Daerah

Warga Mengeluh, Minyakita Mulai Langka di Pekanbaru

ilustrasi

PEKANBARU (ANews) - Minyak goreng kemasan Minyakita dalam beberapa pekan terakhir mulai langka di pasar tradisional Pekanbaru, hal ini memicu keluhan warga. Padahal minyak pemerintah itu selalu diburu masyarakat.

"Iya, sudah keliling kemana-mana cari Minyakita, pedagang bilang habis dan belum masuk lagi,"ucap Mirna, warga Panam

Dia mengatakan, kelanggaan tersebut sudah terjadi beberapa pekan ini. Baik di minimarket, pasar tradisional dan warung-warung yang mengecer Minyakita kehabisan stok.

Keluhan yang sama juga dilontarkan Yanti, warga Kelurahan Tangkerang Tengah. Keberadaan Minyakita di pasaran hanya berlangung singkat. Sekejap saja habis dan kemudian menjadi langka dalam waktu yang cukup lama.

"Karena murah, jadi banyak diserbu. Sekejap saja Minyakita ludes di pasaran dan kemudian mulai langka lagi," ungkap ibu 2 anak ini.  

Menanggai kelangkaan ini, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, M Taufiq OH mengakui, Minyakita dari pemerintah saat ini memang sudah banyak diburu masyarakat Riau. Sedangkan dari perusahaan belum ada merilis Minyakkita yang baru.

"Memang saat kita cek di pasar tradisional banyak Minyakkita dari perusahaan seperti tidak ada, dan distributor juga tidak ada dapat Delivery Order (DO). Yang ada itu ada dari produsen Sinar Mas," katanya, Selasa (7/2/2023).

Lebih lanjut Taufiq mengatakan, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (PDN) sudah mengumpulkan produsen minyak goreng minggu lalu membahas Minyakita.

"Hasil pertemuan itu memang akan ada penambahan kuota 50 persen Minyakita dari tahun lalu se Indonesia," kata Taufiq.

Pasca pertemuan tersebut, kata Taufiq, distribusi Minyakita kepada masyarakat akan normal kembali. Karena saat ini distributor juga sudah mulai mendapat DO dari perusahaan.

"Kalau dalam minggu ini para distributor mendapatkan pasokan Minyakita dari produsen, maka bisa langsung didistribusikan kepada masyarakat dan hal ini akan menjadi solusi atas kelangkaan Minyakkita ini. Kemungkinan bulan puasa Minyakkita ini diperkirakan bisa normal lagi," pungkasnya. (*)



Tulis Komentar