Daerah

Ungkap Illegal Logging di Bengkalis, Tokoh Masyarakat Meranti Apresiasi Polda Riau

Tokoh masyarakat Meranti apresiasi Polda Riau ungkap ilegal logging di Bengkalis. (F:BOM/ANEWS)

MERANTI (ANEWS) - Tepatnya pada hari Selasa, 16 November 2021 aparat Direktorat Reskrimsus Polda Riau berhasil meringkus dua orang terduga pelaku setelah terlibat illegal logging dalam kawasan hutan di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Selain menangkap kedua terduga pelaku yakni Mat Ari alias Anak Jenderal dan HM alias Heri Muliyono, Tim juga menyita sedikitnya 42 rakit kayu olahan dan 78 rakit kayu log. Diamankan pula mesin chainsaw, genset kecil dan mobil cold diesel untuk mengangkut kayu saat sudah di daratan. Tidak sampai di situ saja, perburuan yang dikomandoi Kapolda Riau tersebut juga berhasil menemukan pondok sementara yang dijadikan tempat menginap terduga pelaku.

Keberhasilan kali ini mendapat apresiasi semua pihak, tidak ketinggalan juga dari sejumlah tokoh masyarakat di wilayah Kabupaten termuda se Provinsi Riau.

"Selamat dan sukses kepada Polda Riau yang telah berhasil mengungkap mafia kayu atau illegal logging di wilayah sungai Siak Kecil Kabupaten Bengkalis. Semoga dengan prestasi ini dapat memicu masyarakat lainnya untuk tidak sembarangan menebang hutang, terlebih hutan lindung kedepan. Sesungguhnya tindakan illegal logging dapat merusak alam," ungkap Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepulauan Meranti, H Mustafa SAg MM.

Senada disampaikan Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Kepulauan Meranti, H Ridwan Hasan, Kamis (18/11/2021). Dirinya merasa bangga atas prestasi yang dilakukan Polda Riau dalam menjalankan tugas demi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.

"Saya merasa bangga kepada bapak Kapolda Riau yang terus melakukan tugasnya dengan baik khususnya dalam keberhasilan pengungkapan kasus illegal logging baru-baru ini di wilayah Kabupaten Bengkalis. Kami doakan semoga bapak Kapolda beserta jajaran selalu sehat dan terus berjuang menindak penyalahgunaan kayu hutan di wilayah Riau kedepan," pungkas mantan Ketua LAMR Kepulauan Meranti tersebut.(BOM)



[Ikuti AmanahNews.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar