Daerah

Tok ! APBD Kuansing 2026 Disetujui Rp 1,4 T

 

TELUK KUANTAN (ANews) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuansing setujui Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Kuansing Tahun 2026 sebesar Rp 1,4 Triliun. 

Persetujuan digelar melalui rapat paripurna DPRD Kuansing agenda pendapat akhir DPRD Kuansing terhadap RAPBD Kuansing tahun anggaran 2026. 

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kuansing Juprizal. Dari 35 jumlah anggota DPRD Kuansing yang hadir hanya 31 orang.

Hadir langsung Bupati Kuansing Suhardiman Amby serta pejabat dilingkungan Pemkab Kuansing. Rapat paripurna digelar di ruang paripurna DPRD Kuansing, Jum'at (30/11/2025) sore. 

Juru bicara DPRD Kuansing Desta Harianto menguraikan, dalam struktur APBD tahun 2026 secara umum terdiri dari tiga komponen utama yaitu pendapatan daerah, belanja daerah serta pembiayaan daerah. 

Untuk pendapatan asli daerah (PAD) telah disepakati sebesar rp. 255.405.605.631,00. Kemudian pendapatan transfer sebesar Rp 1.085.798.261.995,50. 

Selanjutnya belanja operasi sebesar Rp 1.018.546.380.340,25 menjadi Rp 1.009.144.722.228,45. Jumlah tersebut berkurang sebesar Rp 9.401.658.111,8. 

Belanja pegawai disampaikan Desta sebesar Rp 637.402.706.793,46 menjadi rp. 611.376.109.158,72. Belanja pegawai berkurang sebesar Rp  26.026.597.634,74. 

Kemudian belanja barang dan jasa sebesar Rp 359.015.706.546,79 bertambah menjadi Rp 373.817.646.069,73. 

Untuk belanja modal sebesar Rp 146.588.959.072,00 atau bertambah menjadi Rp 156.175.057.502,00. Belanja tidak terduga sebesar Rp 6.849.552.454,71 atau berkurang menjadi Rp 6.665.112.136,51. Selanjutnya belanja transfer sebesar Rp 249.070.464.247,60. 

Untuk pembiayaan daerah disampaikan Desta sebesar Rp 79.851.488.488,06  yang berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya. (RBI)



Tulis Komentar