Nasional

Investasi Pada Kompetensi SDM Menjadi Kunci Layanan Pengamanan yang Unggul

Jakarta, ( ANews) - Di tengah dinamika risiko keamanan yang semakin kompleks, kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan layanan pengamanan.

 Menyadari hal tersebut, PT Nawakara Perkasa Nusantara (Nawakara) secara konsisten mengembangkan kompetensi personel sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan pengamanan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

Bagi Nawakara, personel keamanan merupakan representasi perusahaan yang berhadapan langsung dengan pelanggan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi tidak hanya difokuskan pada penguasaan aspek teknis pengamanan, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, integritas, kedisiplinan, kemampuan komunikasi, pelayanan prima, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, selama Semester I Tahun 2026 Nawakara telah menyelenggarakan 530 jam pelatihan yang mencakup program Gada Pratama, Gada Madya, dan Gada Utama. Pada periode yang sama, sebanyak 153 personel telah mengikuti sertifikasi kompetensi sesuai jenjang tersebut sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam memastikan kesiapan personel menghadapi tuntutan operasional di berbagai sektor industri.

Selain program sertifikasi, Nawakara juga telah menyelenggarakan 11 kelas pelatihan dan refreshment training yang meliputi Terrorist Awareness, Simulasi Huru Hara, Gada Pratama, Gada Madya, Training Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Satuan Pengamanan, Training Investigasi, serta Training VPSHR (Value, Professionalism, Service, Humanity, dan Responsibility). Berbagai program tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi teknis, meningkatkan kesiapsiagaan, serta membentuk karakter personel yang profesional dan adaptif dalam menghadapi dinamika keamanan yang terus berkembang.

Training Operation Department Head PT Nawakara Perkasa Nusantara, Rusdi, mengatakan bahwa pengembangan kompetensi merupakan investasi jangka panjang yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan maupun pelanggan.

"Bagi Nawakara, pelatihan bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi merupakan investasi untuk membangun personel yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Kami terus memastikan setiap personel memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang dipersyaratkan serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan," ujar Rusdi.

Menurutnya, program pelatihan di Nawakara dirancang secara berkelanjutan, mulai dari pembekalan dasar, penyegaran kompetensi (refresher training), simulasi penanganan keadaan darurat, pelatihan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), peningkatan kemampuan investigasi, hingga pembinaan karakter melalui Training VPSHR. Seluruh program tersebut bertujuan untuk memastikan setiap personel memiliki kemampuan teknis, sikap profesional, serta kesiapan dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan.

Lebih lanjut, Rusdi menambahkan bahwa perkembangan teknologi dan dinamika risiko keamanan menuntut personel keamanan untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensinya agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.

"Kompetensi bukan sesuatu yang selesai dibangun melalui satu kali pelatihan. Kompetensi harus terus dipelihara dan ditingkatkan melalui proses belajar yang berkelanjutan, evaluasi, serta pengalaman di lapangan. Dengan SDM yang kompeten, kami dapat memberikan layanan pengamanan yang lebih profesional, responsif, dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan," tambahnya.

Melalui pengembangan SDM yang konsisten, Nawakara berkomitmen untuk menghadirkan layanan pengamanan yang tidak hanya mengedepankan aspek keamanan, tetapi juga mendukung kelancaran operasional pelanggan melalui personel yang profesional, responsif, dan berintegritas.

Ke depan, Nawakara akan terus memperkuat budaya belajar (learning culture) sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan SDM unggul yang mampu menjawab kebutuhan industri jasa pengamanan yang terus berkembang. Investasi pada kompetensi SDM diyakini menjadi fondasi utama dalam menghadirkan layanan pengamanan yang berkualitas, terpercaya, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pelanggan serta pemangku kepentingan. (*/ Rls)



Tulis Komentar