Daerah

Semarak Bulan Merdeka Belajar Riau; Cerita Dibalik Stand Edukatif Tanoto Foundation

Stand Edukatif Tanoto Foundation di acara Semarak Bulan Merdeka Belajar Riau ramai dikunjungi siswa dan insan pendidikan. (F:ist/ANews)

PEKANBARU (ANews) - Tiga satuan kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi di Wilayah Riau; Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Balai Guru Penggerak (BGP), dan Balai Bahasa Provinsi Riau (BBPR) berkolaborasi menaja Kegiatan Semarak Bulan Merdeka Belajar, Ahad sampai Selasa (2-4/6/2024) yang lalu.

Kegiatan dikemas antara lain dalam bentuk pameran hasil karya siswa dari sekolah di segenap penjuru Riau yang dikoordinir Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota, Gerak Jalan Santai, serta aneka lomba siswa di lokasi pameran, Balai Budaya Komplek Museum Sang Nila Utama, Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Jl. Jendral Sudirman Pekanbaru.

Acara yang diawali gerak jalan santai ini diresmikan oleh Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbudristek Anang Ristanto, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Roni Rakhmat, Kepala BPMP Nilam Suri, Kepala BGP Reisky Bestari, Kepala BBPR Toha Machsum, Kasubdit Binmas Polda Riau AKBP Yesi Chandra Ayu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kota, serta unsur mitra pembangunan di bidang pendidikan seperti Tanoto Foundation.

Dari seluruh rangakaian kegiatan dan lomba yang ditaja selama tiga hari tersebut, menarik untuk meliput riuh ramainya kunjungan siswa dan insan pendidik ke stand-stand yang tersedia. Di antara beberapa stand, yang cukup mencolok dan ramai dikunjungi adalah stand Tanoto Foundation.

Para siswa terlihat antusias memadati stand karena selain berisi informasi beasiswa dan program unggulan Tanoto Foundation lainnya, stand juga menyediakan aneka permainan tradisional edukatif yang mengasah kemampuan siswa di bidang numerasi, khususnya penjumlahan dan perkalian. Misalnya permainan ular tangga, domino dan kartu yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga bersifat edukatif.

Regional Lead Sumatera B Tanoto Foundation di sela-sela ramainya kunjungan ke stand menjelaskan bahwa keikutsertaan Tanoto Foundation dalam helat ini adalah bukti komitmen Tanoto Foundation sebagai lembaga filantrofi independen dalam mendukung kebijakan dan program Pemerintah dalam memajukan pendidikan.

“Kami mendukung Kebijakan Merdeka Belajar Indonesia, sesuai tagline kegiatan hari ini bergerak bersama lanjutkan Merdeka Belajar. Keikutsertaan kami hari ini, juga disertai beberapa Kabupaten/Kota Mitra kami dengan keunikan stand mereka masing-masing, seperti Bengkalis, Pekanbaru, Kampar, Siak, dan Dumai. Stand kami selain memuat informasi program Tanoto Foundation, juga kami isi dengan aneka permaianan edukatif, yang bisa dilihat sangat menarik minat siswa pengunjung. Semoga ajang ini semakin menambah kreatifitas siswa serta meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi mereka” Imbuh Dendi.

Terlihat siswa-siswa saling bergantian antri untuk mencoba aneka permainan edukatif di depan stand Tanoto Foundation. Meski sebenarnya permainan sederhana ini sudah mereka temui dan mainkan sehari-hari, tetap saja menarik ketika dipadukan secara kreatif dengan nilai-nilai edukasi. (As)Semarak Bulan Merdeka Belajar Riau; Cerita Dibalik Stand Edukatif Tanoto Foundation

Tiga satuan kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi di Wilayah Riau; Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Balai Guru Penggerak (BGP), dan Balai Bahasa Provinsi Riau (BBPR) berkolaborasi menaja Kegiatan Semarak Bulan Merdeka Belajar, Minggu sampai Selasa 02-04 Juni 2024 yang lalu.

Kegiatan dikemas antara lain dalam bentuk pameran hasil karya siswa dari sekolah di segenap penjuru Riau yang dikoordinir Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota, Gerak Jalan Santai, serta aneka lomba siswa di lokasi pameran, Balai Budaya Komplek Museum Sang Nila Utama, Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Jl. Jendral Sudirman Pekanbaru.

Acara yang diawali gerak jalan santai ini diresmikan oleh Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbudristek Anang Ristanto, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Roni Rakhmat, Kepala BPMP Nilam Suri, Kepala BGP Reisky Bestari, Kepala BBPR Toha Machsum, Kasubdit Binmas Polda Riau AKBP Yesi Chandra Ayu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kota, serta unsur mitra pembangunan di bidang pendidikan seperti Tanoto Foundation.

Dari seluruh rangakaian kegiatan dan lomba yang ditaja selama tiga hari tersebut, menarik untuk meliput riuh ramainya kunjungan siswa dan insan pendidik ke stand-stand yang tersedia. Di antara beberapa stand, yang cukup mencolok dan ramai dikunjungi adalah stand Tanoto Foundation.

Para siswa terlihat antusias memadati stand karena selain berisi informasi beasiswa dan program unggulan Tanoto Foundation lainnya, stand juga menyediakan aneka permainan tradisional edukatif yang mengasah kemampuan siswa di bidang numerasi, khususnya penjumlahan dan perkalian. Misalnya permainan ular tangga, domino dan kartu yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga bersifat edukatif.

Regional Lead Sumatera B Tanoto Foundation di sela-sela ramainya kunjungan ke stand menjelaskan bahwa keikutsertaan Tanoto Foundation dalam helat ini adalah bukti komitmen Tanoto Foundation sebagai lembaga filantrofi independen dalam mendukung kebijakan dan program Pemerintah dalam memajukan pendidikan.

“Kami mendukung Kebijakan Merdeka Belajar Indonesia, sesuai tagline kegiatan hari ini bergerak bersama lanjutkan Merdeka Belajar. Keikutsertaan kami hari ini, juga disertai beberapa Kabupaten/Kota Mitra kami dengan keunikan stand mereka masing-masing, seperti Bengkalis, Pekanbaru, Kampar, Siak, dan Dumai. Stand kami selain memuat informasi program Tanoto Foundation, juga kami isi dengan aneka permaianan edukatif, yang bisa dilihat sangat menarik minat siswa pengunjung. Semoga ajang ini semakin menambah kreatifitas siswa serta meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi mereka” Imbuh Dendi.

Terlihat siswa-siswa saling bergantian antri untuk mencoba aneka permainan edukatif di depan stand Tanoto Foundation. Meski sebenarnya permainan sederhana ini sudah mereka temui dan mainkan sehari-hari, tetap saja menarik ketika dipadukan secara kreatif dengan nilai-nilai edukasi. (rls/ANews)



Tulis Komentar