Mantan Hakim Agung RI Zahrul Rabain Wakafkan Masjid Al-Whustha kepada Pimpinan Ranting Muhammadiyah Desa Sungai Pinang
SUNGAI PINANG (ANews) - Mantan Hakim Agung RI Dr. H. Zahrul Rabain, S.H., M.H, di pasca purna tugas mewakafkan Masjid Al-Whustha beserta sebidang tanah dan sertifikatnya kepada Pimpinan Ranting (PRt) Muhammadiyah Desa Sungai Pinang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Kamis (20/11/2025).
Penyerahan wakaf masjid Al-Whustha dihadiri segenap unsur Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Riau, Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Kuantan Singingi, Pimpinan Ranting (PRt) Muhammadiyah Desa Sungai Pinang, unsur pimpinan Kecamatan Hulu Kuantan, tokoh masyarakat dan warga Muhammadyah se Kecamatan Hulu Kuantan. Hadir juga pengurus IKKS Pekanbaru Joyosman yang turut mendampingi.

Acara diawali dengan kegiatan makan bersama dengan membantai hewan Sapi. Kemudian dilanjutkan dengan Pengajian Akbar yang disampaikan Ustadz Bobi Mulya Lc. MSi dan peresmian Masjid Al-Whustha kepada Pimpinan Ranting (PRt) Muhammadiyah Desa Sungai Pinang.
Peresmian Masjid Al-Whustha Muhammadiyah ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Ketua PW Muhammadiyah Riau Dr.Hendri Sayuti.M.Ag dan Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Kuantan Singingi Ir. H Maisir.

Nama Zahrul Rabain tidak asing lagi bagi masyarakat Kecamatan Hulu Kuantan terutama warga Desa Sungai Pinang. Lahir pada 24 April 1953 lalu di Desa Sungai Pinang. Ia merupakan putra dari pasangan Rabain Datuk Tan Kayo dan ibu Jamiah yang dulunya seorang petani karet dan juga seorang buruh lepas bangunan.
Sejumlah jabatan hakim sudah banyak dilalui suami dari Hj. Arminiwati yang berasal Desa Seberang Pantai Kecamatan Kuantan Mudik. Seperti Ketua Kamar Pengawasan MA, Wakil Ketua Pengadilan tinggi Provinsi Gorontalo, Ketua Pengadilan Bangko di Provinsi Jambi,, Ketua PN Pekanbaru dan pernah mengikuti Training Course On Improvement of Mediation System - Ministry of Justice Japan tahun 2008 di Tokyo Jepang.

Penyuka makanan dan masakan kampung dari Kuansing ini mengucapkan rasa syukur atas peresmian Masjid Al-Whustha ini. Pasca purna tugas, penikmat lopek karambial kukui ( lepat kelapa kukus ), sambal Punju Bagalimpin (Otun) dan Asam Semauang ini berharap masjid ini akan menjadi amal jariyah bagi dia dan keluarganya.
"Semoga ini menjadi ladang amal bagi saya dan keluarga yang tentu sangat berguna tidak hanya di dunia tapi juga sebagai tabungan amal untuk akhirat yang pahalanya akan terus mengalir selama tetap digunakan untuk beribadah oleh ummat," ujarnya.

Ia juga merasa bersyukur bisa berbuat lebih kepada masyarakat di tanah kelahirannya ini terutama warga Muhammadiyah, dimana Zahrul dan keluarga sudah lama menjadi bagian dari Muhammadiyah.
"Bagaimanapun kiprah kita di negeri lain, tetap tanah kelahiran akan terus melekat di hati. Dan masjid ini saya serahkan kepengurusannya kepada pengurus ranting Muhammadiyah Desa Sungai Pinang dan dipergunakan untuk seluruh ummat," tutupnya. (HRZ)



Tulis Komentar