Dunia

Serasa Bicara Kiamat, Ribuan Orang Dievakuasi dalam Kebakaran Hutan di Yunani

Petugas polisi membantu petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api di Thrakomamadedones, dekat Gunung Parnitha, utara Athena, Yunani pada 7 Agustus 2021. (Louisa GOULIAMAKI / AFP)

YUNANI (ANEWS) - Ribuan turis dan warga dievakuasi dari kota di Utara ibu kota Yunani, Athena, saat kebakaran meluas di seluruh negeri.

Dilansir BBC, angin yang kencang serta suhu tinggi membuat pengendalian api menjadi sulit.

Hingga kini, dilaporkan dua orang tewas, termasuk seorang petugas pemadam kebakaran.

Awan asap dan abu besar di dekat Athena membuat beberapa orang di sana juga didesak untuk meninggalkan rumah mereka.

Lebih dari 150 kebakaran telah dilaporkan.

Enam daerah telah disiagakan.

Yunani, seperti banyak negara-negara di Eropa, telah bergulat dengan cuaca ekstrem musim panas ini.

Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis mengatakan kebakaran menunjukkan "realitas perubahan iklim".

Sementara itu ratusan petugas pemadam kebakaran berusaha mengendalikan api dengan sekitar 20 pesawat pengebom air.

Petugas pemadam kebakaran dan pesawat tambahan sedang dikirim dari negara-negara termasuk Inggris, Prancis, dan AS.

Pemerintah Inggris mengatakan Menteri Dalam Negeri Priti Patel mengirim petugas pemadam kebakaran yang berpengalaman setelah menyaksikan dampak yang menghancurkan akibat kebakaran saat berada di Yunani awal pekan ini.

Dipicu oleh angin yang tidak terduga, kobaran api terburuk terjadi di sekitar utara Athena.

Seorang petugas pemadam kebakaran sukarelawan berusia 38 tahun tewas tertimpa tiang listrik yang jatuh di pinggiran kota.

Korban lainnya adalah presiden Kamar Dagang Athena, Konstantinos Michalos.

Dia ditemukan tidak sadarkan diri di sebuah pabrik dekat tempat api berkobar.

Api diperkirakan akan terus berkobar dan menyebar pada hari Sabtu, meskipun suhu turun menjadi sekitar 35C dari di atas 40C awal pekan ini.

Ribuan orang sebelumnya diperintahkan untuk meninggalkan rumah mereka di luar Athena saat kobaran api menghanguskan rumah, mobil, dan gedung lainnya.

Kebakaran juga telah berkobar di pulau terdekat Evia, dan daerah dekat Olympia kuno, tempat kelahiran Olimpiade.

Menteri Pemerintah Nikos Hardalias mengatakan petugas pemadam kebakaran menghadapi kondisi yang sangat berbahaya.

"Kebakaran hutan dengan intensitas dan penyebaran yang belum pernah terjadi sebelumnya, semua pasukan kami berjuang siang dan malam untuk menyelamatkan nyawa, bersama dengan sukarelawan," katanya.

Ratusan penduduk dan turis di Evia telah dievakuasi menggunakan feri dan kapal penangkap ikan, saat kebakaran hutan menutup pantainya.

"Kita berbicara tentang kiamat, saya tidak tahu bagaimana menggambarkannya," Sotiris Danikas, seorang petugas penjaga pantai di pulau itu, mengatakan kepada penyiar ERT.

Delapan orang tewas dan puluhan ribu dievakuasi di sepanjang pantai selatan.(*)

 

 

 



[Ikuti AmanahNews.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar