosialisasi yang dilakukan.
"Terimakasih kepada RRI Pro 4 Pekanbaru yang telah mengundang panitia untuk dialog interaktif, sehingga informasi bazar ini, sampai kepada masyarakat tidak saja orang Kuansing namun juga masyarakat umum lainnya," ujar Rahmita.
.jpg)
Saat dikonfirmasi Amanahnews.com di sela-sela bazar, Rahmita mengaku merasa senang melihat animo masyarakat yang luar biasa terhadap kuliner asal Kuansing.
"Tidak hanya warga Kuansing di Pekanbaru, masayarakat umumpun berbondong-bondong hadir di stand bazar ini. Kita sangat senang makanan khas Kuansing disukai masyarakat," ucap Rahmita.

Diapun menyebutkan kesuksesan acara bazar ini tidak lepas dari kekompakan dari para mondek-mondek Kuansing.
"Alhamdulillah, kesuksesan kegiatan ini tak lepas dari kekompakan mondek-mondek Kuansing, baik dalam mensusukseskan program dan juga melakukan sosialisasi ke masayarakat. Sehingga masyarakat jadi kenal dengan hal-hal yang menyangkut Kuansing," tutup Rahmita. (HRZ)



Tulis Komentar