Bocah 5 Tahun di Kuansing Tewas Tercebur ke Septi Tank Bangunan Koperasi Merah Putih
TELUK KUANTAN (ANews) - Seorang bocah laki-laki di Kabupaten Kuansing, inisial AF (5) warga Desa Titian Modang, Kecamatan Kuantan Tengah ditemukan tewas tenggelam di septi tank bangunan koperasi merah putih yang berada di Pasar Kopah, Senin (19/1/2026).
Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana mengungkapkan, kejadian bermula sekitar pukul 08.00 WIB saat korban bersama orang tuanya pergi berbelanja ke kedai di kawasan Pasar Kopah.
Dalam perjalanan lanjut Kapolres, korban diduga tertinggal dari orang tuanya dan berada di sekitar area pasar yang berdekatan dengan lokasi galian septi tank bangunan Koperasi Merah Putih yang saat itu tidak terdapat aktivitas pekerjaan.
"Usai berbelanja, orang tua korban menyadari anaknya tidak berada di sekitar mereka dan melakukan pencarian dengan memanggil nama korban," ungkap Kapolres melalui Kasat Reskrim Polres, Iptu Gerry Agnar Timur melalui keterangannya, Selasa (20/1/2026).
Pencarian mengarah ke lokasi galian, dimana korban ditemukan sudah dalam kondisi tenggelam di dalam kubangan air galian septitank berukuran kurang lebih 2 meter x 1,5 meter dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.
Mendapati anaknya berada dalam septi tank, lanjut Kasat, orang tua korban kemudian mengangkat korban dari dalam galian sambil berteriak meminta pertolongan.
"Orang tua korban sempat berteriak meminta pertolongan, warga sekitar lalu berdatangan dan korban langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat," katanya.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
"Saat kejadian lokasi tengah sepi tidak ada aktivitas pekerjaan. Galian tersebut juga tidak dilengkapi pagar pengaman," katanya.
Kapolres mengingatkan kepada pihak terkait agar lebih memperhatikan faktor keselamatan pada setiap lokasi pembangunan, khususnya yang berada di area publik.
“Kami mengimbau agar setiap lokasi pembangunan diberikan pengamanan yang memadai, seperti pagar dan rambu peringatan, guna mencegah terjadinya kecelakaan, terutama yang melibatkan anak-anak,” pungkasnya. (RBI)



Tulis Komentar