Dunia

3742 Lahan Sawit Perusahaan di Siak Terbakar

Ilustrasi (int)

Kebakaran terjadi sejumlah wilayah di Kabupaten Siak, Riau. Salah satu daerah yang saat ini ditanggulangi di Desa Srigemilang Kecamatan Koto Gasip. Kebakaran di Koto Gasip terus meluas.

"Sampai hari ini kebakaran di Koto Gasip sudah mencapai 20 hektar," kata  Kepala Daerah Operasi (Daops) Mangga Agni Kabupaten Siak, Ihsan Abdillah Kamis (25/7/2019). 

Dia menjelaskan, kebakaran terjadi di areal lahan milik perusahaan kelapa sawit. Kebakaran di daerah  sudah berlangsung selama lima hari. Areal yang terbakar diduga berada di sejumlah lahan perkebunan perusahaan sawit.

"Lahan yang terbakar milik perusahaan sawit. Ada PT Wahana Sawit Indah, berbatasan dengan Sawit Makmur setelah itu PT Citra," imbuh Ihsan.

Dia menjelaskan bahwa kendala di lapangan untuk menjinakkan sijago merah karena kekurangan air. Walau sudah membuat sumber air, namun tidak mencukupi untuk pemadaman di lahan kebun sawit milik korporasi itu.

"Kita sudah buat 10 embung (sumber air buatan) dan juga sekat kanal. Namun tidak cukup," imbuhnya.

Saat ini tim darat yang terdiri dari 40 personil terus berjibaku memadamkan api. "Dari TNI banyak, Polri juga ada, manggal agni, masyarakat peduli api dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) terus berusaha menjinakkan api," imbuhnya.

Sulitnya dalam penanggulangan kebakaran, tim dari Kabupaten Siak meminta bantuan helikoper water bombing (bom air). "Hari ini Satgas Udara mulai ikut membantu dengan melakukan pemadaman dari udara,"tukasnya.

Dia menyebutkan kebakaran tidak hanya di Kecamatan Kota Gasip tadi daerah lain di Siak juga terbakar. "Luas yang 20 hektar itu hanya du Koto Gasip saja, kebakaran juga ada di Kecamatan Dayun. Saat ini tim satgas darat dan udara berjibaku menjinak api," tandasnya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger mengatakan data terakhir luasan lahan yang terbakar yakni 3.742 hektar. "Dari 12 kabupaten kota, daerah paling luas terbakar ada di Kabupaten Bengkalis yakni 1.465 hektar," imbuhnya. (Nat)



Tulis Komentar