Daerah

Selain kepada Presiden Jokowi, LAMR Berterimakasih kepada Syam-Edi-Harianto

Ketua Umum MKA LAM Riau Datuk Seri Raja Marjohan Yusuf dan Ketua Umum DPH LAM Riau Datuk Seri H Taufik Ikram Jamil saat memberikan keterangan pers. (rls/ANews)

PEKANBARU (ANews) - Selain berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau, berterima kasih kepada mantan Gubernur Riau Syamsuar,  mantan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, dan Sekda Riau SF Hariyanto.  Demikian salah satu butir Sembang-sembang Pers LAMR, Jumat (28/6/2024). 

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil yang didampingi Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Datuk Seri H. Marjohan Yusuf dan sejumlah pengurus mengatakan, LAMR mengucapkan  terima kasih  kepada Presiden Ir. H. Joko Widodo antara lain karena pembangunan jalan tol di Riau yang menjadi titik simpul trans Sumatera yang juga meretas infrastruktur antardaeah  di Riau.

Begitu mencoloknya pembangunan jalan tol itu, sampai-sampai Riau dijuluki anak emas Jokowi. Belum lagi kehormatannya pada kebudayaan Melayu, pengembalian aset negara dlm pengolahan  minyak. 

Seiringan dengan itu, LAMR mengucapkan  terima kasih kepada mantan Gubernur Syamsuar dan Wagub Edy Natar Nasution serta Sekda SF. Hariyanto , yang pada masa kepemimpinan mereka di Riau, berbagai kebijakan Presiden Jokowi seperti jalan tol itu dapat terwujud. 

Belum lagi capaian pembangunan lain, misalnya di bidang kebudayaan. Contoh, pantun menjadi warisan budaya tak benda dunia tahun 2020, kampung Pertahanan Tuanku Tambusai Dalu Dalu menjadi Cagar Budaya Nasional ditetapkan bersama Dewa Ruci tahun 2023. Selain itu  Indeks pembangunan kemanusiaan (IPK) Riau di atas IPK Nasional sejak tahun 2020. Bahkan Riau berada di urusan satu di luar Pulau Jawa setelah DIY, Bali dan Jateng, dalam mengelola budaya. 

Selain ihwal terima kasih ini, disampaikan juga rencana Bentang / Pameran  Benda-benda Peninggalan/ Artefak Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam sempena memperingati hari Adat Sedunia dan Hari Jadi Riau (9/8/2024), serta Kemerdekaan RI (17/8), 9-18 Agustus.  

Untuk melaksanakan kegiatan ini, LAMR bekerja sama dengan Yayasan Istana Al-Quran Indonesia Peduli, bersama Penerbit al-Quran Maktabah Al- Fatih, dan Pelayan Rasulullah, Jakarta, didukung berbagai pihak terutama Pemprov Riau serta pihak lain yang tidak mengikat. 

Di antara peninggalan yang dipamerkan adalah janggut, rambut  darah bekam, ekstrak keringat, serpihan sorban, tongkat, jejak telapak, dan gentong air. Akan ada juga Jaja Makanan Melayu Riau, Syarahan Adat, Anjung Kaligrafi Arab Melayunl, dan Gelar Buku Islam. (Rls/ANews)



Tulis Komentar