Pandemi Corona

Tingginya Kasus Covid-19 di Riau Ternyata Jadi Perhatian Khusus Jokowi

Ilustrasi penyebaran virus corona, covid-19. (Ft.Ist-Net)

PEKANBARU (ANEWS) - Presiden Joko Widodo ternyata menaruh perhatian khusus terkait lonjakan kasus covid-19 di Provinsi Riau. Ini terkait penyebaran virus corona atau Covid-19 di 'Bumi Lancang Kuning' yang sampai sekarang ternyata masih tinggi, termasuk dengan angka kematian yang dinilai juga masih tinggi dibanding provinsi lain.

Sehubungan dengan itu Presiden Joko Widodo menyebut, kasus aktif Covid-19 di Riau meningkat drastis sejak Maret 2021. Ia menduga, hal ini terjadi karena pemerintah daerah dan masyarakat lengah.

Untuk itu, saat kunjungan ke Riau hari Rabu (19/5), Jokowi menyampaikan bahwa dia telah memerintahkan Menteri Kesehatan untuk mengirimkan vaksin Covid-19 ke Riau. Peruntukannya terutama di Kota Pekanbaru dan Dumai yang kasusnya meningkat signifikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliana Nazir mengatakan, pada Rabu (19/5/2021), kasus positif Covid-19 di Riau bertambah 385 orang. Kemudian angka kematian bertambah 17 orang.

"Tapi angka kesembuhan juga banyak, yaitu 469 orang," ujar Mimi dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (20/5/2021). 

Dia menjelaskan, jumlah total kasus positif Covid-19 di Riau saat ini 52.682 orang. Jumlah total itu terdiri dari 47.261 orang sudah sembuh. Kemudian jumlah total kasus kematian 1.380 orang. 

"Dari total 52.682 kasus Covid-19 di Riau, pasien isolasi mandiri 3.200 orang, dirawat di rumah sakit 841 orang," sebut Mimi.

Selanjutnya, pasien suspect yang isolasi mandiri berjumlah 3.609 orang. Pasien suspect yang isolasi di rumah sakit 150 orang; selesai isolasi 84.893 orang; meninggal berjumlah 272 orang. Total suspect di Riau berjumlah 88.924 orang.

Selain itu, untuk spesimen yang diperiksa berjumlah 1.881 sampel. Sementara jumlah orang yang diperiksa berjumlah 1.704 orang. 

Untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 di Bumi Lancang Kuning, Mimi meminta agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan. Misalnya seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan. (kpc/ZET)



Tulis Komentar