Daerah

Pengantin Wanita Kabur Sebelum Akad Nikah, Diduga Dibawa Mantan Pacar

Ilustrasi pernikahan

BANTEN (ANEWS) - Seorang pengantin wanita berinisial DPJ (20), asal Kampung Babakan Nambo Seeng, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Banten, Serang, tiba-tiba menghilang. Padahal persiapan pesta pernikahan sudah 100 persen. 

DPJ seharusnya melangsungkan pernikahan dengan HE (29) pada Ahad (8/8/2021). Namun, perempuan 20 tahun itu malah tak kunjung ditemukan sejak menghilang pada pada Kamis (5/8/2021) dini hari WIB.

Menurut keterangan sang ibu mengungkapkan bahwa putrinya sebelum menghilang masih mengurus undangan pernikahannya bersama sang calon suami.

Atas kejadian itu, Upit, ibu DPJ mengaku tak percaya. Sebab, kata Upit, sebelum putrinya menghilang, anaknya dan calon suaminya masih beres-beres undangan.

"Sore harinya sebelum dia hilang juga masih beres-beres surat undangan, bareng sama calon pengantin prianya," kata Upit di kediamannya, Senin, (9/8/2021).

Kata Upit, sepengetahuan dirinya tidak ada masalah yang berkaitan dengan pernikahan.

Bahkan, sambung Upit, pernikahan anaknya dengan calon suaminya tanpa ada paksaan, pernikahan itu pun sudah lama direncanakan anaknya.

"Tidak ada paksaan, pernikahan sudah jadi keinginan putri saya. Keduanya bersepakat menikah dan menggelar pesta hari ini," ujarnya.

Upit mengatakan, hingga hari pernikahan yang sudah ditentukan anaknya belum juga ditemukan.

Saat itu, pihak keluarga memutuskan untuk membatalkan pernikahan.

Diduga Dibawa Kabur Mantan Pacar

Upit mengatakan, anaknya diduga kabur dari jendela dapur karena saat kejadian seluruh pintu yang ada di rumahnya masih dalam keadaan terkunci.

Dia menduga, anaknya dibawa kabur mantan pacarnya.

Sebab, sambung Upit, pada saat kejadian ada warga yang melihat seorang pria berada di dekat kediamannya.

"Ada salah seorang warga yang melihat anak saya dibonceng pria bertubuh besar. Saya menduga itu mantan pacar anak saya," kata Upit.

Dikatakan, beberapa pekan sebelum pernikahan anaknya, pria tersebut sempat menghubungi anaknya dan memintanya untuk tidak menikah dengan orang lain.

Upit mengaku sudah menghubungi nomor anaknya dan mantan pacar anaknya namun ponselnya tidak bisa dihubungi.

"Sampai sekarang belum ketemu," ungkapnya.

Atas kejadian itu, Upit mengaku sudah melaporkan hilangnya anaknya ke Polres Lebak pada Ahad lalu.

Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Rangkasbitung Jalaludin mengatakan, sudah mendengar bahwa pengantin wanita menghilang jelang pernikahan.

Padahal, sambungnya, buku nikah sudah jadi dan tinggal ditandatangani oleh kedua mempelai.

"Pernikahan dibatalkan sementara," kata Jalaludin saat dihubungi.(*)



Tulis Komentar